home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jangan Khawatir, Susu Organik Itu Aman dan Kaya Manfaat Bagi Anak

Jangan Khawatir, Susu Organik Itu Aman dan Kaya Manfaat Bagi Anak

Anda mungkin pernah dengar bahwa produk organik, termasuk susu sapi organik, yang diproses tanpa bahan kimia buatan atau pestisida itu lebih menyehatkan buat anak. Namun, amankah jika susu ini diminum anak? Kemudian, apa saja manfaat susu organik untuk anak? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Susu organik aman dikonsumsi, termasuk untuk anak

Susu organik dihasilkan dari sapi organik yang tidak diberi suntik hormon pertumbuhan maupun antibiotik. Selain itu, sapi tersebut juga diberi makanan yang bebas pestisida dan pupuk kimia. Cara ini dilakukan agar susu yang dihasilkan bebas dari residu bahan kimiawi, seperti residu pestisida atau residu antibiotik.

Pasalnya, residu antibiotik susu yang masuk ke tubuh dapat menimbulkan masalah kesehatan. Terutama pada bayi dan anak-anak, yang membutuhkan susu sebagai pelengkap nutrisi harian. Sebuah studi yang dipimpin oleh Moghadam, MM, menemukan bahwa residu antibiotik dari susu bisa menyebabkan munculnya reaksi alergi susu.

Antibiotik sebenarnya hanya diberikan pada ternak sapi yang terkena infeksi. Sehingga apabila ada sapi yang sakit dan butuh antibiotik, sapi tersebut akan disisihkan dari peternakan organik dan tidak akan diperah susunya menjadi susu organik. Jadi yang dipelihara di peternakan organik hanyalah sapi-sapi sehat yang tidak pernah diberikan antibiotik sama sekali sepanjang hidupnya.

Namun, tidak perlu khawatir apakah susu organik mengandung bakteri penyebab penyakit hanya karena sapi organik tidak diberi antibiotik. Pasalnya, kondisi sapi organik selalu diseleksi dan dipantau secara ketat oleh peternak sebelum susunya diperah. Kalau ada tanda-tanda sapi sakit atau terinfeksi, sapi tersebut langsung dipisahkan untuk diperiksa kondisinya.

Bila memang kondisi sapi meragukan atau benar-benar sakit, susunya tidak akan diperah. Karena itu kualitas dan keamanan susu sapi organik tetap terjamin sehat dan bebas bakteri penyebab penyakit. Oleh karena itu, susu organik aman untuk dikonsumsi anak.

bayi minum susu organik
Sumber foto: Baby Tree

Manfaat susu organik untuk kesehatan anak

Selain aman untuk anak, susu organik juga memiliki rasa yang lebih enak. Rasanya lebih alami, creamy, dan beraroma khas. Ini memungkinkan susu organik lebih disukai anak.

Tidak hanya itu saja, susu organik juga memberikan manfaat untuk kesehatan si kecil. Mari bahas lebih jelas manfaat susu sapi organik di bawah ini.

1. Mendukung pertumbuhan dan kesehatan tulang

Susu sapi organik mengandung protein dan mineral penting. Di antaranya kalsium, fosfor, magnesium, mangan, zink, vitamin D, dan vitamin K. Semua nutrisi tersebut diperlukan untuk membangun tulang yang kuat di masa kanak-kanak. Bahkan, menurunkan risiko patah tulang dan osteoporosis di kemudian hari.

2. Menjaga kesehatan jantung dan penyakit kronis lainnya

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa kandungan asam lemak omega 3 pada susu organik lebih banyak dibanding susu nonorganik. Namun, kandungan asam lemak omega 6 pada susu ini lebih sedikit.

Asam lemak omega 3 dan 6 dibutuhkan oleh tubuh. Namun, perbandingan kandungan keduanya harus seimbang. Para ahli menganjurkan perbandingan asam lemak omega 3 dan 6 yang berbeda-beda. Untuk mencegah penyakit jantung dan mengurangi risiko kematian sebesar 70%, perbandingan idealnya sebesar 4:1, yaitu 4 untuk omega 6 dan 1 untuk omega 3.

Sementara untuk pasien kanker kolorektal, perbandingannya sekitar 5:1. Kemudian, untuk pasien penyakit asma dan rheumatoid arthritis (rematik) perbandingannya sebesar 2:1 atau 3:1. Jika Anda masih ragu dengan perhitungan perbandingan omega 3 dan 6 yang seimbang, jangan ragu untuk konsultasi pada dokter atau ahli gizi.

Untuk memenuhi asupan asam lemak omega 3 dan 6 yang seimbang, anak bisa mendapatkannya dari dari susu organik.

3. Berpotensi meningkatkan fungsi otak

Asam lemak omega 3 sebenarnya tidak hanya ada pada susu, tapi juga ada pada ikan salmon dan telur. Namun, kandungannya paling banyak ada pada susu, terlebih pada susu organik.

Asam lemak ini juga dikenal sebagai nutrisi yang menyehatkan otak. Pasalnya, asam lemak ini memiliki senyawa antiinflamasi yang bisa mencegah peradangan pada sel-sel di otak sehingga fungsinya tidak akan terganggu. Salah satunya mempertajam daya ingat. Manfaat dari susu organik ini tentu sangat mendukung prestasi anak di sekolah.

Susu organik baik untuk si kecil, asal…

Anda harus jeli memilih susu organik untuk anak. Pilih organic milk yang sudah tersertifikasi resmi. Supaya porsi susunya sesuai kebutuhan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi anak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Todaysdietitian.com. (2019). Organics: Organic Dairy Myths and Facts – Today’s Dietitian Magazine. [online] Available at: https://www.todaysdietitian.com/newarchives/0917p16.shtml [Accessed 29 May 2019].

Średnicka-Tober, D., Barański, M., Seal, C., Sanderson, R., Benbrook, C., Steinshamn, H., Gromadzka-Ostrowska, J., Rembiałkowska, E., Skwarło-Sońta, K., Eyre, M., Cozzi, G., Larsen, M., Jordon, T., Niggli, U., Sakowski, T., Calder, P., Burdge, G., Sotiraki, S., Stefanakis, A., Stergiadis, S., Yolcu, H., Chatzidimitriou, E., Butler, G., Stewart, G. and Leifert, C. (2016). Higher PUFA and n-3 PUFA, conjugated linoleic acid, α-tocopherol and iron, but lower iodine and selenium concentrations in organic milk: a systematic literature review and meta- and redundancy analyses. British Journal of Nutrition, 115(6), pp.1043-1060.

The Nutrition Source. (2019). Omega-3 Fatty Acids: An Essential Contribution. [online] Available at: https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/fats-and-cholesterol/types-of-fat/omega-3-fats/ [Accessed 29 May 2019].

Chowdhury S, Hassan MM, Alam M, et al. Antibiotic residues in milk and eggs of commercial and local farms at Chittagong, Bangladesh. Vet World. 2015;8(4):467–471. doi:10.14202/vetworld.2015.467-471.

Moghadam MM, Amiri M, Riabi HR, Riabi HR. Evaluation of Antibiotic Residues in Pasteurized and Raw Milk Distributed in the South of Khorasan-e Razavi Province, Iran. J Clin Diagn Res. 2016;10(12):FC31–FC35. doi:10.7860/JCDR/2016/21034.9034

fs.ca.uky.edu. (2019). Organic Milk Production | Animal & Food Sciences. [online] Available at: https://afs.ca.uky.edu/content/organic-milk-production [Accessed 29 May 2019].

Eatright.org. (2019). Do Kids Need Omega-3 Fats?. [online] Available at: https://www.eatright.org/food/vitamins-and-supplements/types-of-vitamins-and-nutrients/do-kids-need-omega-3-fats [Accessed 29 May 2019].

Thorning, T., Raben, A., Tholstrup, T., Soedamah-Muthu, S., Givens, I. and Astrup, A. (2016). Milk and dairy products: good or bad for human health? An assessment of the totality of scientific evidenceFood & Nutrition Research, 60(1), p.32527.

Simopoulos, A. (2002). The importance of the ratio of omega-6/omega-3 essential fatty acids. Biomedicine & Pharmacotherapy, 56(8), pp.365-379.


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 01/07/2019
x