SoluMedrol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan

Apa fungsi SoluMedrol?

SoluMedrol, atau Solu-Medrol, adalah obat kortikosteroid yang digunakan untuk mengobati sejumlah kondisi, seperti:

Obat ini mengandung bahan aktif methylprednisone, yang bekerja langsung pada siste imun tubuh untuk meredakan pembengkakan, kemerahan, gatal-gatal, serta reaksi alergi lainnya.

Bagaimana cara pakai SoluMedrol?

Untuk bentuk injeksi:

  • Seorang perawat atau ahli kesehatan lainnya yang terlatih akan memberikan obat ini. Obat ini dapat diberikan melalui jarum ditempatkan di salah satu pembuluh darah Anda atau sebagai suntikan ke dalam otot.
  • Seorang perawat atau tenaga kesehatan lainnya akan memberikan obat ini.
  • Dokter Anda mungkin memberikan beberapa dosis obat ini sampai kondisi Anda membaik dan kemudian beralih ke penggunaan obat oral yang bekerja dengan cara yang sama. Jika Anda mempunyai pertanyaan apapun tentang hal ini, tanyakanlah kepada dokter Anda.

Untuk obat yang diminum, ikuti aturan minum obat SoluMedrol sesuai dengan petunjuk dan resep dari dokter.

Jangan minum obat melebihi dosis, mengurangi dosis, atau menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi ke dokter.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Solu-Medrol obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram SoluMedrol ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi berikut ini tidak bisa dijadikan pengganti resep dokter. Anda HARUS berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan SoluMedrol.

Berapa dosis SoluMedrol untuk orang dewasa??

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi tentang dosis SoluMedrol.

Dosis yang dianjurkan dalam beberapa kasus tercantum di bawah ini:

Untuk kekurangan vitamin D:

  • Untuk kapsul: Satu kapsul mengandung 5000 unit internasional (IU) sekali sehari.
  • Untuk larutan oral: Satu tetes mengandung 1.000 unit internasional (IU) sekali sehari atau 2 kali per hari.

Berapa dosis SoluMedrol untuk anak?

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi tentang dosis SoluMedrol.

Dosis yang dianjurkan dalam beberapa kasus tercantum di bawah ini:

Untuk kekurangan vitamin D:

  • Untuk kapsul: Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter Anda.
  • Untuk larutan oral: Satu tetes mengandung 400 IU sekali sehari.
  • Untuk wafer:
    – Anak-anak usia 6 tahun dan lebih tua: Satu wafer mengandung 14.000 unit internasional (IU) seminggu sekali selama 6 minggu.
    – Anak-anak lebih muda dari usia 6 tahun: Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter Anda.

Dalam bentuk apa saja SoluMedrol tersedia?

Solu-Medrol adalah obat yang tersedia dalam bentuk bubuk untuk larutan: 500 mg, 1000 mg.

Peringatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Apa yang harus saya perhatikan sebelum menggunakan SoluMedrol?

Sebelum menggunakan SoluMedrol, beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki:

  • Reaksi alergi terhadap SoluMedrol atau obat-obatan methylprednisolone lainnya
  • Reaksi alergi obat-obatan lain, makanan, pewarna, pengawet, atau hewan
  • Anak-anak
  • Usia lanjut
  • Penggunaan untuk setiap kondisi kesehatan lainnya, obat-obatan yang memiliki risiko interaksi dengan SoluMedrol tercantum di bawah ini

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan SoluMedrol pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

SoluMedrol termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko,
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C=Mungkin berisiko,
  • D=Ada bukti positif dari risiko,
  • X=Kontraindikasi,
  • N=Tidak diketahui

Efek Samping

Apa efek samping SoluMedrol yang mungkin terjadi?

Seperti penggunaan obat-obatan lainnya, penggunaan SoluMedrol dapat menyebabkan beberapa efek samping. Kebanyakan dari efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan.

Namun, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda memiliki masalah apapun setelah minum obat ini.

Menurut RxList, beberapa efek samping yang dapat terjadi tercantum di bawah ini:

  • Perubahan warna pada kulit, bintik-bintik gelap
  • Mual dan muntah
  • Pusing
  • Mudah memar
  • Otot melemah
  • Bintik-bintik datar merah, pink, ungu, atau coklat atau benjolan pada kulit Anda
  • Tidak nafsu makan
  • Berkeringat berlebih
  • Peningkatan berat badan secara mendadak
  • Kejang
  • Wajah bengkak dan bulat
  • Kulit tampak cekung atau menjorok di mana suntikan diberikan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan SoluMedrol?

SoluMedrol dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang Anda gunakan yang dapat mengubah cara obat Anda bekerja atau meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Untuk menghindari interaksi obat, Anda harus menyimpan daftar semua obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, obat nonresep dan produk herbal) dan beri tahu dokter dan apoteker.

Untuk keamanan Anda, jangan mulai menggunakan, berhenti menggunakan, atau mengubah dosis obat-obatan yang tercantum di bawah ini tanpa persetujuan dokter Anda, seperti:

  • aminoglutethimide
  • carbamazepine
  • cholestyramine
  • cyclosporine
  • digoxin
  • isoniazid
  • ketoconazole
  • pancuronium
  • phenobarbital
  • phenytoin
  • rifampin
  • antibiotik tertentu (seperti clarithromycin, erythromycin)
  • diuretik atau “pil air”
  • pengencer darah (seperti warfarin),
  • obat nyeri atau arthritis (NSAID seperti aspirin, celecoxib, ibuprofen),
  • insulin atau obat diabetes yang dikonsumsi melalui mulut (seperti glyburide, metformin)
  • obat-obatan estrogen (termasuk pil kb dan terapi penggantian hormon)

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan SoluMedrol?

SoluMedrol dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol sehingga dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Silakan diskusikan dengan dokter atau apoteker Anda mengenai potensi interaksi makanan atau alkohol  sebelum menggunakan obat ini.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari SoluMedrol?

SoluMedrol dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat.

Penting untuk selalu membiarkan dokter dan apoteker tahu semua kondisi kesehatan Anda saat ini.

Berikut adalah obat-obatan yang mungkin berinteraksi dengan SoluMedrol:

  • penyakit ginjal
  • penyakit hati
  • penyakit jantung
  • diabetes
  • masalah lambung atau usus
  • masalah kelenjar adrenal (seperti sindrom Cushing)
  • penyakit saraf atau penyakit otot (seperti miastenia gravis)
  • masalah tiroid
  • cacar air atau campak eksposisi
  • infeksi (seperti infeksi herpes mata atau TBC)

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum/pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sinusitis

Sinusitis adalah penyakit yang diderita banyak orang di Indonesia. Cari tahu obat sinusitis, penyebab, ciri, pengobatan dan gejala sinusitis lainnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Pityriasisrosea

Pityriasisrosea merupakan ruam kulit yang lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan. Kapan harus mengunjungi dokter bila merasakan gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 25 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Methylprednisolone 4 mg: Kegunaan dan Aturan Pakainya

Kalau Anda diresepkan methylprednisolone 4 mg oleh dokter, besar kemungkinan Anda menderita peradangan. Nah, baca dulu kegunaan dan cara pakai obat ini.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 22 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah peradangan pada selaput tipis antara kelopak mata dan sklera (konjungtiva). Kondisi ini menyebabkan mata merah, gatal, dan berair.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 21 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
gejala alergi kulit

Selain Gatal, Ini Gejala Alergi pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Syok Anafilaktik

Syok Anafilaktik

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Tes Tempel ( Skin Patch Test)

Tes Tempel (Skin Patch Test)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit