home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

3 Manfaat Daun Salam untuk Kolesterol Tinggi, Apa Saja?

3 Manfaat Daun Salam untuk Kolesterol Tinggi, Apa Saja?

Salah satu kondisi kesehatan yang menjadi ancaman masyarakat modern adalah kolesterol tinggi. Jika dibiarkan begitu saja, kadar kolesterol yang berlebihan berpotensi mengganggu kondisi kesehatan, bahkan menimbulkan komplikasi yang serius. Oleh karena itu, kita sebaiknya menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kadar kolesterol. Selain dengan obat-obatan, daun salam dipercaya bisa membantu menurunkan kolesterol.

Manfaat daun salam untuk kolesterol

Tubuh manusia memerlukan kolesterol agar fungsi-fungsi organ di dalamnya dapat bekerja dengan sebagaimana mestinya. Kolesterol membantu tubuh memproduksi vitamin, membentuk sel, serta menghasilkan hormon-hormon yang penting bagi tubuh.

Itu artinya, keberadaan kolesterol sebenarnya tidak selalu berarti buruk. Yang terpenting adalah memastikan kadarnya berada dalam batas wajar. Pasalnya, kolesterol yang terlalu tinggi berisiko memicu terjadinya penumpukan plak pada pembuluh arteri.

Apabila kondisi ini dibiarkan, plak yang menumpuk lambat laun akan mengakibatkan pembuluh darah menyempit dan mengeras. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis.

Penyempitan dan pengerasan arteri dapat memicu berbagai penyakit, seperti serangan jantung dan stroke. Itulah mengapa kolesterol tinggi tidak boleh disepelekan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Kadar kolesterol dapat dikendalikan sehingga tetap berada dalam batas normal. Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mengendalikan kolesterol, salah satunya adalah mengonsumsi tanaman herbal seperti daun salam.

Ya, daun salam yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan ini ternyata bermanfaat dalam membantu menurunkan kolesterol, lho.

Untuk tahu apa saja manfaat dan khasiatnya, simak di bawah ini.

1. Diperkaya dengan flavonoid

Ada 2 jenis kolesterol di dalam tubuh manusia, yaitu low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat, dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Jenis kolesterol yang sering kali menjadi biang beragam masalah kesehatan adalah kolesterol jahat atau LDL.

Terlalu banyak kadar kolesterol jahat di dalam tubuh berisiko menyebabkan terjadinya penumpukan plak pada pembuluh arteri. Sementara itu, peran kolesterol baik adalah membuang kolesterol jahat dari pembuluh arteri menuju hati. Dengan begitu, hati dapat menghancurkan kolesterol jahat dan mengeluarkannya dari tubuh.

Daun salam adalah salah satu tanaman yang diperkaya dengan antioksidan sehingga berkhasiat untuk mengendalikan kolesterol. Ia mengandung senyawa flavonoid, yaitu agen antioksidan yang diyakini dapat meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL.

Sebuah penelitian dari jurnal AIP Conference Proceedings menunjukkan bahwa daun salam mengandung flavonoid seperti quercetin, myricetin, dan myricitrin. Selain meningkatkan kolesterol baik, zat flavonoid juga dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Menarik, bukan?

Tidak hanya untuk penurun kolesterol, kandungan antioksidan dalam daun salam juga baik untuk mencegah kenaikan berat badan, mengontrol gula darah, bahkan mengurangi risiko kanker.

2. Mengandung serat dan vitamin penurun kolesterol

Selain kaya akan antioksidan, daun salam juga mengandung serat dan vitamin yang diperlukan tubuh untuk mengatasi kadar kolesterol tinggi.

Kandungan vitamin C di dalam daun salam dapat membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida yang berlebihan dalam tubuh. Tak hanya itu saja, vitamin B3, A, dan E di dalamnya dipercaya efektif menjaga kadar kolesterol jahat dan baik agar tetap seimbang di dalam tubuh.

Sementara itu, kandungan serat pada daun salam dapat membantu menghambat penyerapan kolesterol dalam darah. Menurut laman Mayo Clinic, konsumsi serat sebanyak 5-10 gram sehari dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat.

3. Baik untuk menjaga tekanan darah

Tahukah Anda bahwa penderita kolesterol tinggi juga berisiko terkena hipertensi alias tekanan darah tinggi?

Ketika pembuluh arteri mengeras akibat penumpukan plak kolesterol, jantung dipaksa memompa darah lebih keras. Akibatnya, tekanan darah dapat meningkat drastis.

Untungnya, daun salam telah teruji berpotensi menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian dari International Seminar on Promoting Local Resources for Food and Health.

Kandungan dalam rebusan air daun salam, menurut penelitian tersebut, dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pasien dengan hipertensi.

Tips mengonsumsi daun salam untuk kolesterol

Daun salam adalah tanaman yang bisa Anda nikmati dengan segala cara. Anda bisa mengolahnya sebagai bumbu masakan atau diseduh menjadi teh. Namun, sebaiknya hindari mengonsumsi daun salam dalam keadaan mentah. Pastikan Anda memasaknya hingga matang atau campurkan sebagai bumbu masak.

Itulah berbagai manfaat yang bisa Anda peroleh dari daun salam untuk kolesterol.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dewijanti, I., Mangunwardoyo, W., Artanti, N., & Hanafi, M. (2019). Bioactivities of Salam leaf (Syzygium polyanthum (Wight) Walp). AIP Conference Proceedings. https://doi.org/10.1063/1.5132499

Samidah, I., Murwati. (2015). Effect of Bay Leaves Boiled Water on Reducing Blood Pressure in Hypertension Patients at Sidorejo Public Health Center (PHC) in Lubuklinggau. International Seminar on Promoting Local Resources for Food and Health. 12-13.

Algabri, SO., Doro, BM., Abadi, AM., Shiba, MA., Salem, AH. (2018). Bay Leaves Have Antimicrobial and Antioxidant Activities. Journal of Pathogen Research. 1(1), 1-5.

McRae M. P. (2008). Vitamin C supplementation lowers serum low-density lipoprotein cholesterol and triglycerides: a meta-analysis of 13 randomized controlled trials. Journal of chiropractic medicine, 7(2), 48–58. https://doi.org/10.1016/j.jcme.2008.01.002

Biglar, M., Sufi, H., Bagherzadeh, K., Amanlou, M., & Mojab, F. (2014). Screening of 20 commonly used Iranian traditional medicinal plants against urease. Iranian journal of pharmaceutical research : IJPR, 13(Suppl), 195–198.

Cholesterol: High Cholesterol Diseases – Cleveland Clinic. (2020). Retrieved July 28, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/11918-cholesterol-high-cholesterol-diseases 

The Benefits of Drinking Bay Leaf Tea – Flushing Hospital Medical Center. (2015). Retrieved July 28, 2021, from https://www.flushinghospital.org/newsletter/the-benefits-of-drinking-bay-leaf-tea/ 

Cholesterol: Top foods to improve your numbers – Mayo Clinic. (2018). Retrieved July 28, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/cholesterol/art-20045192 

Allen, P. (2021). How To Properly Make The Bay Leaf Tea – On the Gas. Retrieved July 28, 2021, from https://onthegas.org/coffee-tea/how-to-make-the-bay-leaf-tea/ 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 14/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.