Clindamycin

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020
Bagikan sekarang

Clindamycin Obat Apa?

Untuk apa obat clindamycin?

Obat clindamycin adalah antibiotik untuk mengobati berbagai infeksi akibat bakteri. Fungsi clindamycin adalah untuk mengobati infeksi di paru-paru, sendi dan tulang, kulit, darah, organ reproduksi wanita, serta infeksi pada organ-organ dalam lainnya.

Clindamycin juga adalah obat yang sering digunakan untuk mengobati jerawat dan membantu menghilangkan bekas jerawat. Obat ini juga kadang-kadang dikombinasikan dengan obat lain untuk mengobati anthrax dan malaria.

Selain itu, clindamycin juga digunakan untuk mengobati:

Dalam beberapa kasus, obat ini dapat digunakan untuk mencegah endokarditis (infeksi katup jantung). Biasanya, obat ini diberikan pada mereka yang berisiko tinggi kena infeksi tersebut akibat efek samping prosedur gigi tertentu.

Clindamycin adalah obat yang tergolong dalam kelas antibiotik lincomycin. Cara kerja obat clindamycin adalah menghentikan pertumbuhan bakteri dan mencegah penyebarannya agar tidak pindah ke bagian tubuh lainnya.

Antibiotik ini tidak akan berpengaruh pada infeksi virus, seperti demam dan influenza.

Minum obat ini sembarangan atau tidak diperlukan membuat Anda berisiko kebal terhadap antibiotik sehingga lebih rentan terhadap infeksi di kemudian hari. Gunakan obat ini sesuai dengan arahan dari dokter Anda.

Bagaimana aturan minum clindamycin?

Clindamycin harus dikonsumsi sesuai dengan resep dokter. Ikuti semua petunjuk pemakaian yang tertera pada label kemasan atau resep. Jangan gunakan obat ini terlalu banyak atau sedikit dan lebih lama atau sebentar dari yang disarankan.

Minum kapsul dengan segelas air putih agar tidak terjadi iritasi tenggorokan.

Pastikan dosis obat yang Anda minum tepat. Kalau Anda diberikan sediaan cair (sirup), minum dengan sendok takar, bukan dengan sendok biasa di rumah.

Selain dalam bentuk kapsul dan sirup, clindamycin adalah obat yang kadang-kadang dapat diberikan melalui suntikan ke otot atau pembuluh darah melalui infus. Jika melakukan pengobatan mandiri, Anda akan ditunjukkan cara menggunakan alat suntik di rumah.

Jangan suntik obat ini sendiri jika tidak mengerti cara menyuntik dan membuang jarum, selang infus, dan benda lain untuk menyuntikkan obat dengan benar.

Gunakan jarum sekali pakai hanya satu kali. Jangan menggunakannya berulang.

Berhati-hatilah ketika membuang bekas jarum suntik. Gunakan tempat pembuangan yang tahan tusukan (tanyakan apoteker di mana mendapatkannya dan bagaimana cara membuangnya). Jaga dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Untuk memastikan bahwa obat ini tidak berbahaya, Anda mungkin membutuhkan tes medis berulang kali selama pengobatan.

Clindamycin adalah obat yang harus dihabiskan, atau diminum hingga waktu yang ditentukan sesuai anjuran.

Melewati dosis mungkin juga meningkatkan risiko infeksi yang kebal terhadap antibiotik. Clindamycin adalah obat yang kurang tepat digunakan untuk mengobati infeksi virus macam flu atau pilek.

Bagaimana cara menyimpan obat clindamycin?

Clindamycin adalah salah satu obat yang harus disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi atau di freezer.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Dosis Clindamycin

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis clindamycin untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis clindamycin melalui oral (diminum):

  • Infeksi serius: 150-300 mg setiap 6 jam
  • Infeksi lebih parah: 300-450 mg setiap 6 jam

Berikut adalah dosis clindamycin melalui suntikan:

  • Infeksi serius: 600-1.200 mg melalui infus/suntikan per hari, dosis terbagi menjadi 2-4 sama rata
  • Infeksi parah: 1.200-2.700 mg melalui infus/suntikan per hari, dosis terbagi menjadi 2-4 sama rata
  • Infeksi lebih parah: sampai 4.800 mg melalui infus per hari

Bagaimana dosis clindamycin untuk anak-anak?

Berikut adalah dosis clindamycin melalui oral (minum) untuk anak-anak:

Berat badan 10 kg atau kurang:

  • Dosis minimal clindamycin adalah 37,5 mg 3 kali sehari

Berat badan 11 kg atau lebih:

  • Dosis clindamycin untuk infeksi biasa adalah 8-12 mg/kg per hari, dosis terbagi menjadi 3-4 sama rata
  • Dosis clindamycin untuk infeksi parah adalah 13-16 mg/kg per hari, dosis terbagi menjadi 3-4 sama rata
  • Dosis clindamycin untuk infeksi lebih parah adalah 17-25 mg/kg per hari, dosis terbagi menjadi 3-4 sama rata

Berikut adalah dosis clindamycin melalui injeksi (suntik) untuk anak-anak:

  • Usia 0-1 bulan: 15-20 mg/kg melalui suntikan infus per hari, dosis terbagi menjadi 3-4 sama rata dosis lebih rendah mungkin cukup bagi bayi baru lahir yang prematur dan kecil.
  • Usia 1 bulan-16 tahunDosis sesuai berat badan: 20-40 mg/kg melalui infus atau suntikan per hari, dosis terbagi menjadi 3-4 sama rata. Dosis lebih tinggi berguna untuk infeksi yang lebih parah.

Berikut adalah dosis clindamycin melalui topikal (oles, seperti krim atau salep) untuk anak-anak:

  • Infeksi serius: 350 mg/m2 melalui suntikan IV (intravena) atau suntikan IM (intramuscular) per hari
  • Infeksi parah: 450 mg/m2 melalui infus IV atau suntikan IM per hari

Berikut adalah dosis clindamycin untuk pengobatan lainnya pada anak-anak:

  • Clindamycin untuk infeksi serius adalah 8-16 mg/kg per hari, dosis terbagi menjadi 3-4 sama rata
  • Clindamycin untuk infeksi lebih parah adalah 16-20 mg/kg per hari, dosis terbagi menjadi 3-4 sama rata

Dalam sediaan apakah obat clindamycin tersedia?

Sediaan obat clindamycin adalah:

  • Kapsul: 75 mg, 150 mg, 300 mg
  • Gel
  • Pad
  • Larutan
  • Lotion

Secara keseluruhan, pemberian dosis clindamycin adalah hasil dari gabungan beberapa pertimbangan, seperti:

  • usia
  • tingkat keparahan penyakit
  • kondisi kesehatan pasien, serta respons tubuh terhadap obat

Mungkin ada beberapa dosis yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu dengan dosis obat ini, silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Dokter mungkin akan memberikan dosis obat yang seseuai dengan kondisi Anda.

Efek Samping Clindamycin

Apa efek samping obat clindamycin yang mungkin terjadi?

Beberapa efek samping clindamycin yang paling umum, meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut ringan
  • Nyeri sendi
  • Vagina gatal atau mengeluarkan cairan
  • Ruam atau gatal ringan
  • Nyeri ulu hati
  • Sakit tenggorokan

Hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter segera jika Anda mengalami efek samping clindamycin serius, seperti:

  • Diare berair atau berdarah
  • Mata atau kulit menguning
  • Jarang atau sama sekali tidak buang air kecil
  • Demam
  • Menggigil
  • Nyeri tubuh
  • Gejala flu
  • Sakit pada mulut dan tenggorokan
  • Mudah memar, perdarahan tidak biasa (pada hidung, mulut, vagina, atau rektum), bintik ungu atau merah di bawah kulit
  • Reaksi alergi parah seperti bengkak pada wajah atau lidah, mata terasa terbakar, sakit pada kulit, diikuti dengan ruam merah atau ungu yang menyebar (terutama ke wajah atau tubuh bagian atas) dan kulit melepuh dan mengelupas

Efek samping clindamycin mungkin berbeda-beda pada setiap pasien. Jadi, tidak semua orang mengalami efek samping clindamycin tersebut.

Mungkin ada beberapa efek samping clindamycin yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping clindamycin tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Sebelum menggunakan clindamycin, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan segala manfaat dan risiko dari obat ini. Pasalnya, clindamycin tidak boleh digunakan sembarangan. Beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui sebelum menggunakan obat clindamycin adalah:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami reaksi alergi atau gejala tidak biasa dari penggunaan obat ini atau obat-obatan lainnya. Beri tahu pula dokter dan perawat jika Anda mempunyai jenis alergi lain, misalnya makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk obat tanpa resep, baca label atau bungkus obat dengan hati-hati.

Anak-anak

Penelitian tentang obat ini hanya dilakukan pada orang dewasa. Keamanan clindamycin untuk anak-anak berusia di bawah 12 tahun adalah hal yang belum dibuktikan secara klinis. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter.

Lanjut usia

Aman atau tidaknya clindamycin apabila dikonsumsi lansia adalah hal yang belum bisa dipastikan.

Walaupun belum ada informasi khusus yang membandingkan manfaat obat ini bagi orang lanjut usia dengan kelompok usia lainnya, obat ini diharapkan tidak menyebabkan efek samping yang berbeda bagi orang lanjut usia maupun bagi orang muda.

Mungkin ada hal-hal lain yang tidak disebutkan di atas. Jika ada pertanyaan lain, maka silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Apakah obat clindamycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, yang setara dengan badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A = Tidak berisiko
  •      B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •      C = Mungkin berisiko
  •      D = Ada bukti positif dari risiko
  •      X = Kontraindikasi
  •      N = Tidak diketahui

Tidak diketahui apakah obat ini dapat diserap ASI atau dapat membahayakan bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa saja yang dapat berinteraksi dengan clindamycin?

Beberapa obat tidak bisa diminum bersamaan karena akan muncul interaksi obat. Interaksi obat bisa memengaruhi kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping obat.

Meski begitu, ada kasus yang membuat Anda mungkin harus meminum obat yang saling berinteraksi. Dalam kasus ini, dokter mungkin akan mengatur dosis atau memberi tahu cara pencegahan efek samping.

Penggunaan clindamycin dengan obat-obatan lain adalah hal yang tidak disarankan. Dokter mungkin memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat-obatan di bawah ini atau mengubah beberapa obat lainnya yang Anda gunakan.

Mungkin ada beberapa obat-obatan yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikanlah ke dokter segala jenis obat yang Anda konsumsi, baik obat resep maupun nonresep, multivitamin, dan produk herbal.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Adakah kondisi kesehatan yang memengaruhi kerja obat ini?

Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang mungkin memicu interaksi dengan clindamycin:

  • Gangguan darah porfiria
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Sindrom atopik
  • Gangguan fungsi hati
  • Meningitis

Mungkin ada beberapa kondisi kesehatan yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu dengan kondisi kesehatan Anda, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Overdosis Clindamycin

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Beberapa gejala-gejala overdosis clindamycin yang paling umum adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Pusing
  • Hilang keseimbangan
  • Mati rasa dan kesemutan
  • Kejang

Mungkin ada beberapa tanda dan gejala overdosis obat yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu terkait hal tersebut, silakan berkonsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin begitu Anda mengingatnya. Namun, jika sudah mendekati waktu minum obat selanjutnya, abaikan dosis yang terlewat.

Lanjutkan minum obat sesuai dengan jadwal normal. Jangan menggandakan dosis dalam satu kali minum obat.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

    Puasa saat sakit gigi? Jangan khawatir! pasalnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit gigi saat puasa tanpa harus menelan obat!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hari Raya, Ramadan 05/05/2020

    Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

    Saat Anda di rumah saja, mungkin Anda bingung mengapa Anda menjadi jerawatan. Hal ini memang bisa terjadi. Lalu mengapa jerawat muncul meski hanya di rumah?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Cara Menggunakan Bawang Putih sebagai Obat Sakit Gigi

    Salah satu obat alami yang bisa digunakan untuk sakit gigi, yaitu bawang putih. Apa alasannya dan bagaimana cara menggunakan bawang putih sebagai obat?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Resistensi Antibiotik: Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

    Antibiotik digunakan untuk mencegah bakteri berkembang sekaligus mengatasi infeksi. Namun, apa yang terjadi jika seseorang mengalami resistensi antibiotik?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara mencegah sakit gigi

    8 Cara Mencegah Sakit Gigi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
    jerawat gara-gara kacamata

    Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
    gejala sakit gigi

    7 Gejala Sakit Gigi yang Perlu Anda Waspadai

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
    obat sakit gigi berlubang

    3 Pilihan Obat untuk Sakit Gigi Berlubang, Plus Cara Mengatasinya di Rumah dan di Dokter Gigi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020