Fluocinolone

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Fluocinolone Obat Apa?

Untuk apa obat fluocinolone?

Fluocinolone adalah obat untuk mengobati berbagai kondisi kulit seperti eksim, dermatitis, alergi, ruam. Fluocinolone mengurangi pembengkakan, gatal, dan kemerahan yang dapat terjadi sebagai akibat dari kondisi-kondisi tersebut.

Fluocinolone termasuk golongan obat kortikosteroid kadar menengah.

Bagaimana aturan pakai obat fluocinolone?

Gunakan fluocinolone pada kulit saja. Namun, jangan menggunakannya pada wajah, pangkal paha, atau ketiak kecuali diarahkan demikian oleh dokter Anda.

Cuci dan keringkan tangan Anda sebelum menggunakannya. Bersihkan dan keringkan daerah yang terkena. Oleskan secara tipis obat ke daerah yang terkena dan gosok dengan lembut, biasanya 3-4 kali sehari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Jangan membalut, menutup, atau membungkus daerah yang diobati kecuali diarahkan untuk melakukannya oleh dokter Anda. Jika digunakan di daerah popok pada bayi, jangan menggunakan popok yang ketat atau celana plastik.

Setelah menerapkan obat, cuci tangan Anda kecuali jika Anda menggunakan obat ini untuk mengobati tangan. Ketika menerapkan obat ini dekat mata, hindari bagian bola mata karena dapat memperburuk atau menyebabkan glaukoma. Selain itu, hindari obat ini dari bagian dalam hidung atau mulut. Jika Anda terkena obat di area ini, bilas dengan air yang banyak.

Gunakan obat ini hanya untuk kondisi yang diresepkan. Jangan menggunakannya selama lebih dari yang ditentukan.

Informasikan dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk setelah 2 minggu.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Fluocinolone?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Fluocinolone

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Fluocinolone?

Sebelum menggunakan Fluocinolone,

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap fluocinolone atau obat lain
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep yang Anda gunakan, terutama agen kemoterapi kanker, obat topikal lainnya, dan vitamin
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki infeksi atau pernah memiliki diabetes, glaukoma, katarak, gangguan sirkulasi, atau gangguan kekebalan tubuh
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan fluocinolone, segera hubungi dokter Anda

Apakah obat Fluocinolone aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Fluocinolone mungkin berisiko jika digunakan oleh ibu hamil. Selalu konsultasi pada dokter sebelum Anda menggunakan obat apapun saat hamil.

Jika Anda sedang menyusui, Anda harus memberi tahu dokter Anda bahwa Anda sedang menyusui sebelum menggunakan obat ini. Dokter Anda akan menentukan apakah Anda dapat menggunakan obat ini atau tidak.

Efek samping Fluocinolone

Apa efek samping Fluocinolone yang mungkin terjadi?

Efek samping fluocinolone yang umum terjadi adalah:

  • Gatal kulit ringan, panas, mengupas, atau kekeringan; penipisan  atau pelunakan kulit Anda
  • Folikel rambut bengkak
  • Lecet, jerawat, atau pengerasan kulit pada kulit yang diobati
  • Perubahan warna kulit yang diobati
  • Ruam kulit atau iritasi di sekitar mulut Anda; atau stretch mark

Hentikan penggunaan obat ini dan hubungi dokter Anda jika Anda memiliki iritasi parah setiap menggunakan obat ini, atau jika Anda menunjukkan tanda-tanda penyerapan fluocinolone topikal melalui kulit Anda, seperti:

  • Penglihatan kabur, sakit kepala
  • Kulit menipis, mudah memar
  • Perubahan mood
  • Berat badan meningkat, wajah bengkak
  • kelemahan otot , merasa lelah

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Fluocinolone

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Fluocinolone?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya mungkin diperlukan. Ketika Anda menerima obat ini,  sangat penting bahwa ahli kesehatan Anda tahu jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang tercantum di bawah. Interaksi berikut ini dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semuanya termasuk.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau mengatur seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Pixantrone

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Fluocinolone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Fluocinolone?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter sebelum mulai menggunakan fluocinolone bila Anda memiliki masalah kesehatan seperti:

  • Katarak
  • Retina terpisah (gangguan mata)
  • Endophthalmitis (radang mata) – Gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk
  • Infeksi mata yang disebabkan oleh virus, jamur, atau bakteri
  • Glaukoma (peningkatan tekanan dalam mata)
  • Infeksi herpes pada mata – Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Interaksi Obat Fluocinolone

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat fluocinolon untuk dewasa?

Oleskan tipis pada kulit yang lembab, di area kulit yang akan diobati, tiga kali sehari selama tidak lebih dari 4 minggu.

Berapa dosis fluocinolon untuk anak-anak?

  • Anak 1 tahun ke atas: Oleskan tipis ke daerah yang terkena 2 sampai 4 kali sehari.
  • Anak 2 tahun ke atas: Oleskan tipis pada kulit lembab pada daerah yang terkena, 2 kali sehari selama tidak lebih dari 4 minggu.

Dalam dosis dan sediaan apa Flumazenil tersedia?

  • Krim, Eksternal, sebagai acetonide: 0,01% (15g, 60 g); 0,025% (15g, 60g)
  • Kit, Eksternal, sebagai acetonide: 0,025%, 0,01%
  • Minyak, Eksternal, sebagai acetonide: 0,01%
  • Salep, Eksternal: 0,025% (120 g)
  • Salep, Eksternal, sebagai acetonide: 0,025% (15 g, 60 g)
  • Shampoo, Eksternal, sebagai acetonide: 0,01% (120 ml)
  • Larutan, Eksternal, sebagai acetonide: 0.01% (60 ml, 90 ml)

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dermatitis Venenata, Penyakit Kulit Akibat Gigitan Tomcat

Dermatitis venenata adalah reaksi iritasi kulit akibat kontak langsung antara kulit dengan serangga. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Dermatitis Herpetiformis

Dermatitis herpetiformis adalah penyakit autoimun yang berdampak pada peradangan kulit. Apa saja gejalanya? Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Kulit, Dermatitis 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Berbagai Komplikasi yang Mungkin Muncul Akibat Penyakit Dermatitis

Selain menimbulkan gejala yang muncul pada kulit, komplikasi dermatitis bisa saja terjadi. Apa saja dampak panjang dari penyakit ini yang mungkin terjadi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Dermatitis 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dermatitis Numularis (Eksim Diskoid)

Eksim numular, dikenal juga sebagai dermatitis numularis atau eksim discoid, adalah kondisi kronis yang menyebabkan bercak berbentuk koin pada kulit.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Dermatitis 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi binatang kucing dan anjing

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
intertrigo dermatitis intertriginosa

Dermatitis Intertriginosa (Intertrigo)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Kulit bayi Sensitif

Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
cara mengobati eksim di kaki

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit