home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Saat Bayi Prematur Jatuh Sakit, Apa yang Sebaiknya Ortu Lakukan?

Saat Bayi Prematur Jatuh Sakit, Apa yang Sebaiknya Ortu Lakukan?

Bayi prematur lebih rentan jatuh sakit karena secara fisik mereka belum siap untuk keluar dari rahim. Sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk matang sehingga tidak cukup kuat untuk melawan infeksi. Lantas, apa yang harus orangtua lakukan ketika bayi prematur sakit?

Tips menghadapi dan merawat bayi prematur sakit

Bayi prematur yang sehat dan stabil memang sudah diizinkan pulang dari rumah sakit. Walaupun demikian, kuman penyakit bisa menyerang bayi kapan saja setelah berada di rumah. Saat bayi prematur sakit, orangtua pasti menjadi sangat khawatir dan cemas. Perlukah langsung ke dokter atau UGD rumah sakit saat bayi Anda jatuh sakit?

Sebelum panik dan terburu-buru, Anda harus lebih dulu bisa membedakan mana tanda-tanda sakit yang umum dan penyakit yang serius. Pada kebanyakan kasus, gejala sakit umum biasanya masih bisa ditangani sendiri di rumah. Ketika Anda tahu bayi Anda sudah sakit serius, barulah Anda memutuskan untuk pergi mencari bantuan medis.

Kenali dulu tanda-tanda penyakit yang umum

Tanda-tanda bayi prematur sakit mungkin sedikit sulit untuk dikenali. bayi baru lahir tidak bisa mengeluh kesakitan, dan hanya bisa menangis. Tangisan bayi pun sering kali disalahartikan sebagai tanda mengantuk atau kelaparan, padahal kondisi tubuhnya memang sedang tidak baik.

Selain lebih rewel, bayi yang sakit umumnya lebih sering mengantuk dan tidur lebih lama dari biasanya. Mereka juga sulit untuk bangun saat menyusui.

Anda juga bisa melihat apakah bayi Anda sakit atau masih baik-baik saja dari fesesnya. Bayi sehat yang diberi ASI eksklusif mengeluarkan feses berwarna kuning, sementara bayi susu formula mengeluarkan feses berwarna cokelat. Ketika bayi sakit, ia akan lebih sering BAB hingga 3-4 kali sehari.

Gejala sakit pada bayi juga dapat dilihat dari muntahnya. Gumoh setelah menyusu adalah hal yang wajar, tapi kalau muntahannya berwarna beda dari biasanya dan jadi jauh lebih sering bahkan jika tidak habis menyusu, ini tandanya bayi sedang sakit. Bila tidak segera diatasi, bayi yang sering BAB dan muntah-muntah berisiko mengalami dehidrasi.

gangguan pencernaan pada bayi

Waspadai gejala penyakit serius pada bayi

Jika bayi menunjukkan tanda-tanda berikut, segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan bantuan medis yang tepat bagi bayi Anda.

1. Kesulitan bernapas

Bayi prematur lebih rentan mengalami masalah pernapasan karena paru-parunya belum berkembang sempurna. Salah satu masalah pernapasan yang sering terjadi pada bayi prematur adalah displasia bronkopulmoner.

Namun agar lebih yakin bayi Anda benar-benar sakit, perhatikan seperti apa pola pernapasan bayi biasanya.

Jika tiba-tiba bayi bernapas berat, hitungan napasnya lebih dari 60 kali napas per menit, dan berbunyi keras sampai Anda bisa melihat ruas-ruas tulang rusuknya, ini adalah alarm bagi Anda untuk segera mencari bantuan medis. Apalagi jika warna bibir bayi sampai membiru.

2. Demam tinggi

Dilansir dari Very Well Family, anak-anak memang langganan demam tapi apabila demam tinggi terjadi pada bayi berusia kurang dari 3 tahun apalagi ia lahir prematur, ini bisa jadi tanda penyakit serius.

Suhu tubuh ideal bayi adalah sekitar 36,6 hingga 37,5º celcius. Apabila demam bayi mencapai 38º Celcius atau lebih tinggi, ini adalah tanda infeksi dan perlu segera dibawa ke dokter bahkan jika ia tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda lainnya. Untuk kondisi ini, perawatan medis tidak boleh ditunda.

3. Tidak mau makan, tubuh kemerahan atau meradang

Ketika bayi yang tadinya sering menyusu jadi banyak menolak atau timbul peradangan di sekitar tali pusatnya, segera bawa bayi Anda ke dokter atau rumah sakit terdekat. Apalagi jika area tersebut sudah hangat, merah, dan membengkak.

Gejala-gejala bayi prematur sakit mungkin sering diabaikan oleh orang lain, namun sebagai orangtua Anda pasti lebih paham. Jika Anda tidak benar-benar yakin, jangan tunda untuk segera periksakan bayi ke dokter. Mendapatkan bantuan medis adalah langkah yang tepat agar kondisinya tidak bertambah parah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What to Do If Your Premature Baby Is Sick. https://www.verywellfamily.com/what-to-do-when-your-premature-baby-is-sick-2748706. Diakses pada 9 Juli 2018.

Premature birth. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premature-birth/symptoms-causes/syc-20376730. Diakses pada 9 Juli 2018.


Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 10/09/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x