Dexchlorpheniramine Maleate

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/06/2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Kegunaan Dexchlorpheniramine Maleate

Dexchlorpheniramine maleate obat apa?

Dexchlorpheniramine adalah obat antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam, dan flu biasa. Gejala ini termasuk ruam, mata berair, mata/hidung/tenggorokan/kulit gatal, batuk, pilek, dan bersin.

Obat dexchlorpheniramine maleate bekerja dengan memblokir histamin yang diproduksi tubuh Anda selama reaksi alergi terjadi. Obat ini juga menghambat asetilkolin yang diproduksi oleh tubuh Anda. Hal itu membuat beberapa cairan tubuh mengering, sehingga dapat meredakan gejala mata berair dan hidung meler.

Jangan gunakan produk yang mengandung dexchlorpheniramine maleate untuk mengobati gejala flu pada anak-anak yang berusia kurang dari 6 tahun kecuali secara khusus diarahkan oleh dokter. Hal ini lantaran keampuhannya belum terbukti.

Beberapa produk (seperti long-acting tablet/kapsul) tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak usia 12 tahun ke bawah. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut tentang penggunaan obat ini dengan aman.

Produk-produk ini tidak menyembuhkan ataupun mempercepat penyembuhan flu. Efek samping serius juga dapat terjadi jika Anda tidak menggunakannya sesuai anjuran. Pastikan Anda menggunakan obat ini dengan hati-hati.

Jangan gunakan dexchlorpheniramine maleate untuk membuat anak-anak  mengantuk atau obat flu lainnya yang mungkin mengandung zat ini atau bahan yang mirip (lihat pula bagian Interaksi Obat).

Tanyakan dokter atau apoteker tentang cara lain untuk meredakan gejala batuk dan flu (seperti minum cukup cairan, menggunakan humidifier atau tetes hidung saline/semprot).

Bagaimana aturan pakai dexchlorpheniramine maleate?

Minumlah obat ini sesuai dengan anjuran dokter. Dexchlorpheniramine maleate dapat dikonsumsi dengan makanan atau susu jika Anda mengalami sakit perut karena minum obat ini.

Jika Anda mengonsumsi extended-release tablet, jangan menghancurkan atau mengunyah obat. Melakukan hal tersebut dapat meningkatkan risiko efek samping.

Selain itu, jangan memecah extended-release tablet kecuali ada garis pembagi dan jika dokter menganjurkannya. Telan seluruh atau sebagian tablet tanpa menghancurkan atau mengunyahnya.

Jika Anda menggunakan bentuk obat cair, gunakan alat penakar obat untuk mengukur dosis yang ditentukan. Jangan gunakan sendok dapur untuk menakar.

Dosis dexchlorpheniramine maleate yang Anda minum akan disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, dan respons tubuh Anda terhadap pengobatan. Jangan meningkatkan dosis atau mengonsumsi obat ini lebih sering tanpa persetujuan dokter Anda.

Gunakan obat ini secara teratur dan sebaiknya pada jam yang sama setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Informasikan dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Dexchlorpheniramine maleate adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan dan jauhkan dari cahaya langsung. Jangan menyimpan obat ini di tempat yang lembap, seperti kamar mandi. Jangan pula menyimpannya di freezer.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk dexchlorpheniramine maleate bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai cara aman membuang produk Anda.

Dosis Dexchlorpheniramine Maleate

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis dexchlorpheniramine maleate untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi reaksi alergi pada orang dewasa, dosis dexchlorpheniramine maleate adalah 2 mg (1 sendok teh) diminum setiap 4-6 jam, atau 4 sampai 6 mg untuk penggunaan berkala pada waktu tidur atau setiap 8-10 jam.

Bagaimana dosis dexchlorpheniramine maleate untuk anak-anak?

  • Untuk mengatasi reaksi alergi pada anak usia 2-5 tahun: 0,5 mg (1/4 sendok teh) setiap 4 sampai 6 jam. Jangan menggunakan secara berkala.
  • Untuk anak-anak usia 6-11 tahun: 1 mg (1/2 sendok teh) setiap 4 sampai 6 jam, atau 4 mg dari penggunaan persiapan berjangka pada waktu tidur.

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Dexchlorpheniramine Maleate Oral Solution USP 2 mg/5 mL diproduksi dalam bentuk larutan berwarna  merah-oranye dengan rasa jeruk dalam ukuran berikut:

  • 16 fl oz (473 ml)

Efek Samping Dexchlorpheniramine Maleate

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena dexchlorpheniramine maleate?

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat minum obat ini adalah:

  • Sembelit
  • Diare
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Mulut/hidung/enggorokan kering
  • Sakit kepala
  • Kehilangan selera makan
  • Mual
  • Muntah
  • Kesulitan tidur
  • Sakit perut
  • Gelisah dan cemas

Tidak semua orang mengalami efek samping. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Tidak semua orang boleh minum obat ini. Beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk minum obat ini adalah:

  • Sedang hamil atau berencana untuk hamil
  • Memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan, atau zat lain
  • Detak jantung tidak teratur
  • Punya riwayat asma, masalah paru-paru (misalnya, emfisema), masalah jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, masalah pembuluh darah jantung, stroke, glaukoma, penyumbatan lambung atau usus, maag, penyumbatan kandung kemih, kesulitan buang air kecil, pembesaran prostat, kejang, atau tiroid yang terlalu aktif

Apakah dexchlorpheniramine maleate aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Dexchlorpheniramine Maleate untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Dexchlorpheniramine maleate dapat terserap dan keluar tubuh melalui ASI. Efek samping dari penggunaan obat ini lebih berisiko tinggi pada bayi, bayi baru lahir, dan bayi prematur dibandingkan pada populasi umum.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan dexchlorpheniramine maleate?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter

Beberapa produk yang dapat berinteraksi dengan obat dexchlorpheniramine maleate adalah:

Beri tahu dokter atau apoteker jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk seperti:

  • diphenhydramine
  • carbamazepine
  • alprazolam
  • diazepam
  • zolpidem
  • codeine
  • chlorpromazine
  • risperidone
  • amitriptyline
  • trazodone

Periksa label pada semua obat-obatan (misalnya, obat flu dan batuk) karena obat-obatan tersebut mungkin mengandung bahan-bahan yang menyebabkan kantuk. Tanyakan apoteker Anda tentang penggunaan yang aman dari produk tersebut.

Dexchlorpheniramine maleate sangat mirip dengan klorfeniramin. Jangan gunakan obat yang mengandung klorfeniramin saat minum obat ini.

Obat ini dapat memengaruhi tes laboratorium tertentu (termasuk tes alergi kulit), mungkin menyebabkan hasil tes palsu. Informasikan petugas laboratorium dan dokter yang merawat Anda jika sedang menggunakan obat ini.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada waktu makan atau dibarengi dengan makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat ini dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat memengaruhi kinerja obat dexchlorpheniramine maleate.

Beri tahu dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain sebelum memulai minum obat ini.

Overdosis Dexchlorpheniramine Maleate

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis dexchlorpheniramine maleate termasuk:

  • penglihatan kabur
  • kebingungan
  • halusinasi
  • kejang
  • pusing berat atau ringan
  • sakit kepala
  • mengantuk berat
  • detak jantung luar biasa cepat, lambat, atau tidak teratur
  • muntah

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat dexchlorpheniramine maleate, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Rasa sakit di dada sebenarnya normal saat batuk terlalu kencang. Namun, jika sakitnya tidak tertahankan, Anda perlu mewaspadai kemungkinan penyebabnya ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 14/07/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Tidak menggunakan krim yang menyumbat saluran keringat, mungkin bisa jadi solusi. Namun tahukah Anda, ada bahan alami yang bisa mengusir biang keringat?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

Batuk ada etikanya, tak bisa sembarangan. Bukan cuma masalah kesopanan, tapi juga demi kesehatan. Simak etika batuk yang benar di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Konten Bersponsor
Batuk ke arah siku etika batuk
Batuk, Kesehatan Pernapasan 02/07/2020 . Waktu baca 7 menit

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Eits, kata siapa semua bayi pasti pernah kena ruam popok? Dengan cara-cara berikut, Anda bisa mencegah ruam popok pada si buah hati, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek samping salep obat kortikosteroid

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit
cara alami mengatasi demam pada anak

Cara Alami Atasi Demam Anak Sebelum Pergi ke Dokter

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Teknik batuk efektif agar tidak mual

Batuk Terus Bikin Lelah, Pelajari Teknik Batuk Efektif Berikut!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 17/07/2020 . Waktu baca 5 menit