Levemir: Kegunaan, Dosis, Efek Samping, dan Lain-Lain

Oleh

Nama Generik: Levemir Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Kegunaan Levemir

Apa itu Levemir?

Levemir adalah insulin buatan yang digunakan untuk membantu kontrol gula darah pada pasien diabetes, baik diabetes tipe satu maupun tipe dua. Insulin adalah hormon alami dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk menahan sel-sel tubuh agar dapat memasukkan glukosa dan memecahnya menjadi energi. Pada pasien diabetes, insulin yang dihasilkan biasanya tidak dalam jumlah yang tepat untuk membantu pemecahan glukosa. Itu sebabnya dibutuhkan bantuan insulin tambahan untuk menjaga agar kadar gula dalam darah tetap dalam keadaan normal.

Kontrol gula darah yang diimbangi dengan program diet dan olahraga yang tepat dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, amputasi, dan masalah fungsi seksual. Kontrol gula darah yang tepat juga dapat membantu diabetesi menurunkan risiko terkena serangan jantung dan stroke.

Levemir mengandung insulin detemir sebagai komposisi utamanya. Insulin ini merupakan insulin yang bersifat long acting dan bekerja selama 24 jam. Dengan begitu, kadar gula dalam darah dapat menjadi lebih stabil untuk tetap berada dalam batas normal.

Penggunaannya dapat dikombinasikan dengan menggunakan insulin short acting ataupun dengan obat-obatan oral diabetes lainnya, seperti metformin. Levemir juga dapat digunakan sebagai terapi tunggal dalam diabetes.

Aturan pakai Levemir

Selalu baca petunjuk penggunaan yang tersedia pada kemasan atau sesuai dengan yang diarahkan oleh dokter ataupun apoteker Anda. Levemir adalah insulin buatan yang cara pakainya dilakukan dengan menyuntikkan ke jaringan subkutan (atau disebut juga jaringan di bawah kulit). Suntikkan ini ke dalam tubuh Anda tepat sesuai dengan yang diinstruksikan dokter Anda.

Biasanya, insulin ini disuntikkan dua kali sehari atau sesuai dengan yang diinstruksikan dokter Anda. Injeksi Levemir umumnya dilakukan pada pagi hari dan pada saat makan malam, menjelang tidur, atau 12 jam setelah pemberian dosis pertama.

Sebelum menyuntik, bersihkan area injeksi dengan alkohol. Pastikan bahwa area suntik Anda telah kering saat hendak melakukan injeksi. Injeksi dapat diberikan di area perut, paha, atau lengan atas. Jangan menyuntikkannya langsung ke pembuluh darah atau otot karena akan menyebabkan penurunan gula darah yang sangat drastis.

Gantilah titik suntik setiap kali Anda melakukan penyuntikkan. Hindari untuk melakukan injeksi pada titik yang sama dua kali berturut-turut untuk menghindari risiko terjadinya lipodistrofi (penebalan pada jaringan lemak, yang akan mengganggu penyerapan insulin).

Sebelum menyuntik, periksalah cairan insulin yang berada dalam botol vial (botol kecil). Pastikan Levemir terbebas dari partikel padat dan jernih alias tidak berwarna. Jangan menggunakan insulin yang sudah berubah warna atau terlihat keruh. Jangan menyuntikkan insulin yang dingin ke dalam tubuh karena akan menyakitkan. Jangan mengocok insulin karena dapat menyebabkan perubahan dosis akibat gelembung yang muncul.

Dokter Anda mungkin saja menggabungkan Levemir dengan insulin lain yang memiliki masa kerja lebih singkat. Jika itu yang terjadi, jangan mencampur kedua insulin tersebut dalam satu wadah suntik. Jangan mencampur Levemir atau insulin apa pun. Berikan keduanya dalam injeksi yang terpisah.

Selalu gunakan jarum baru ketika Anda hendak melakukan injeksi. Jangan berbagi alat suntik atau pena injeksi dengan orang lain, sekalipun jarumnya telah diganti. Berbagi alat suntik akan meningkatkan risiko penularan penyakit atau infeksi.

Dosis yang diberikan telah mempertimbangkan kondisi kesehatan dan respons tubuh Anda terhadap pengobatan. Pastikan bahwa Anda telah mengukur dosis dengan baik karena kelebihan dosis, meski hanya sedikit, bisa saja berdampak besar bagi kondisi gula darah Anda. Jangan mengubah dosis atau menghentikan pengobatan tanpa berdiskusi dengan dokter Anda.

Gunakan obat ini secara rutin untuk mencapai hasil yang maksimal. Konsumsilah pada waktu yang sama setiap kalinya untuk membantu Anda mengingat. Hal itu juga akan memberikan efek terbaik dari pengobatan. Jika kondisi Anda tak kunjung membaik atau bahkan memburuk, segera hubungi dokter. Anda mungkin membutuhkan penyesuaian dosis atau mengganti pengobatan.

Bagaimana aturan penyimpanan Levemir?

Simpan insulin ini di tempat yang terhindar dari panas dan cahaya langsung. Jangan menyimpan insulin di tempat yang lembap, seperti kamar mandi. Jangan memindahkan insulin dari botolnya ke alat suntik apabila Anda belum akan melakukan injeksi.

Cara terbaik menyimpan produk insulin adalah dengan meletakkannya di lemari pendingin, namun jangan membekukannya. Jangan menempatkan insulin dekat dengan komponen pendingin di dalam lemari es. Buang semua insulin yang telah membeku. Anda tidak dapat menggunakan insulin beku yang kemudian dicairkan.

Menyimpan Levemir yang belum dibuka

  • Simpan di dalam lemari pendingin hingga masa berlakunya habis
  • Simpan dalam suhu ruang di bawah 30 derajat Celcius dan gunakan dalam 42 hari

Menyimpan Levemir yang sudah dibuka

  • Simpanlah botol insulin di dalam lemari pendingin atau suhu ruang dan gunakan dalam 42 hari
  • Jika Anda menggunakan Levemir dalam pena injeksi, simpan pena injeksi pada suhu ruang (jangan menyimpannya di dalam kulkas) dan gunakan dalam 42 hari. Buang pena injeksi apabila sudah melebihi 42 hari sekalipun masih ada insulin yang tersisa. Jangan menyimpan pena injeksi dalam keadaan jarum yang masih terpasang

Buang produk ini jika sudah habis masa berlakunya ataupun sudah tidak digunakan lagi. Jangan membuang ke toilet atau saluran pembuangan kecuali diinstruksikan demikian. Konsultasikan dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah setempat Anda mengenai cara aman membuang produk ini.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Levemir untuk orang dewasa dengan diabetes tipe 1?

Dosis awal: 1/3 kebutuhan insulin harian, satu kali sehari atau dalam dosis terbagi, dua kali sehari. Biasanya, berlaku rentang dosis: 0,5 –  1 unit/kg/hari dalam dosis yang terbagi.

Non-obesitas mungkin membutuhkan 0,4 – 0,6 unit/kg/hari

Pasien dengan obesitas mungkin membutuhkan 0,6 – 1,2 unit/kg/hari

Jika Anda melakukan injeksi Levemir satu kali sehari, lakukan injeksi pada saat makan malam atau menjelang tidur. Injeksi Levemir dua kali sehari dilakukan pada pagi hari dan malam hari. Dosis kedua dapat diberikan pada saat makan malam, menjelang tidur, atau setidaknya 12 jam setelah dosis pertama.

Bagaimana dosis Levemir untuk orang dewasa dengan diabetes tipe 2?

Pasien yang belum bergantung dengan insulin

Dosis awal: 10 unit (atau 0,1 – 0,2 unit/kg), satu kali sehari atau dalam dosis yang terbagi dua kali sehari

Pasien yang telah mendapatkan insulin

Dosis awal: 10 unit, satu kali sehari

Bagaimana dosis Levemir untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum ditentukan bagi anak berusia kurang dari dua tahun.

Untuk anak berusia dua tahun atau lebih: 1/3 dari kebutuhan total insulin harian.

Dosis pemeliharaan untuk remaja: maksimal 1,2 unit/kg/hari selama percepatan pertumbuhan

Dalam dosis dan sediaan apa saja Levemir tersedia?

Injeksi, Subkutan: Levemir FlexPen 100 IU/mL; Levemir vial 100 unit/mL)

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin muncul akibat konsumsi Levemir?

Reaksi iritasi pada titik injeksi, seperti sakit dan kemerahan serta bengkak pada kaki dan tangan mungkin terjadi. Hubungi dokter Anda jika keadan ini tak kunjung hilang atau bahkan memburuk. Hipoglikemia juga dapat terjadi, terutama jika Anda mengonsumsi obat diabetes lainnya atau tidak mendapatkan asupan kalori yang cukup ataupun melakukan aktivitas berat pada hari itu.

Beri tahu dokter Anda jika mendapati gejala kadar elektrolit yang rendah dalam tubuh, yang ditandai dengan kram pada kaki, konstipasi, detak jantung tak beraturan, jantung berdebar, peningkatan rasa haus dan buang air kecil yang berlebihan, mati rasa atau kesemutan, lemah otot, atau perasaan lemas.

Reaksi alergi juga mungkin saja Anda dapatkan sebagai efek samping dari konsumsi obat ini, meski kasusnya jarang terjadi. Segera hubungi dokter jika mendapati tanda-tanda reaksi alergi serius, seperti gatal, ruam kemerahan, bengkak pada area wajah/mata/bibir/lidah/tenggorokan, pusing, serta sulit bernapas.

Hentikan pengobatan dan segera hubungi dokter Anda apabila menemukan gejala-gejala di atas. Tidak semua orang mengalami efek samping seperti yang telah tertulis di atas. Tak semua efek samping pula tertulis pada daftar di atas. Konsultasikanlah dengan dokter Anda jika memiliki kekhawatiran akan risiko efek samping yang dapat terjadi.

Peringatan dan Pencegahan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi Levemir?

  • Beri tahukan dokter dan apoteker jika Anda alergi pada insulin detemir atau insulin lainnya. Informasikan pula jika Anda memiliki alergi terhadap obat lain. Levemir mungkin saja mengandung bahan lain yang berpotensi menimbulkan reaksi alergi
  • Informasikan kepada dokter Anda mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki, termasuk penyakit yang pernah atau sedang Anda derita, terutama jika Anda memiliki masalah pada kelenjar adrenal/pituitari, penyakit ginjal, penyakit hati, diabetes ketoasidosis atau masalah pada kelenjar tiroid.
  • Informasikan kepada dokter Anda jika Anda juga mengonsumsi pioglitazone atau rosiglitazone. Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi bersamaan dengan Levemir dapat meningkatkan risiko masalah jantung serius
  • Jika Anda hendak menjalankan prosedur operasi, seperti operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi mengenai penggunaan seluruh obat-obatan yang Anda konsumsi, termasuk Levemir
  • Jika Anda hendak bepergian ke tempat dengan zona waktu berbeda, tanyakan pada dokter mengenai cara menyesuaikan jadwal pemberian insulin. Bawalah insulin dalam jumlah lebih
  • Orang tua dan anak-anak mungkin akan lebih sensitif terhadap hipoglikemia ketika menggunakan obat ini
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda merencanakan kehamilan atau tengah hamil dan membutuhkan kontrol gula darah. Dokter Anda mungkin akan memberikan alternatif pengobatan

Apakah Levemir aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Penelitian yang dilakukan pada binatang tidak menunjukkan adanya dampak obat yang merusak pada janin. Namun, belum ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Levemir yang pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B (tidak berisiko pada beberapa penelitian) menurut Food and Drugs Administration, Amerika Serikat.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa saja yang mungkin berinteraksi dengan Levemir?

Informasikan kepada dokter Anda mengenai seluruh produk yang Anda gunakan, termasuk obat yang diresepkan/non-resep, vitamin, ataupun produk herbal. Beberapa obat-obatan tertentu dapat berinteraksi jika dikonsumsi secara bersamaan. Interaksi obat dapat menyebabkan obat tidak bekerja secara maksimal atau memperbesar risiko terjadinya efek samping. Namun, dokter Anda mungkin saja meresepkan kedua obat itu secara bersamaan jika diperlukan.

Berikut adalah beberapa obat yang mungkin berinteraksi dengan insulin detemir dalam Levemir:

  • Exenatide (Byetta, Bydureon)
  • Liraglutide (Victoza)
  • Rosiglitazone
  • Obat oral diabetes, terutama Metformin (Glucophage, Actoplus Met, Avandamet, Glucovance, Janumet, Jentadueto, Kombiglyze, Metaglip, atau Prandimet)
  • Penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat mempersulit dalam pengecekan kadar gula darah rendah. Beri tahu dokter jika Anda menggunakan salah satu dari obat berikut.
  • Obat asma
  • Penurun kolesterol
  • Obat jantung atau tekanan darah, termasuk diuretik
  • Obat untuk gangguan kejiwaan
  • Steroid
  • Obat sulfa
  • Obat tiroid

Daftar di atas belum merupakan daftar lengkap dari obat-obatan yang mungkin berinteraksi dengan Levemir. Informasikan kepada dokter Anda mengenai seluruh obat yang Anda konsumsi untuk mencegah terjadinya interaksi obat.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan overdosis?

Overdosis Levemir dapat berupa hipoglikemia serius yang ditandai dengan pingsan atau kesulitan bernapas. Segera dapatkan bantuan darurat medis (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat apabila Anda mendapati gejala overdosis. Gejala overdosis akibat gula darah terlalu rendah dapat berupa rasa kantuk, pandangan kabur, berkeringat, badan gemetar, kehilangan kesadaran, kejang dan detak jantung cepat.

Bagaimana jika saya melupakan jadwal suntik?

Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai langkah yang harus Anda ambil jika Anda melupakan jadwal suntik. Sangat penting untuk mengikuti jadwal suntik yang telah ditetapkan dengan tepat. Selalu  siapkan insulin ke mana pun Anda pergi dan isi ulang sebelum obat Anda habis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Yang juga perlu Anda baca