backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

14

Tanya Dokter
Simpan

Jenis Salep yang Ampuh Hilangkan Gatal di Kulit

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Aprinda Puji · Tanggal diperbarui 30/06/2022

Jenis Salep yang Ampuh Hilangkan Gatal di Kulit

Gatal pada kulit menimbulkan rasa tidak nyaman. Apalagi jika digaruk, rasa gatal semakin bertambah parah dan kulit bisa saja lecet. Tenang, berikut ini ada beberapa daftar salep yang cukup ampuh mengatasi kulit gatal.

Berbagai salep gatal yang direkomendasikan

Sebenarnya, gatal pada kulit yang terjadi pada kebanyakan orang merupakan jenis penyakit kulit ringan. Keluhan ini bisa muncul sebentar dan menghilang dengan sendirinya.

Namun pada beberapa kasus, kulit gatal terjadi terus-menerus, bahkan lebih parah sehingga bisa mengganggu aktivitas. Jika kondisi ini terjadi, Anda membutuhkan salep gatal.

Beberapa daftar salep berikut ini bisa Anda dapatkan di toko obat maupun apotek terdekat.

1. Hidrokortison

Salep hidrokortison digunakan untuk mengobati kemerahan, bengkak, gatal, dan ketidaknyamanan pada kulit.

Hidrokortison termasuk dalam kelas obat kortikosteroid, yang cara kerjanya adalah mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan rasa gatal.

Obat ini aman digunakan untuk mengatasi rasa gatal pada kulit akibat gigitan serangga, eksim, ruam popok, atau psoriasis. Biasanya, dokter merekomendasikan salep dengan kandungan 1% hidrokortison.

Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan hidrokortison tanpa resep dokter dan selama lebih dari dua minggu.

Pasalnya, pemakaian hidrokortison yang terlalu lama dapat menipiskan lapisan kulit dan bisa membuatnya menjadi lebih gatal.

Pemakaian obat juga tidak disarankan untuk area sekitar jari kaki, vagina, dan pangkal paha.

2. Calamine

obat salep krim gatal saat hamil

Jika tidak bisa menggunakan salep hidrokortison, Anda bisa beralih ke losion yang mengandung calamine.

Meskipun tidak sepopuler hidrokortison, losion calamine mengandung campuran oksida seng dan oksida besi yang efektif untuk menghilangkan gatal dan mengeringkan ruam yang melepuh.

Ketika dioleskan ke area kulit yang gatal, obat ini menimbulkan sensasi dingin sehingga rasa gatal menjadi berkurang.

Biasanya calamine direkomendasikan jika rasa gatal akibat gigitan serangga, poison ivy, atau iritasi ringan pada kulit.

Efek penggunaan obat ini dapat dirasakan setelah obat dioleskan ke kulit.

Jika dalam 7 hari penggunaan, kondisi kulit tidak juga membaik, sebaiknya Anda beralih ke salep gatal lain yang lebih ampuh atau konsultasi lebih lanjut ke dokter.

3. Diphenhydramine

Salep kulit gatal yang bisa jadi andalan Anda selanjutnya adalah diphenhydramine. Sebenarnya, obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai gejala alergi.

Saat alergi terjadi, biasanya hidung akan menjadi gatal sehingga terus bersin. Bisa juga menyebabkan kulit gatal-gatal dan akhirnya timbul ruam merah.

Obat yang dikenal juga dengan sebutan salep antihistamin ini bekerja dengan menghalangi efek gatal histamin, senyawa yang diproduksi di kulit selama reaksi alergi.

Berdasarkan cara kerjanya ini, penggunaan salep ini lebih direkomendasikan untuk atasi gatal yang berkaitan dengan alergi.

Namun pada beberapa kasus, bisa juga digunakan untuk mengatasi masalah kulit akibat gigitan serangga, sengatan matahari, dan iritasi kulit ringan.

4. Crotamiton

obat alami kutu air

Kulit gatal akibat iritasi maupun kudis (infeksi akibat tungau) bisa diobati dengan salep yang mengandung crotamiton.

Obat ini bekerja dengan membunuh tungau yang menyebabkan kudis dan membantu mengurangi rasa gatal.

Menurut situs Cleveland Clinic, Anda bisa menggunakan obat ini secara rutin setelah mandi. Oleskan salep dengan ke kulit dari dagu hingga jari kaki termasuk lipatan dan lipatan kulit.

Jangan lupa, untuk memotong kuku lebih dahulu sebelum menggunakan obat. Obat harus dioleskan kembali setelah 24 jam penggunaan pertama.

Seprai, pakaian, atau selimut yang digunakan untuk tidur harus diganti. Setelah 24 jam, Anda harus membersihkan kulit dengan mandi.

Tahapan perawatan bisa saja berbeda, tergantung dengan arahan yang dokter berikan.

5. Miconazole

Obat gatal ini digunakan untuk mengobati kurap (infeksi kulit jamur yang menyebabkan ruam bersisik merah di berbagai bagian tubuh), tinea cruris (infeksi jamur pada kulit di selangkangan atau bokong), dan kutu air.

Miconazole termasuk dalam kelas obat antijamur yang disebut imidazol. Cara kerjanya menghentikan pertumbuhan jamur yang menyebabkan infeksi.

Jadi, obat ini hanya khusus digunakan untuk mengatasi gatal yang disebabkan oleh infeksi jamur. Jika penyebabnya bukan jamur, obat ini tidak direkomendasikan.

Apa pun jenis krim atau salep yang Anda pilih untuk mengatasi gatal, sebelumnya Anda perlu mendiskusikannya dengan dokter spesialis kulit agar obat tidak menimbulkan efek samping yang serius.

Perlu Anda ketahui

Jika penggunaan obat menyebabkan sensasi terbakar menyengat dan bertambah gatal, baiknya hentikan pemakaian obat. Bisa jadi, Anda tidak cocok dengan obat tersebut. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai hal ini.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Aprinda Puji · Tanggal diperbarui 30/06/2022

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan