Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenali 4 Manfaat Susu Organik untuk Mendukung Kecerdasan Anak

Kenali 4 Manfaat Susu Organik untuk Mendukung Kecerdasan Anak

Agar anak dan keluarga hidup lebih sehat dan alami, susu organik bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain lebih sehat dan alami bagi tubuh, manfaat susu organik untuk kecerdasan anak juga menjadi pertimbangan penting bagi orangtua.

Susu sapi organik diambil dari sapi yang makan dari padang rumput bebas pestisida. Sapi dari peternakan organik juga tidak disuntik hormon pertumbuhan maupun antibiotik, sehingga kualitas susunya lebih alami.

Kandungan nutrisinya pun dinilai lebih bermanfaat bagi perkembangan anak, terutama dalam menunjang performa otak. Lantas, bagaimana cara susu organik membuat anak Anda lebih cerdas?

Manfaat susu organik untuk kecerdasan anak

Manfaat susu organik untuk kecerdasan anak tak bisa dipandang sebelah mata. Minuman ini dapat menunjang kecerdasan anak melalui cara berikut:

1. Meningkatkan fungsi kognitif otak

Susu organik kaya akan protein. Protein adalah nutrisi utama yang menyusun sel otak, jaringan penghubung antara sel-sel tersebut, dan sistem saraf pusat pada otak. Protein juga mengatur reaksi kimia yang terjadi saat miliaran sel otak saling berkomunikasi.

Sistem saraf pusat dan sel otak yang sehat dibarengi dengan komunikasi antarsel yang berjalan lancar akan membantu perkembangan fungsi kognitif otak anak. Fungsi kognitif otak bertanggung jawab untuk menjalankan tugas-tugas seperti menalar, berbahasa, mengambil keputusan, memecahkan masalah, serta menjaga konsentrasi. Semua tugas inilah yang berperan penting dalam meningkatkan kecerdasan anak.

Nah, fungsi kognitif otak sudah mulai terbentuk sejak kanak-kanak. Karena itulah sangat penting untuk mencukupi asupan protein yang dibutuhkan otak anak sejak dini.

2. Melindungi sel otak dari kerusakan

Sel saraf pada otak tidak terlepas dari bahaya kerusakan akibat radikal bebas. Jika sel otak dan koneksi antarsel mengalami kerusakan, maka fungsi otak untuk belajar, mengolah informasi, serta mengingat juga dapat terhambat.

Anak bisa terpapar radikal bebas dari makanan dan minuman yang tidak sehat, polusi udara, atau dari obat-obatan dan zat kimia yang dikonsumsi.

Kerusakan sel akibat radikal bebas dapat dicegah dengan antioksidan. Kabar baiknya, susu organik merupakan salah satu sumber antioksidan terbaik untuk si kecil. Jenis antioksidan yang terkandung antara lain lutein, zeaxanthin, vitamin A, serta vitamin E.

3. Mendukung daya ingat

Manfaat susu organik untuk kecerdasan anak juga berasal dari asam lemak omega 3. Asam lemak ini dibutuhkan untuk membentuk dan memelihara kesehatan sel otak, serta membantu komunikasi antara sel otak yang satu dengan lainnya.

Pada penelitian dalam Journal of Nutritional Biochemistry, asam lemak omega 3 terbukti meningkatkan fungsi otak anak usia 2-6 tahun. Penelitian lain membuktikan bahwa asam lemak ini berguna untuk mendukung daya ingat. Daya ingat yang baik tentu sangat membantu anak menyerap informasi dan pelajaran yang diterimanya.

4. Menjaga kadar kolesterol baik

Tingginya kandungan vitamin E pada susu organik berperan penting untuk menunjang kecerdasan anak. Pasalnya, vitamin E dapat mencegah oksidasi kolesterol baik (HDL) dalam darah. HDL yang teroksidasi bisa merusak jaringan dan pembuluh darah, termasuk pada otak. Sebaliknya, HDL yang tidak teroksidasi sangat diperlukan untuk membangun dan memperbaiki jaringan sekaligus pembuluh darah otak.

Dengan jaringan serta pembuluh darah yang lancar, otak pun bisa mendapatkan asupan nutrisi yang diperlukan guna menjalankan fungsi-fungsi kognitifnya. Itulah pentingnya menjaga kadar kolesterol baik alias HDL anak tetap seimbang.

Ya, asupan nutrisi berperan dalam membentuk kemampuan belajar, meningkatkan daya ingat, dan melindungi otak anak dari kerusakan yang menurunkan fungsinya. Karenanya, orangtua perlu memastikan kebutuhan nutrisi otak anak senantiasa terpenuhi.

Anda bisa memulainya dengan memberikan si kecil susu organik secara rutin. Pastikan Anda memilih susu sapi organik yang telah tersertifikasi agar kualitasnya terjamin.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Organic milk ‘is healthier’ than conventional milk, study says. https://www.nhs.uk/news/food-and-diet/organic-milk-is-healthier-than-conventional-milk-study-says/#what-were-the-basic-results Diakses pada 13 Juni 2019.

4 Surprising Benefits Of Organic Milk. https://www.organicfacts.net/health-benefits/animal-product/organic-milk.html Diakses pada 13 Juni 2019.

Do omega-3s protect your thinking skills? https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/do-omega-3s-protect-your-thinking-skills Diakses pada 13 Juni 2019.

Higher omega-3 index associated with better brain function in children. https://www.eurekalert.org/pub_releases/2018-08/wom-hoi081318.php Diakses pada 13 Juni 2019.

Omega-3 Fatty Acids. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Omega3FattyAcids-Consumer/ Diakses pada 13 Juni 2019.

Arrol, S., Mackness, M., & Durrington, P. (2000). Vitamin E supplementation increases the resistance of both LDL and HDL to oxidation and increases cholesteryl ester transfer activityAtherosclerosis150(1), 129-134.

Brain Basics: Genes At Work In The Brain. https://www.ninds.nih.gov/Disorders/Patient-Caregiver-Education/Genes-Work-Brain Diakses pada 26 Juni 2019.

What Are Free Radicals? https://www.livescience.com/54901-free-radicals.html Diakses 27 Juni 2019.

HDL cholesterol: Protecting your heart and arteries. https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/HDL_cholesterol_Protecting_your_heart_and_arteries Diakses 27 Juni 2019.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 2 minggu lalu
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x