Redoxon

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Manfaat & Penggunaan Redoxon

Untuk apa Redoxon digunakan?

Redoxon adalah suplemen multivitamin yang mengandung vitamin C dan zinc (seng) untuk membantu memelihara daya tahan tubuh.

Vitamin C yang terkandung dalam suplemen ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Sementara itu, kandungan zinc (seng) berperan untuk memaksimalkan kerja enzim di dalam tubuh serta menjaga daya tahan tubuh.

Selain itu suplemen ini berfungsi pula untuk mengatasi:

Redoxon juga memiliki varian lain, yaitu Redoxon Triple Action. Suplemen ini mengandung vitamin D sebanyak 400 IU.

Vitamin D dalam Redoxon Triple Action bekerja dengan cara mendorong kinerja sel darah putih dalam melindungi tubuh dari penyakit.

Konsultasikan ke dokter untuk fungsi dan penggunaan suplemen ini lebih lanjut agar sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagaimana aturan pakai suplemen ini?

Redoxon dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan dengan cara melarutkan 1 buah tablet ke dalam segelas air. Setelah itu, tunggu sampai tablet tersebut benar-benar larut, dan segera minum.

Bagaimana cara menyimpan Redoxon?

Suplemen ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan menyimpannya di kamar mandi atau membekukannya. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Redoxon untuk dewasa?

Berikut adalah dosis Redoxon yang direkomendasikan untuk orang dewasa:

Tablet

  • Dosis yang disarankan untuk orang dewasa yang ingin mengonsumsi suplemen ini adalah 1 tablet effervescent (larut air) sekali dalam sehari.

Berapa dosis Redoxon untuk anak-anak?

Berikut adalah dosis Redoxon yang direkomendasikan untuk anak-anak:

Tablet

  • ½ tablet sekali minum per hari

Penting untuk memahami keamanan suplemen ini sebelum memberikannya pada anak-anak. Bila Anda ragu, segera konsultasi pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa suplemen ini tersedia?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Redoxon tersedia dalam bentuk tablet effervescent. Dalam satu kemasan multivitamin terdapat 10 tablet, dengan komposisi:

  • Vitamin C sebanyak 1000 mg
  • Zinc sebanyak 10 mg
  • Pemanis buatan seperti aspartam, isomalt, manitol & acesulfame potassium
  • Bahan tambahan lainnya, yaitu perasa jeruk, blackcurrant, dan raspberry

Pada Redoxon Triple Action, Anda juga dapat menemukan manfaat lain berupa kandungan vitamin D sebanyak 400 IU.

Efek Samping

Apa efek samping Redoxon yang mungkin terjadi?

Meskipun Redoxon adalah suplemen yang tergolong aman, tidak menutup kemungkinan suplemen ini berpotensi menimbulkan efek samping pada beberapa orang, terutama dengan kondisi kesehatan tertentu.

Berikut adalah efek samping yang mungkin dapat terjadi:

  • Jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan dalam keadaan perut kosong, konsumsi suplemen ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan berupa mual, nyeri lambung, muntah dan diare.
  • Selain itu,  Anda juga bisa merasakan efek samping lainnya seperti munculnya kemerahan pada wajah, sakit kepala, rasa lemah dan gangguan tidur.
  • Efek toksik akan terjadi pada bayi yang ditandai dengan kemunculan kemerahan pada kulit.
  • Karena vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi, maka vitamin C dosis tinggi dapat menyebabkan keracunan zat besi seperti hemokromatosis.
  • Penderita kelainan genetik kekurangan enzim G6PD (Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase) dapat menderita anemia hemolitik sesudah mengonsumsi vitamin C dosis tinggi.

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan suplemen ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Redoxon?

Suplemen ini mengandung fanilolanin dan potasium acesulfomate yang bisa menyebabkan reaksi alergi bagi sebagian orang.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi suplemen ini, yaitu:

  • Tidak boleh digunakan bagi orang yang mengalami fenilketonuria dan wanita hamil dengan kadar fenilketonuria yang tinggi.
  • Tidak boleh digunakan bagi anak di bawah satu tahun.

Apakah Redoxon aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Untuk memastikan keamanan suplemen ini untuk ibu hamil dan menyusui, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau tenaga medis lainnya.

Mengingat Anda dalam keadaan hamil, pada dasarnya Anda harus berkonsultasi lebih dulu pada dokter sebelum menggunakan obat apa pun. Bukan hanya suplemen ini saja. Begitu pula jika Anda sedang menyusui, atau merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Redoxon?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Berikut adalah obat-obatan dan suplemen yang berpotensi menimbulkan interaksi apabila dikonsumsi bersama dengan Redoxon:

1. Aluminium

Aluminium terkandung di kebanyakan obat antasida. Vitamin C di dalam Redoxon dapat memengaruhi bagaimana tubuh menyerap aluminium.

Akan tetapi, belum diketahui apa dampak dari interaksi vitamin C dan aluminium pada kesehatan tubuh. Ada baiknya Anda minum Redoxon 2 jam sebelum atau 4 jam setelah minum antasida.

2. Estrogen

Jika Anda mengonsumsi Redoxon dengan obat terapi estrogen, ada kemungkinan vitamin C memperlambat pembuangan estrogen berlebih dari tubuh. Hal ini berpotensi menimbulkan efek samping dari konsumsi obat terapi estrogen.

3. Kemoterapi

Vitamin C yang terdapat dalam Redoxon tergolong sebagai antioksidan. Kemungkinan, antioksidan dapat memengaruhi keampuhan pengobatan penderita kanker, khususnya obat-obatan kemoterapi.

4. Obat-obatan HIV/AIDS

Hindari pula minum Redoxon jika Anda sedang menjalani pengobatan untuk HIV/AIDS. Hal ini menyebabkan tingkat keberhasilan obat HIV/AIDS berkurang.

Contoh obat-obatan HIV/AIDS yang tidak boleh dikombinasikan dengan Redoxon adalah:

  • amprenavir
  • nelfinavir
  • ritonavir
  • saquinavir

5. Obat penurun kolesterol (statin)

Obat-obatan penurun kolesterol, atau statin, juga berpotensi menimbulkan interaksi dengan vitamin C dalam Redoxon. Beberapa obat statin yang sebaiknya tidak digabung dengan vitamin C meliputi:

  • atorvastatin
  • fluvastatin
  • lovastatin
  • pravastatin

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Redoxon?

Obat-obatan tertentu tidak boleh diminum saat makan atau mengonsums makanan tertentu karena ada kemungkinan interaksi obat.

Merokok atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Selain itu, penggunaan multivitamin yang berlebihan ini bisa menyebabkan Anda mengalami hiperkalsemia. Hiperkalsemia merupakan kondisi di mana kalsium yang ada di dalam tubuh berlebih, terutama tulang gigi, berada dalam jumlah yang berlebih.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Redoxon?

Menggunakan Redoxon bersamaan dengan obat-obatan lain mungkin tidak disarankan pada beberapa kasus. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter Anda sebelum memtuskan untuk mengonsumsi suplemen yang satu ini.

Pastikan Anda menyebutkan riwayat kesehatan dan semua obat-obatan dengan jelas dan benar agar memudahkan dokter untuk menentukan apakah suplemen tersebut bisa dikonsumsi oleh Anda atau tidak.

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Redoxon dan apa efeknya?

Sama seperti penggunaan obat lainnya, overdosis atau kelebihan konsumsi vitamin bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan. Jika ini terjadi, perlu dilakukan pengobatan simtomatik untuk menghilangkan atau mengurangi gejala. Segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 112 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum suplemen ini?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis digandakan.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ada banyak vitamin anak yang dijual di pasaran. Namun, perlukah pemberian vitamin untuk anak? Seberapa penting vitamin untuk kesehatan si kecil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Demi fungsi sistem imun yang optimal, tubuh butuh asupan nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Ketahui peran nutrisi untuk dukung sistem imun dan sumbernya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Nutrisi, Hidup Sehat 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan nutrisi dan makanan untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Vitamin Penambah Nafsu Makan Anak: Ketahui Jenis, Kandungan, dan Cara Memilihnya

Nafsu makan anak sulit ditebak, kadang naik atau turun. Lalu, apa boleh anak diberi vitamin penambah nafsu makan? Seperti apa yang aman?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 2 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin untuk otak

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
minum vitamin pagi atau malam

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gambar apa itu suntik putih

Benarkah Suntik Putih Ampuh dan Aman untuk Mencerahkan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
vitamin C mencerahkan kulit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit