Ini Bahayanya Kalau Tubuh Kekurangan Vitamin D (Dari Tulang Rapuh Hingga Gagal Jantung)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak seperti beberapa jenis vitamin lainnya, vitamin D tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Sumber vitamin D yang paling besar adalah sinar matahari. Ketika Anda beraktivitas di luar ruangan, maka saat itu pula Anda akan menerima vitamin D dari matahari.

Tapi, kalau Anda jarang beraktivitas di luar atau tidak terpapar sinar matahari sama sekali, maka tubuh Anda bisa saja kekurangan vitamin D. Padahal, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan yang serius.

Apa yang terjadi pada tubuh jika kurang vitamin D?

1. Tulang jadi rapuh

Karena vitamin D adalah salah satu zat gizi pembentuk tulang, maka kekurangan vitamin ini di dalam tubuh tentu saja akan menimbulkan berbagai masalah pada tulang Anda. Di dalam tulang, vitamin D berperan dalam menjaga jumlah kalsium dan fosfor, yang merupakan mineral penting untuk kepadatan tulang.

Tidak adanya vitamin D membuat mineral-mineral ini tidak ada yang menjaga dan bisa saja menyebabkan penurunan jumlah mineral. Hal ini yang kemudian membuat tulang Anda menjadi rapuh, mudah patah, hingga berisiko osteoporosis.

2. Mudah depresi

Apakah Anda merasa mudah sekali tertekan, terlalu sensitif, bahkan hingga depresi? Bisa jadi tubuh Anda kurang vitamin D. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Psychiatry menyatakan bahwa orang yang asupan vitamin D-nya kurang – entah itu dari makanan atau matahari – cenderung lebih sering mengalami depresi.

Pada penelitian tersebut dijelaskan jika vitamin D memiliki peran dalam mengatur hormon serta memengaruhi bagian otak yang menjadi pusat suasana hati. Dalam teori lain, disebutkan juga bahwa vitamin matahari ini mampu meningkatkan zat kimia pada otak, yang dapat menurunkan tingkat stres.

3. Risiko untuk terkena penyakit kanker lebih besar

Risiko untuk terserang kanker akan lebih besar ketika tubuh Anda kekurangan vitamin D. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam pertemuan rutin American Society for Radiation Oncology, mengungkapkan bahwa tubuh yang kurang vitamin D berisiko alami kanker payudara, kanker prostat, kanker paru, kanker tiroid, hingga kanker usus.

Para ahli mengatakan bahwa vitamin D memiliki kemampuan sebagai anti-kanker, yang dapat membantu tubuh dalam mencegah pertumbuhan serta penyebaran sel kanker. Orang yang memiliki jumlah vitamin D yang kurang, berisiko 3 kali lebih tinggi terserang penyakit kanker.  

mencegah demensia

4. Mengganggu kemampuan otak, hingga menyebabkan pikun

Demensia adalah penyakit yang menyerang kemampuan otak terkait dengan ingatan, berpikir, dan bahasa. Sederhananya, penyakit ini membuat Anda pikun dan sulit berpikir. Biasanya memang kondisi ini banyak dialami oleh lansia, tapi bukan tidak mungkin menyerang Anda yang masih muda karena kekurangan vitamin D.

Sebuah studi yang dilaporkan dalam jurnal Neurology, kondisi kekurangan vitamin D yang parah pada orang dewasa, meningkatkan risiko demensia alias pikun hingga 2 kali. Meski belum diketahui secara pasti alasannya, namun para ahli mengaitkan peran vitamin D dalam otak. Pada otak, vitamin D bekerja sebagai ‘pengikat’ plak di otak yang berkaitan dengan demensia.

5. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Meski peran utama vitamin D adalah sebagai pembentuk tulang, tetapi vitamin ini juga memengaruhi kerja jantung. Beberapa penelitian menyatakan kalau orang yang mengalami kekurangan vitamin D berisiko mengalami masalah sirkulasi darah hingga akhirnya menjadi penyakit jantung.

Beberapa teori menyatakan bahwa vitamin D juga memiliki peran dalam kerja jantung. Vitamin D yang terpenuhi dengan baik, akan membantu jantung memompa darah lebih efektif. Sehingga, ketika jumlahnya kurang di dalam tubuh, risiko penyakit jantung, khususnya gagal jantung meningkat.

6. Risiko impotensi pada pria

Bagi Anda kaum pria, hati-hati, kurang vitamin D bisa menyebabkan impotensi. Hal ini telah dibuktikan dalam penelitian yang dilakuka di Amerika dan melibatkan sebanyak 3.400 pria. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa orang yang memiliki jumlah vitamin D kurang dari 20 nanogram per ml dalam darahnya, berisiko tingi untuk mengalami impotensi.

Impotensi dapat terjadi akibat adanya gangguan aliran darah pada penis pria. Para ahli percaya kalau kekurangan vitamin D dalam tubuh akan menyebabkan masalah pada aliran darah, dan kali ini dapat terjadi pada alat reproduksi pria.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Antara Dada dan Paha Ayam, Mana yang Lebih Banyak Gizinya?

Paha ayam lebih murah dan lebih mudah untuk diolah. Di sisi lain, dada ayam lebih ekonomis karena dagingnya lebih banyak. Bagaimana dari sisi kesehatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Nutrisi, Hidup Sehat 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30 Juli 2020 . Waktu baca 9 menit

13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

Banyak yang mengira makan makanan sehat itu susah dan perlu banyak usaha, jadi orang yang sibuk tidak akan bisa. Padahal, kenyataannya tidak begitu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juli 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
wanita aktif karena rutin berolahraga dan mengonsumsi suplemen cegah osteoporosis

Cari 3 Kandungan Suplemen Ini untuk Cegah Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
osteoporosis

Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Konten Bersponsor
lansia bermain di pantai berkat kesehatan yang baik, seperti menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan probiotik

Begini Peran Penting Probiotik untuk Kesehatan Lansia

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit