Daun Salam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Manfaat

Untuk apa daun salam?

Daun salam adalah tanaman herbal yang sering digunakan sebagai bumbu penyedap masakan karena memiliki aroma yang khas. Ternyata, manfaat daun salam tidak sampai di situ saja. Selain digunakan sebagai penyedap masakan, daun dan minyaknya juga berguna sebagai obat.

Berbagai manfaat daun salam untuk kesehatan di antaranya untuk mengatasi rematik, maag, telat haid, sakit perut, ramuan penyejuk serta pembasmi kecoa. Daun salam juga dapat digunakan sebagai salep “rubefacient”, yaitu zat penghangat yang berfungsi meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. Buah tanaman ini juga dapat digunakan untuk menyembuhkan fibroid rahim, sirosis dan nyeri sendi.

Manfaat daun salam lainnya adalah untuk menurunkan gula darah. Kandungan zat polifenol – semacam antioksidan dalam ekstrak daun tersebut dipercaya para peneliti dapat menurunkan jumlah gula darah bagi orang yang memiliki diabetes. Zat ini juga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah, sehingga mencegah komplikasi penyakit jantung yang sering kali menyerang pasien dengan diabetes.

Bagaimana cara kerjanya?

Belum  banyak  kajian mengenai  bagaimana  suplemen  herbal  ini  bekerja. Konsultasikan dengan  herbalis  atau dokter  untuk informasi lebih lanjut. Namun, beberapa penelitian membuktikan bahwa kandungan daun salam bisa berguna untuk:

  • Meredakan maag
  • Mengurangi kadar gula
  • Melawan bakteri dan jamur

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis daun salam untuk orang dewasa?

Mintalah saran dokter untuk mengetahui dosis yang tepat jika ingin mengonsumsi daun salam. Apabila digunakan sebagai obat luar, silakan gunakan sebanyak yang diinginkan.

Dosis tanaman herbal bisa berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang digunakan berbeda tergantung umur, kesehatan dan beberapa kondisi lainnya.  Suplemen herbal tidak selalu aman  digunakan. Konsultasikan  dengan herbalis atau dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Dalam bentuk apa saja daun salam tersedia?

Tanaman herbal ini tersedia dalam bentuk:

  • Daun segar
  • Buah
  • Ekstrak
  • Krim
  • Losion
  • Sabun

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh daun salam?

Manfaat daun salam untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi, tapi tanaman herbal satu ini juga berisiko menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping daun salam adalah:

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Apabila ada keluhan mengenai efek samping, hubungi herbalis atau dokter.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi daun salam?

Agar manfaat bisa optimal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi tanaman herbal ini:

  • Pantau gejala-gejala hipoglikemia atau hiperglikemia.
  • Jangan mengonsumsi daun salam bersamaan dengan obat diabetes atau insulin karena dapat mengakibatkan gula rendah.

Regulasi yang mengatur penggunaan tanaman herbal tidak terlalu ketat dibandingkan dengan peraturan penggunaan obat. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan keamanannya. Sebelum menggunakan tanaman herbal, pastikan manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan risikonya. Konsultasilah dengan ahli herbal dan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah daun salam?

Ibu hamil dan menyusui tidak disarankan mengonsumsi  suplemen daun  salam sampai ada penelitian lebih lanjut. Jauhkan dari jangkauan anak‐anak. Bagi yang memiliki alergi, disarankan tidak mengonsumsi daun salam.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi daun salam?

Beberapa interaksi yang mungkin terjadi ketika Anda mengonsumsi daun salam adalah:

  • Daun salam dapat meningkatkan kadar depresan CNS dan opioid.
  • Daun salam dapat meningkatkan efek hipoglisemik pada insulin dan obat diabetes.
  • Daun salam dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah yang berpengaruh terhadap hasil tes kesehatan.

Tanaman herbal ini dapat berinteraksi dengan obat Anda saat yang lain atau kondisi medis Anda saat ini. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum menggunakannya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

You are already subscribed to notifications.
Sumber

Skidmore-Roth, Linda. Mosby's Handbook Of Herbs & Natural Supplements. St. Louis, MO: Mosby, 2001. Print version. page 51

Bay leaf. http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-685-sweet%20bay.aspx?activeingredientid=685&activeingredientname=sweet%20bay. Assessed date 22/11/2015

Bay Leaf - https://www.britannica.com/topic/bay-leaf accessed date March, 19th 2018

Yang juga perlu Anda baca

Beragam Obat Herbal dan Pengobatan Alami untuk Kanker Prostat

Selain cara medis, obat herbal dan alami bisa Anda gunakan untuk mengobati kanker prostat. Apa saja bahan herbal dan pengobatan alami untuk kanker prostat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Prostat, Kanker 13 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Ovarium

Selain pengobatan dokter, periset terus meneliti berbagai obat herbal kanker ovarium. Apa saja obat tradisional untuk kanker ovarium?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Ovarium 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Tak jarang orang memilih obat alami untuk bantu atasi maag. Apakah sajakah obat herbal yang bisa membantu atasi sakit maag? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Gastritis, Health Centers 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Saran Kemenkes untuk Manfaatkan Obat Tradisional Sebagai Pencegah COVID-19

Kemenkes menyarankan penggunaan obat tradisional untuk mencegah COVID-19. Tapi penggunaannya harus tetap sesuai prosedur medis. Simak ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 5 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Jenis Obat Rematik Alami untuk Membantu Mengatasi Gejala yang Timbul

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Pilihan Obat Tradisional (Herbal) untuk Membantu Mengatasi Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Lambung (Perut)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit