Nama Generik: Lithium Merek: Frimania.

Penggunaan

Untuk apa Lithium?

Lithium adalah obat dengan fungsi untuk mengobati episode manik dari manik depresi. Gejala manik yaitu hiperaktivitas, bicara cepat, tidak dapat membuat keputusan yang masuk akal. berkurangnya kebutuhan tidur, agresi, dan marah. Obat ini juga membantu mencegah atau mengurangi intensitas episode manik.

Lithium mempengaruhi aliran sodium melalui saraf dan sel otot pada tubuh. Sodium mempengaruhi eksitasi atau mania.

Lithium juga dapat digunakan untuk hal lain yang tidak ada di daftar.

Dosis lithium dan efek samping lithium akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Lithium?

Gunakan lithium tepat seperti yang diresepkan pada Anda. Jangan menggunakan obat dengan jumlah lebih banyak, atau lebih lama dari yang dianjurkan oleh dokter. Ikuti aturan pada label resep. Dokter dapat sewaktu-waktu mengubah dosis untuk memastikan Anda mendapat manfaat terbaik dari lithium.

Jangan menggerus, mengunyah, atau membelah tablet lithium extended-release. Telan obat langsung seluruhnya. Obat ini khusus dibuat untuk mengeluarkan obat perlahan dalam tubuh. Membelah lithium akan membuat lithium dikeluarkan dalam tubuh terlalu banyak dalam satu waktu sekaligus.

Takarlah lithium bentuk liqiud dengan sendok atau mangkuk pengukur dosis, bukan sendok rumah. Jika Anda tidak memiliki alat tersebut, mintalah pada apoteker.

Menggunakan obat ini dapat membuat Anda menjadi lebih mudah dehidrasi, khususnya jika Anda muntah atau diare, jika Anda di luar rumah di bawah matahari, atau jika Anda berolahraga atau berkeringat lebih dari biasanya. Dehidrasi dapat meningkatkan beberapa efek samping lithium.

Minumlah lebih banyak air setiap hari agar Anda tidak dehidrasi saat menggunakan lithium. Beritahukan dokter jika Anda keringat berlebih, atau jika Anda demam, muntah, atau diare lebih dari beberapa jam.

Untuk memastikan bahwa obat ini tidak menyebabkan efek berbahaya, fungsi ginjal Anda perlu diperiksa secara berkala. Jangan melewatkan waktu kontrol ke dokter. Jika Anda akan melakukan operasi, beritahukan dokter bedah bahwa Anda sedang menggunakan lithium.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Lithium?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Lithium untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Mania

Dosis biasa: 1800 mg/hari.Extended release: 900 mg pada pagi dan malam hari atau 600 mg pada pagi, siang, dan malam hari.Regular release: 600 mg pada pagi, siang, dan malam hari.Dosis rumatan: 900-1200 mg/hari.Extended release: 450 mg pada pagi dan malam hari atau 600 mg pada pagi dan malam hari.Regular release: 300 mg pada pagi, siang, dan malam hari atau 300 mg 4 kali sehari.

Dosis Dewasa untuk Gangguan Bipolar

Dosis biasa: 1800 mg/hari.Extended release: 900 mg pada pagi dan malam hari atau 600 mg pada pagi, siang, dan malam hari.Regular release: 600 mg pada pagi, siang, dan malam hari.Dosis rumatan: 900-1200 mg/hari.Extended release: 450 mg pada pagi dan malam hari atau 600 mg pada pagi dan malam hari.Regular release: 300 mg pada pagi, siang, dan malam hari atau 300 mg 4 kali sehari.

Bagaimana dosis Lithium untuk anak-anak?

Dosis Anak untuk Mania

6-12 tahun:15-60 mg/kg/hari dalam 3-4 dosis terbagi.

Dosis Anak untuk Gangguan Bipolar

6-12 tahun:15-60 mg/kg/hari dalam 3-4 dosis terbagi.

Dalam dosis apakah Lithium tersedia?

Lithium tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut: tablet oral 300 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Lithium?

Segera cari bantuan medis darurat jika Anda mengalami tanda reaksi alergi: gatal-gatal, sulit bernapas; bengkak wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Berhenti menggunakan lithium dan cari perawatan medis segera atau hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius berikut ini:

  • Haus berlebihan, lebih sering atau lebih jarang buang air kecil
  • Lemas, demam, gelisah atau bingung, nyeri mata dan gangguan penglihatan
  • Gerak otot tak mau berhenti pada mata, lidah, rahang, atau leher
  • Nyeri, merasa dingin, atau jari atau kaki Anda berubah warna
  • Merasa kepala seperti melayang, pingsan, denyut jantung lambat
  • Halusinasi, kejang (blackout atau konvulsi)
  • Demam dengan kaku otot, berkeringat, denyut jantung cepat atau tidak teraba
  • Tanda awal keracunan lithium, seperti mual, muntah, diare, mengantuk, lemah otot, tremor, kurang koordinasi, penglihatan kabur, atau telinga berdenging

Efek samping yang lebih ringan yaitu:

  • Tremor ringan pada tangan
  • Lemas, kurang koordinasi
  • Mual ringan, muntah, tidak napsu makan, nyeri perut atau perut bergejolak
  • Rambut menipis atau mengering
  • Kulit gatal

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Lithium?

Sebelum menggunakan lithium,

  • Beri tahukan dokter dan apoteker jika Anda alergi lithium atau obat lain
  • Beri tahukan dokter jika Anda menggunakan diuretik (‘pil air’). Dokter Anda mungkin memberitahu Anda untuk tidak menggunakan lithium atau memonitor ketat efek samping yang timbul
  • Beri tahukan dokter dan apoteker Anda obat resep dan non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau berencana gunakan. Pastikan Anda menyebutkan obat berikut ini: acetazolamide (Diamox); aminophylline; angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors seperti benazepril (Lotensin), captopril (Capoten), enalapril (Vasotec), fosinopril, lisinopril (Prinivil, Zestril), moexipril (Univasc), perindopril (Aceon), quinapril (Accupril), ramipril (Altace), dan trandolapril (Mavik); angiotensin II receptor antagonists seperti candesartan (Atacand), eprosartan (Teveten), irbesartan (Avapro), losartan (Cozaar), olmesartan (Benicar), telmisartan (Micardis); dan valsartan (Diovan); antasida seperti sodium bicarbonate; caffeine (ditemukan pada obat tertentu untuk mengobati kantuk dan sakit kepala); calcium channel blockers seperti amlodipine (Norvasc), diltiazem (Cardizem, Dilacor, Tiazac, dan lain-lain), felodipine (Plendil), isradipine (DynaCirc), nicardipine (Cardene), nifedipine (Adalat, Procardia), nimodipine (Nymalize), nisoldipine (Sular), dan verapamil (Calan, Covera, Verelan); carbamazepine (Tegretol); obat untuk gangguan mental seperti haloperidol (Haldol); methyldopa (Aldomet); metronidazole (Flagyl); nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) seperti celecoxib (Celebrex), indomethacin (Indocin), dan piroxicam (Feldene); potassium iodide; selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti citalopram (Celexa), duloxetine (Cymbalta), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft); dan theophylline (Theolair, Theochron). Dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau memonitor ketat efek samping yang timbul
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita atau pernah menderita penyakit jantung atau ginjal. Dan juga beritahukan dokter jika Anda mengalami diare berat, keringat berlebih, atau demam selama terapi. Dokter Anda mungkin memberitahu Anda untuk tidak menggunakan lithium atau memonitor ketat efek samping yang timbul
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita atau pernah menderita sindroma organik otak (kondisi fisik yang mempengaruhi cara kerja otak Anda) atau penyakit tiroid atau Anda pernah pingsan tidak beralasan. Dan juga beritahukan dokter jika Anda atau anggota keluarga Anda menderita atau pernah menderita sindroma Brugada (kelainan yang dapat menyebabkan ritme jantung tidak teratur) atau jika anggota keluarga Anda meninggal mendadak tanpa alasan sebelum usia 45 tahun
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil, berencana hami,; atau sedang menyusui. Jika Anda akan hamil dan sedang konsumsi lithium, hubungi dokter Anda. Lithium dapat membahayakan janin Anda
  • Jika Anda akan melakukan operasi, seperti operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan lithium
  • Anda perlu tahu bahwa obat ini dapat membuat Anda mengantuk. Jangan menyetir mobil atau menjalankan kendaraan bermesin hingga efek obat sudah habis

Apakah Lithium aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Lithium?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • Acetazolamide (Diamox)
  • Aminophylline (Truphylline) atau theophylline (Elixophyllin, Respbid, Theo-Bid, Theo-Dur, Uniphyl)
  • Sodium bicarbonate (Alka-Seltzer, Bicitra, Polycitra, atau baking soda home remedy antacid)
  • Carbamazepine (Carbatrol, Tegretol)
  • Fluoxetine (Prozac)
  • Metronidazole (Flagyl)
  • Obat tiroid potassium iodide (Pima)
  • ACE inhibitor seperti benazepril (Lotensin), captopril (Capoten), fosinopril (Monopril), enalapril (Vasotec), lisinopril (Prinivil, Zestril), moexipril (Univasc), perindopril (Aceon), quinapril (Accupril), ramipril (Altace), atau trandolapril (Mavik)
  • Calcium channel blocker seperti diltiazem (Tiazac, Cartia, Cardizem) atau verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan)
  • Diuretik (pil air) seperti amiloride (Midamor, Moduretic), bumetanide (Bumex), chlorthalidone (Hygroton, Thalitone), ethacrynic acid (Edecrin), furosemide (Lasix), hydrochlorothiazide (HCTZ, HydroDiuril, Hyzaar, Vasoretic,Zestoretic), indapamide (Lozol), metolazone (Mykrox, Zaroxolyn), spironolactone (Aldactazide, Aldactone), triamterene (Dyrenium, Maxzide, Dyazide), torsemide (Demadex), dan lain-lain
  • Obat untuk mengobati kelainan jiwa, seperti haloperidol (Haldol), aripiprazole (Abilify), chlorpromazine (Thorazine), clozapine (Clozaril, Fazaclo), olanzapine (Zyprexa), quetiapine (Seroquel), pimozide (Orap), risperidone (Risperdal), atau ziprasidone (Geodon); atau
  • Celecoxib (Celebrex) atau NSAID (non-steroidal anti-inflammatory drugs) seperti ibuprofen (Motrin, Advil), naproxen (Aleve, Naprosyn), diclofenac (Voltaren), diflunisal (Dolobid), etodolac (Lodine), flurbiprofen (Ansaid), indomethacin (Indocin), ketoprofen (Orudis), ketorolac (Toradol), mefenamic acid (Ponstel), meloxicam (Mobic), nabumetone (Relafen), piroxicam (Feldene), dan lain-lain

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Lithium?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Lithium?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Sindroma Brugada (kelaina jantung), atau riwayat keluarga sindroma tersebut atau
  • Urin berkurang
  • Diare berkepanjangan
  • Infeksi berat dengan demam
  • Penyakit ginjal
  • Keringat berkepanjangan
  • Muntah berkepanjangan—dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius
  • Dehidrasi berat
  • Penyakit jantung atau pembuluh darah
  • Hiponatremia (kadar sodium rendah dalam darah)
  • Penyakit ginjal berat
  • Kelemahan otot berat
  • Kondisi fisik lemah—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • Sindroma Encefalopati (penyakit otak)
  • Gondok atau gangguan tiroid lain
  • Gangguan sistem saraf—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi
  • Penyakit ginjal— Gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat akibat melambatnya pembuangan obat dari tubuh

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yaitu:

  • Diare
  • Muntah
  • Mengantuk
  • Kelamahan otot
  • Hilang koordinasi
  • Kegugupan
  • Penglihatan kabur
  • Telinga berdenging
  • Sering buang air kecil

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan