Nama Generik: Paromomycin Merek: Gabbryl.

Penggunaan

Untuk apa paromomycin?

Paromomycin adalah antibiotik yang melawan bakteri.
Paromomycin digunakan untuk mengobati infeksi usus tertentu. Paromomycin juga digunakan untuk mengobati masalah liver tertentu.
Paromomycin juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak disertakan dalam panduan obat ini.

Bagaimana cara penggunaan paromomycin?

Konsumsi obat ini melalui mulut dengan makanan, biasanya 3 kali sehari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.
Dosis didasarkan pada berat badan, kondisi medis, dan respon terhadap pengobatan.
Antibiotik bekerja dengan baik ketika jumlah obat dalam tubuh Anda disimpan pada tingkat yang konstan. Oleh karena itu, konsumsilah obat ini pada rentang waktu yang sama.
Lanjutkan untuk meminum obat ini sampai jumlah yang ditentukan selesai dan penuh, bahkan jika gejala hilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini dapat menyebabkan bakteri terus berkembang, berisiko mengakibatkan kembalinya infeksi.
Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan paromomycin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis paromomycin untuk orang dewasa?

Dosis untuk Amebiasis pada orang dewasa
25 – 35 mg/kg/hari secara oral dalam 3 dosis terbagi dengan makanan selama 5 – 10 hari. Harus digunakan mengikuti rangkaian metronidazol untuk pengobatan ringan hingga parah, serta gejala penyakit. Paromomycin tidak efektif dalam extraintestinalamebiasis.


Dosis untuk Cryptosporidiosis pada orang dewasa

25 – 35 mg/kg/hari secara oral dalam 2 sampai 4 dosis yang terpisah dengan makanan selama 10 sampai 14 hari (diteliti). Kadang-kadang digunakan selama 4 sampai 6 minggu untuk pasien AIDS.

 

Dosis untuk Dientamoebafragilis pada orang dewasa
25 – 35 mg/kg/hari secara oral dalam 3 dosis yang terpisah, dengan makanan selama 7 hari (penggunaan tanpa label).

 

Dosis untuk Giardiasis pada orang dewasa
25 – 35 mg/kg/hari secara oral dalam 3 dosis yang terpisah, dengan makanan selama 7 hari (diteliti). Paromomycin merupakan alternatif untuk pengobatan giardiasis. Metronidazol umumnya dianggap sebagai obat pilihan.

 

Dosis untuk Hymenolepis nana (cacing pita kerdil) pada orang dewasa
45 mg/kg secara oral sekali sehari selama 5 sampai 7 hari (penggunaan tanpa label). Paromomycin bukanlah pengobatan pilihan.

 

Dosis untuk Diphyllobothriasis Latum (cacing pita ikan) pada orang dewasa
1 g per oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label). Paromomycin bukanlah pengobatan pilihan.

 

Dosis untuk Dipylidiumcaninum (cacing pita anjing) pada orang dewasa
1 g per oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label). Paromomycin bukanlah pengobatan pilihan.

 

Dosis untuk Taeniasaginata (cacing pita sapi) pada orang dewasa
1 g per oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label). Paromomycin bukanlah pengobatan pilihan.

 

Dosis untuk Taeniasolium (cacing pita babi) pada orang dewasa
1 g per oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label). Paromomycin bukanlah pengobatan pilihan.
Dosis untuk Koma Hepatik pada orang dewasa
terapi tambahan: 1 gram empat kali sehari selama 5 sampai 7 hari.

Bagaimana dosis paromomycin untuk anak-anak?

Dosis untuk Amebiasis pada anak-anak

<18 tahun: 25 sampai 35 mg / kg / hari secara oral dalam 3 dosis terpisah, dengan makanan selama 5 sampai 10 hari. Harus digunakan mengikuti rangkaian metronidazol untuk pengobatan ringan sampai yang parah, beserta gejala penyakit. Paromomycin tidak efektif dalam amebiasis ekstraintestinal.

 

Dosis untuk Cryptosporidiosis pada anak-anak
25 sampai 35 mg / kg / hari secara oral dalam 3 dosis terpisah, dengan makanan selama 10 sampai 14 hari (diteliti). Telah kadang-kadang digunakan hingga 4 sampai 6 minggu atau lebih pada pasien AIDS.

 

Dosis untuk Dientamoebafragilis pada anak-anak
<18 tahun: 25 sampai 35 mg / kg / hari secara oral dalam 3 dosis tepisah, dengan makanan selama 7 hari (penggunaan tanpa label).

 

Dosis untuk Giardiasis pada anak-anak
<18 tahun: 25 sampai 35 mg / kg / hari secara oral dalam 3 dosis terpisah, dengan makanan selama 7 hari (diteliti). Paromomycin merupakan alternatif untuk pengobatan giardiasis. Metronidazol umumnya dianggap sebagai obat pilihan.

 

Dosis untuk Hymenolepis nana (cacing pita kerdil) pada anak-anak
<18 tahun: 45 mg / kg secara oral sekali sehari selama 5-7 hari (penggunaan tanpa label).


Dosis untuk Diphyllobothrium Latum (cacing pita ikan) pada anak-anak
<18 tahun: 11 mg / kg secara oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label).

 

Dosis untuk Dipylidium caninum (cacing pita anjing) pada anak-anak
<18 tahun: 11 mg / kg secara oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label).

 

Dosis untuk Taeniasaginata (cacing pita sapi) pada anak-anak

<18 tahun: 11 mg / kg secara oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label).

 

Dosis untuk Taeniasolium (cacing pita babi) pada anak-anak
<18 tahun: 11 mg / kg secara oral setiap 15 menit untuk 4 dosis (penggunaan tanpa label).

Dalam dosis apakah paromomycin tersedia?

Informasi bahan pengisi disajikan bila tersedia (terbatas, terutama untuk obat generik); konsultasikan produk berlabel tertentu.
Kapsul, oral:
Generik: 250 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena paromomycin?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini:

  • reaksi alergi (kesulitan bernapas, menutupnya tenggorokan, pembengkakan pada bibir, lidah, atau wajah, atau gatal-gatal)
  • menurunnya kemampuan pendengaran dan dering di telinga
  • sedikit atau tidak ada produksi urine
  • pusing

Efek samping lain yang lebih ringan yang mungkin terjadi. Lanjutkan konsumsi paromomycin dan bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami

  • mual atau muntah
  • diare
  • gatal

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan paromomycin?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu.Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-Anak

Penelitian yang dilakukan sampai saat ini belum menunjukkan masalah spesifik pada anak yang akan membatasi kegunaan paromomycin untuk mengobati amebiasis usus pada anak-anak. Namun, keamanan dan kemanjuran paromomycin untuk mengobati koma hepatik belum ditetapkan bagi anak-anak.

Lansia

Tidak ada informasi tentang hubungan antara umur dengan efek dari paromomycin yang digunakan pda pasien lansia.

Apakah paromomycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Paromomycin belum secara resmi ditetapkan dalam kategori kehamilan oleh FDA. Paromomycin sulit diserap secara sempurna oleh saluran pencernaan. Oleh karena itu, sebagian kecil obat ini akan bisa mencapai janin. Tidak ada data yang menghubungkan penggunaan paromomycin dengan cacat bawaan atau keracunan janin, meskipun tidak ada data yang dikendalikan dalam kehamilan manusia. Pada pasien hamil dengan infeksi protozoa atau cacing pita gejala, paromomycin mungkin menjadi pilihan terapi. Paromomycin hanya boleh diberikan selama kehamilan jika tidak ada alternatif lain dan jika manfaatnya melampaui risiko.

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini sat menyusui. Pertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini saat menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan paromomycin?

Tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak memberikan Anda obat ini atau mengubah beberapa obat lain yang Anda konsumsi.
Amifampridine


Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.
Colistimethate Sodium


Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat yang diresepkan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.
Digoxin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan paromomycin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan paromomycin?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • penyumbatan pada usus – sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • masalah perut atau usus (misalnya, lesi, ulserasi) – gunakan dengan hati-hati. Dapat meningkatkan risiko dari efek samping yang lebih berat.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan