Lysine

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/05/2020
Bagikan sekarang

Lysine Obat Apa?

Untuk apa lysine?

Lysine atau lisin adalah salah satu jenis asam amino penyusun protein yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Karena termasuk dalam asam amino esensial, lisin tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. Anda dapat memperoleh lysine dari daging merah, ikan, serta produk olahan susu.

Lysine memiliki berbagai fungsi untuk meningkatkan kondisi kesehatan, terutama untuk mengatasi infeksi herpes.

Lysine sudah sering digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk gejala-gejala cold sore atau herpes di bibir dan mulut.

Selain itu, menurut International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences, lysine juga memiliki manfaat berikut:

  • penyerapan kalisum dalam tubuh
  • membentuk protein dalam otot
  • menyembuhkan luka atau cedera
  • membantu dalam produksi hormon, enzim, dan antibodi

Belum diketahui secara pasti apakah lysine bekerja secara efektif dalam mengatasi kondisi kesehatan lainnya.

Lysine umumnya tersedia dalam bentuk obat herbal atau suplemen berbentuk tablet dan kapsul.

Bagaimana cara penggunaan lysine?

Selalu gunakan obat ini sesuai dengan aturan minum obat yang tercantum pada kemasan, atau sesuai dengan anjuran dokter Anda.

Tanyakan pada dokter jika Anda merasa ragu terhadap petunjuk penggunaan obat. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan saat menggunakan obat ini:

  • Jika Anda minum lysine dalam bentuk tablet atau kapsul, jangan mengunyah atau menghancurkan tablet karena hal tersebut dapat meningkatkan efek samping obat.
  • Untuk obat dalam bentuk sirup, pastikan Anda mengocok obat sirup sebelum diminum. Gunakan sendok takar obat jika hendak mengonsumsi obat ini. Hindari menggunakan sendok biasa karena dosis yang Anda gunakan belum tentu benar.
  • Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan.
  • Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

Berikut adalah beberapa cara penyimpanan obat lisin:

  • Simpan obat ini di tempat dengan suhu ruang. Jangan di tempat yang terlalu dingin atau terlalu panas.
  • Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari atau cahaya langsung.
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi atau tempat-tempat lembap.
  • Jangan pula menyimpan obat ini hingga membeku di dalam freezer.
  • Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.
  • Selalu perhatikan aturan penyimpanan obat yang tertera pada kemasan.

Jika Anda sudah tidak menggunakan obat lysine lagi atau jika obat telah kedaluwarsa, segera buang obat ini sesuai tata cara membuang obat.

Salah satunya, jangan mencampurkan obat ini dengan sampah rumah tangga. Jangan pula membuang obat ini di saluran pembuangan air seperti toilet.

Tanyakan kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat mengenai tata cara membuang obat yang benar dan aman untuk kesehatan lingkungan.

Jangan menyiram obat ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis Lysine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis lysine untuk orang dewasa?

Dosis harian sebagai suplemen untuk orang dewasa adalah sebanyak 500 – 1.000 mg.

Untuk pengobatan herpes simplex, dosis yang dianjurkan adalah 3.000 – 9.000 mg sehari, dengan dosis yang dibagi.

Untuk pencegahannya, dosis yang dianjurkan adalah 500 – 1.500 mg sehari.

Bagaimana dosis lysine untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak.

Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Lysine tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Kapsul, Oral: 500 mg, 1000 mg.

Efek samping Lysine

Efek samping apa yang dapat dialami karena lysine?

Meski kasus kejadiannya sangat jarang, lysine termasuk dalam obat yang berpotensi memicu efek samping. Efek-efek samping yang umum timbul adalah sakit perut dan diare.

Segera cari bantuan medis jika muncul reaksi alergi parah (anafilaktik) akibat konsumsi lisin, seperti:

  • ruam kulit
  • kesulitan bernapas
  • pembengkakan di wajah, lidah, bibir, atau tenggorokan

Tidak semua orang mengalami efek samping lisin berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Lysine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan lysine?

Sebelum menggunakan obat ini, beri tahukan dokter jika Anda:

  • Sudah memiliki lysine tinggi dalam tubuh atau darah
  • Memiliki gangguan hati atau ginjal
  • Alergi dengan lysine

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui.

Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Lysine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan lysine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menggunakan suplemen kasium dengan lysine dapat berhubungan dengan peningkatan penyerapan dan penurunan eliminasi kalsium.

Toksisitas Aminoglycoside dapat meningkat pada pasien yang menggunakan suplementasi lysine.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan lysine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Hindari memakan jeruk bali merah (grapefruit) atau meminum jus jeruk bali merah saat menggunakan obat kecuali diizinkan dokter.

Jeruk bali merah dan obat-obatan dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi. Konsultasikan dengan dokter dan apoteker untuk info lebih lanjut.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Penyakit jantung
  • Kadar kolesterol tinggi

Overdosis Lysine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau muncul  tanda-tanda overdosis, hubungi tim medis, ambulans (118 atau 119), atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Jika Anda melewatkan satu dosis lisin, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan menggandakan dosis obat.

Pasalnya, dosis ganda tidak menjamin bahwa Anda dapat lebih cepat sembuh. Selain itu, menggunakan dosis berlebih justru meningkatkan risiko efek samping dan risiko overdosis. Lebih baik gunakan dosis sesuai dengan yang telah ditentukan pada kemasan obat untuk penggunaan yang aman.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Sebagian dari Anda mungkin lebih suka tidur dalam keadaan terang. Namun riset menunjukkan matikan lampu saat tidur itu lebih baik. Kenapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala

Benarkah Tubuh Anak yang Minum Pengganti Susu Sapi Lebih Pendek?

Konon katanya, anak yang rutin minum pengganti susu sapi punya tubuh yang lebih pendek daripada anak yang minum susu sapi. Begini faktanya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Mengenal Pleuropneumonia, Peradangan pada Paru-Paru dan Pleura

Pleuropneumonia merupakan gambaran hasil tes pencitraan rontgen dada pada orang-orang yang mempunyai keluhan pada paru-parunya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Suka Batuk-batuk Setelah Berolahraga? Ini Alasannya

Pernahkah Anda mengalami batuk setelah berolahraga, padahal tidak sedang terkena flu atau pilek? Ini beberapa kondisi yang mungkin jadi penyebabnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

meningkatkan asupan serat pada anak

5 Tips dan Trik Meningkatkan Asupan Serat si Kecil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
pernikahan beda usia

Pernikahan Beda Usia, Membawa Tantangan Sekaligus Dinamika

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
Infeksi menyebabkan autoimun

Bisakah Penyakit Infeksi Menyebabkan Terjadinya Autoimun?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
herd immunity swedia covid-19

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020