10 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin C

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Vitamin C atau disebut juga asam askorbat adalah zat yang penting bagi tubuh. Vitamin C biasa ditemukan pada buah-buahan dan sayur-sayuran, dan biasa ditambahkan sebagai pengobatan untuk sariawan dan penyakit seperti batuk pilek.

Menurut Mark Moyad, MD, MPH, seorang ahli dari University of Michigan, banyaknya vitamin C yang terkandung dalam darah juga menjadi indikator sehat atau tidaknya seseorang. Kekurangan vitamin C bahkan bisa menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan.

Apa fungsi vitamin C bagi tubuh manusia?

Beberapa ahli menyebut vitamin C sebagai zat gizi yang paling aman dan paling efektif. Disebut paling aman karena jika Anda mengonsumsi terlalu banyak vitamin C, kelebihannya akan dibuang melalui urin.

Selain itu, vitamin C disebut paling efektif karena efeknya yang cukup cepat untuk mendukung berbagai gejala yang timbul karena kekurangan vitamin C.

Vitamin C biasanya digunakan untuk bantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga, vitamin C juga bantu melindungi tubuh kita dari berbagai penyakit, seperti penyakit kerutan pada kulit, kardiovaskular, kanker, stroke, kesehatan mata.

Selain itu, vitamin C juga digunakan untuk bantu melawan beberapa infeksi seperti penyakit pada gusi.

Vitamin C dapat bantu meningkatkan penyerapan dari zat besi. Tak heran, vitamin C sering direkomendasikan untuk dikonsumsi bersama zat besi agar zat besinya bisa lebih banyak terserap.

Apa yang akan terjadi saat tubuh Anda kekurangan vitamin C?

Jika memang vitamin C sangat penting bagi tubuh, bagaimana caranya mengetahui jika tubuh kita sudah mendapat cukup vitamin C? Berikut ini adalah tanda-tanda tubuh Anda kekurangan vitamin C.

  1. Kulit mudah memar. Memar dihasilkan oleh hancurnya pembuluh darah merah yang sangat kecil atau disebut kapiler di pinggir kulit. Kekurangan vitamin C bisa membuat pembuluh kapiler lemah dan pecah sehingga menimbulkan memar pada kulit.
  2. Luka lama sembuh. Vitamin C penting untuk membentuk kolagen pada kulit. Kolagen berfungsi untuk menutup luka dalam proses penyembuhan luka. Kekurangan vitamin C membuat luka Anda tak juga sembuh setelah berhari-hari.
  3. Gusi berdarah atau sariawan. Masih tentang kolagen, kolagen berfungsi untuk mendukung gusi. Gusi yang rusak berarti kolagen dalam keadaan tidak baik, kemungkinan disebabkan kurangnya vitamin C.
  4. Rambut kering dan rontok.  Zat besi diperlukan untuk menguatkan rambut. Sedangkan vitamin C adalah vitamin yang meningkatkan penyerapan zat besi, sehingga kekurangan vitamin C membuat zat besi tak efektif diserap tubuh.
  5. Kulit kering dan kasar, kadang berwarna kemerahan. Vitamin C berperan untuk menjaga kesehatan kulit terhadap sinar UV. Bisa jadi, kulit yang kering dan kasar serta kemerahan terjadi karena paparan sinar matahari, dan Anda tak punya cukup vitamin C dalam tubuh untuk melawannya.
  6. Mimisan. Sekitar 90% darah yang keluar karena mimisan berasal dari pembuluh kapiler di hidung. Pembuluh kapiler yang lemah akibat kekurangan vitamin C akan menyebabkan darah keluar dari hidung.
  7.   Mudah sakit. Vitamin C dibutuhkan oleh sistem pertahanan tubuh atau sistem imun. Sistem imun yang kuat dapat mencegah berbagai macam penyakit. Jika vitamin C kurang, maka sistem imun akan menjadi lemah dan Anda pun jadi gampang sakit.

Bisakah kita mendeteksi kekurangan vitamin C sebelum gejala-gejala di atas muncul?

Jika sudah mengetahui pentingnya vitamin C bagi tubuh, tentu Anda tidak ingin kekurangan vitamin C. Bukan hanya dapat melemahkan sistem imun, kekurangan vitamin C juga terbukti banyak menimbulkan berbagai gejala penyakit.

Nah, tentunya Anda tidak mau baru mengetahui tubuh Anda kekurangan vitamin C baru setelah gejala penyakitnya muncul. Bagaimana caranya?

Anda bisa menghitung kebutuhan vitamin harian Anda dengan Vitamin Meter. Dengan tampilannya yang unik dan mudah digunakan, Anda bisa mengetahui berapa banyak asupan vitamin C Anda hari ini, dan apakah sudah cukup atau belum.

Indikatornya yang mudah dipahami juga dapat membuat Anda tahu berapa banyak kekurangan dari setiap vitaminnya. Selamat mencoba!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Jenis Sayur dan Buah yang Bisa Jadi Sumber Vitamin C Saat Sahur

Kurangnya asupan makanan saat puasa membuat kebutuhan vitamin Anda tidak terpenuhi. Apa saja makanan atau minuman untuk memenuhi vitamin C saat sahur?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 27 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Kebutuhan Vitamin C dalam Tubuh Meningkat saat Sakit atau Sama Saja?

Vitamin C pentin agar sistem imun tetap bekerja melawan berbagai virus atau bakteri. Tapi apakah kebutuhan vitamin C dalam tubuh meningkat saat sakit?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
Nutrisi, Hidup Sehat 23 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Kebutuhan Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memilih vitamin untuk balita memang harus hati-hati. Kalau salah, bisa sebabkan alergi dan masalah lain. Berikut penjelasan seputar vitamin untuk balita.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 13 April 2020 . Waktu baca 8 menit

Pentingnya Asupan Vitamin C untuk Bantu Lawan Demam Berdarah

Tindakan untuk mencegah demam berdarah tak hanya menjaga kebersihan ingkungan saja tetapi Anda juga perlu memenuhi nutrisi seperti asupan vitamin C harian.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
vitamin untuk mencegah demam berdarah
Nutrisi, Hidup Sehat 8 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Vitamin atau suplemen penambah darah dapat atasi anemia.

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
vitamin c dan zinc untuk puasa

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit