Dexchlorpheniramine Maleate

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/04/2020
Bagikan sekarang

Kegunaan Dexchlorpheniramine Maleate

Dexchlorpheniramine maleate obat apa?

Dexchlorpheniramine adalah obat antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam, dan flu biasa. Gejala ini termasuk ruam, mata berair, mata/hidung/tenggorokan/kulit gatal, batuk, pilek, dan bersin.

Obat dexchlorpheniramine maleate bekerja dengan memblokir histamin yang diproduksi tubuh Anda selama reaksi alergi terjadi. Obat ini juga menghambat asetilkolin yang diproduksi oleh tubuh Anda. Hal itu membuat beberapa cairan tubuh mengering, sehingga dapat meredakan gejala mata berair dan hidung meler.

Jangan gunakan produk yang mengandung dexchlorpheniramine maleate untuk mengobati gejala flu pada anak-anak yang berusia kurang dari 6 tahun kecuali secara khusus diarahkan oleh dokter. Hal ini lantaran keampuhannya belum terbukti.

Beberapa produk (seperti long-acting tablet/kapsul) tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak usia 12 tahun ke bawah. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut tentang penggunaan obat ini dengan aman.

Produk-produk ini tidak menyembuhkan ataupun mempercepat penyembuhan flu. Efek samping serius juga dapat terjadi jika Anda tidak menggunakannya sesuai anjuran. Pastikan Anda menggunakan obat ini dengan hati-hati.

Jangan gunakan dexchlorpheniramine maleate untuk membuat anak-anak  mengantuk atau obat flu lainnya yang mungkin mengandung zat ini atau bahan yang mirip (lihat pula bagian Interaksi Obat).

Tanyakan dokter atau apoteker tentang cara lain untuk meredakan gejala batuk dan flu (seperti minum cukup cairan, menggunakan humidifier atau tetes hidung saline/semprot).

Bagaimana aturan pakai dexchlorpheniramine maleate?

Minumlah obat ini sesuai dengan anjuran dokter. Dexchlorpheniramine maleate dapat dikonsumsi dengan makanan atau susu jika Anda mengalami sakit perut karena minum obat ini.

Jika Anda mengonsumsi extended-release tablet, jangan menghancurkan atau mengunyah obat. Melakukan hal tersebut dapat meningkatkan risiko efek samping.

Selain itu, jangan memecah extended-release tablet kecuali ada garis pembagi dan jika dokter menganjurkannya. Telan seluruh atau sebagian tablet tanpa menghancurkan atau mengunyahnya.

Jika Anda menggunakan bentuk obat cair, gunakan alat penakar obat untuk mengukur dosis yang ditentukan. Jangan gunakan sendok dapur untuk menakar.

Dosis dexchlorpheniramine maleate yang Anda minum akan disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, dan respons tubuh Anda terhadap pengobatan. Jangan meningkatkan dosis atau mengonsumsi obat ini lebih sering tanpa persetujuan dokter Anda.

Gunakan obat ini secara teratur dan sebaiknya pada jam yang sama setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Informasikan dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Dexchlorpheniramine maleate adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan dan jauhkan dari cahaya langsung. Jangan menyimpan obat ini di tempat yang lembap, seperti kamar mandi. Jangan pula menyimpannya di freezer.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk dexchlorpheniramine maleate bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai cara aman membuang produk Anda.

Dosis Dexchlorpheniramine Maleate

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis dexchlorpheniramine maleate untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi reaksi alergi pada orang dewasa, dosis dexchlorpheniramine maleate adalah 2 mg (1 sendok teh) diminum setiap 4-6 jam, atau 4 sampai 6 mg untuk penggunaan berkala pada waktu tidur atau setiap 8-10 jam.

Bagaimana dosis dexchlorpheniramine maleate untuk anak-anak?

  • Untuk mengatasi reaksi alergi pada anak usia 2-5 tahun: 0,5 mg (1/4 sendok teh) setiap 4 sampai 6 jam. Jangan menggunakan secara berkala.
  • Untuk anak-anak usia 6-11 tahun: 1 mg (1/2 sendok teh) setiap 4 sampai 6 jam, atau 4 mg dari penggunaan persiapan berjangka pada waktu tidur.

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Dexchlorpheniramine Maleate Oral Solution USP 2 mg/5 mL diproduksi dalam bentuk larutan berwarna  merah-oranye dengan rasa jeruk dalam ukuran berikut:

  • 16 fl oz (473 ml)

Efek Samping Dexchlorpheniramine Maleate

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena dexchlorpheniramine maleate?

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat minum obat ini adalah:

  • Sembelit
  • Diare
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Mulut/hidung/enggorokan kering
  • Sakit kepala
  • Kehilangan selera makan
  • Mual
  • Muntah
  • Kesulitan tidur
  • Sakit perut
  • Gelisah dan cemas

Tidak semua orang mengalami efek samping. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Tidak semua orang boleh minum obat ini. Beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk minum obat ini adalah:

  • Sedang hamil atau berencana untuk hamil
  • Memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan, atau zat lain
  • Detak jantung tidak teratur
  • Punya riwayat asma, masalah paru-paru (misalnya, emfisema), masalah jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, masalah pembuluh darah jantung, stroke, glaukoma, penyumbatan lambung atau usus, maag, penyumbatan kandung kemih, kesulitan buang air kecil, pembesaran prostat, kejang, atau tiroid yang terlalu aktif

Apakah dexchlorpheniramine maleate aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Dexchlorpheniramine Maleate untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Dexchlorpheniramine maleate dapat terserap dan keluar tubuh melalui ASI. Efek samping dari penggunaan obat ini lebih berisiko tinggi pada bayi, bayi baru lahir, dan bayi prematur dibandingkan pada populasi umum.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan dexchlorpheniramine maleate?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter

Beberapa produk yang dapat berinteraksi dengan obat dexchlorpheniramine maleate adalah:

Beri tahu dokter atau apoteker jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk seperti:

  • diphenhydramine
  • carbamazepine
  • alprazolam
  • diazepam
  • zolpidem
  • codeine
  • chlorpromazine
  • risperidone
  • amitriptyline
  • trazodone

Periksa label pada semua obat-obatan (misalnya, obat flu dan batuk) karena obat-obatan tersebut mungkin mengandung bahan-bahan yang menyebabkan kantuk. Tanyakan apoteker Anda tentang penggunaan yang aman dari produk tersebut.

Dexchlorpheniramine maleate sangat mirip dengan klorfeniramin. Jangan gunakan obat yang mengandung klorfeniramin saat minum obat ini.

Obat ini dapat memengaruhi tes laboratorium tertentu (termasuk tes alergi kulit), mungkin menyebabkan hasil tes palsu. Informasikan petugas laboratorium dan dokter yang merawat Anda jika sedang menggunakan obat ini.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada waktu makan atau dibarengi dengan makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat ini dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat memengaruhi kinerja obat dexchlorpheniramine maleate.

Beri tahu dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain sebelum memulai minum obat ini.

Overdosis Dexchlorpheniramine Maleate

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis dexchlorpheniramine maleate termasuk:

  • penglihatan kabur
  • kebingungan
  • halusinasi
  • kejang
  • pusing berat atau ringan
  • sakit kepala
  • mengantuk berat
  • detak jantung luar biasa cepat, lambat, atau tidak teratur
  • muntah

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat dexchlorpheniramine maleate, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Obat-obatan padat atau pil yang terdiri dari beragam jenis tentunya membutuhkan cara menyimpan yang sesuai agar tidak merusak kualitasnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

    Umumnya orang berpikir kelebihan lendir adalah penyebab utama hidung tersumbat. Sebenarnya saat hidung tersumbat terjadi pembengkakan di lapisan hidung.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Tips Sehat 15/04/2020

    4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan untuk Mengatasi Demam pada Anak

    Mengatasi demam pada anak tidak boleh sembangan. Beberapa hal ini sebaiknya Anda hindari karena tidak efektif untuk meredakan demam.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki

    Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

    Selain baik untuk kesehatan Anda, terbiasa minum air putih juga bisa bantu mencegah Anda dari penyakit flu. Berikut penjelasannya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    gatal karena kulit kering

    Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
    gerimis bikin sakit

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
    gejala alergi cat rambut

    Ingin Warnai Rambut? Hati-hati, Kenali Dulu Gejala Alergi Cat Rambut

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
    puasa saat flu saat puasa

    Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020