Efedrin obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Efedrin Merek: Ephedrin HCl Ephedrin HCL, Ephedrine HCl Berlico, Efedrin, efedrin, Efedrin dan Efedrin.

Penggunaan

Untuk apakah efedrin digunakan?

Efedrin adalah obat yang termasuk ke dalam golongan dekongestan, yaitu golongan obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi hidung yang tersumbat.

Efedrin bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan serta penyempitan pembuluh darah di jalan nafas serta melebarkan saluran udara di paru-paru sehingga memudahkan Anda bernafas.

Utamanya, obat ini digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan yang berhubungan dengan masalah pernafasan, seperti:

Obat ini termasuk obat yang bisa Anda beli secara bebas di apotek dengan maupun tanpa disertai resep dari dokter.

Bagaimana cara penggunaan efedrin?

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan saat menggunakan obat ini, di antaranya adalah:

  • Jika dokter meresepkan efedrin, gunakan sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter atau ikuti instruksi yang tertera pada kemasan obat.
  • Anda boleh mengonsumsi obat ini saat perut kosong maupun sudah terisi makanan. Namun, jika perut Anda terasa sakit, sebaiknya isi perut Anda terlebih dahulu dengan makanan untuk mengurangi iritasi pada perut.
  • Jika ada hal yang tidak Anda pahami dari instruksi dokter atau dari petunjuk pemakaian obat yang ada di dalam kemasan, tanyakan kepada dokter.
  • Jangan mengambil lebih dari dosis yang dianjurkan, dan jangan menggunakan produk ini selama lebih dari 7 hari berturut-turut kecuali diarahkan oleh dokter Anda.
  • Ketika digunakan untuk waktu yang panjang, efedrin mungkin tidak bekerja dengan baik. Bicarakan dengan dokter Anda jika obat ini berhenti bekerja dengan baik.

Bagaimana cara penyimpanan efedrin?

Efedrin paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.     

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis efedrin untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk Adams-Stokes Syndrome

  • Oral: Dosis awal 25-50 mg diminum setiap 3-4 jam sekali. Dosis maksimum: 150 mg per hari dalam dosis yang terbagi.
  • IM: 25-50 miligram (mg)
  • IV: 5-25 mg IV diberikan perlahan, dan mungkin dapat diberikan lagi dalam jangka waktu 5-10 menit jika memang dibutuhkan.

Dosis dewasa untuk asma akut

  • IM: 25-50 mg
  • IV: 5-25 mg IV diberikan perlahan, dan mungkin dapat diberikan lagi dalam jangka waktu 5-10 menit jika memang dibutuhkan.

Dosis dewasa untuk hidung tersumbat

Obat tetes hidung: diteteskan 1-2 tetes tiap lubang hidung sebanyak 4 kali dalam sehari sesuai kebutuhan

Dosis dewasa untuk narkolepsi

  • IM: 25-50 mg
  • IV: 5-25 mg IV diberikan perlahan, dan mungkin dapat diberikan lagi dalam jangka waktu 5-10 menit jika memang dibutuhkan.

Dosis dewasa untuk hipotensi

  • IM: 25-50 mg
  • IV: 5-25 mg IV diberikan perlahan, dan mungkin dapat diberikan lagi dalam jangka waktu 5-10 menit jika memang dibutuhkan.

Dosis dewasa untuk bronchospasm akut

  • Oral: 15-60 mg tiga kali sehari. Dosis maksimum 150 mg per hari.

Dosis dewasa untuk depresi

  • IM: 25-50 mg
  • IV: 5-25 mg IV diberikan perlahan, dan mungkin dapat diberikan lagi dalam jangka waktu 5-10 menit jika memang dibutuhkan.

Dosis dewasa untuk myasthenia gravis (penyakit autoimun kronis)

  • IM: 25-50 mg
  • IV: 5-25 mg IV diberikan perlahan, dan mungkin dapat diberikan lagi dalam jangka waktu 5-10 menit jika memang dibutuhkan.

Bagaimana dosis efedrin untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk Adams-Stokes Syndrome

  • IM: 0.5 miligram (mg)/kilogram (kg) atau 16.7 miligram (mg)/m2 dari permukaan tubuh IM setiap 4-6 jam sekali

Dosis anak-anak untuk asma akut

  • Oral: Untuk anak usia 12 tahun ke atas dosisnya adalah 12.5-25 mg diminum setiap 4 jam sekali. Dosis maksimumnya adalah 150 mg per hari.
  • IM: 0.5 miligram (mg)/kilogram (kg) atau 16.7 miligram (mg)/m2 dari permukaan tubuh IM setiap 4-6 jam sekali

Dosis anak-anak untuk hidung tersumbat

  • Obat tetes hidung: untuk anak berusia 12 tahun ke atas, dosisnya adalah diteteskan 1-2 tetes tiap lubang hidung sebanyak 4 kali dalam sehari sesuai kebutuhan.

Dosis anak-anak untuk hipotensi

  • IM: 0.5 miligram (mg)/kilogram (kg) atau 16.7 miligram (mg)/m2 dari permukaan tubuh IM setiap 4-6 jam sekali

Dosis anak-anak untuk bronchospasm akut

Penggunaan obat Epherine HCl oral:

  • Untuk anak usia 1-5 tahun: 15 mg tiga kali sehari
  • Untuk anak usia 6-12 tahun: 30 mg tiga kali sehari
  • Untuk anak usia 12 tahun ke atas: 15-60 mg tiga kali sehari

Dosis anak-anak untuk depresi

  • IM: 0.5 miligram (mg)/kilogram (kg) atau 16.7 miligram (mg)/m2 dari permukaan tubuh IM setiap 4-6 jam sekali

Dosis anak-anak untuk myasthenia gravis (penyakit autoimun kronis)

  • IM: 0.5 miligram (mg)/kilogram (kg) atau 16.7 miligram (mg)/m2 dari permukaan tubuh IM setiap 4-6 jam sekali

Dalam dosis apakah efedrin tersedia?

Kapsul, Oral, sebagai sulfat: 25 mg

Larutan, Suntikan, seperti sulfat: 50 mg / mL (1 mL)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena efedrin?

Sama seperti obat-obatan pada umumnya, ephedrine juga memiliki efek samping penggunaan obat. Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • pandangan mata menjadi buram
  • kepala terasa pusing dan berat
  • detak jantung tak menentu, kadang terlalu cepat
  • merasa panik
  • telinga terasa seperti berdengung
  • iritasi perut
  • tremor
  • kehilangan selera makan
  • tubuh tidak bisa beristirahat
  • gangguan tidur

Ketahuilah bahwa sebelum meresepkan obat ini, dokter telah mempertimbangkan manfaat dan risiko dari penggunaan obat berdasarkan kondisi kesehatan Anda. Obat ini dianggap menjadi obat yang terbaik yang dapat membantu mengatasi masalah Anda. Dokter juga telah menentukan dosis yang tepat dan sesuai untuk Anda.

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas namun Anda alami. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu setelah menggunakan obat ini, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan efedrin?

Sebelum menggunakan ephedrine, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui dan lakukan terlebih dahulu, yaitu: 

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap efedrin atau obat-obatan lainnya.
  • Beri tahu dokter semua obat-obatan yang sedang Anda gunakan, baik yang resep, nonresep, vitamin, hingga obat-obatan herbal.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki alergi terhadap makanan, bahan pengawet, maupun bahan pewarna makanan
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit khususnya diabetes, glaukoma, pembesaran prostat atau penyakit yang berhubungan dengan prostat, masalah kelenjar adrenal, tekanan darah tinggi, kejang, stroke, asma, atau hipertiroid.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui
  • Beri tahu dokter jika Anda menggunakan obat-obatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan ephedrine, salah satunya monoamine oxidase (MAO) inhibitor (misalnya, phenelzine). Beri tahu dokter apakah Anda sedang menggunakan obat itu  sekarang atau telah mengambil inhibitor MAO dalam 14 hari terakhir. Jika Anda tidak tahu apakah obat resep Anda berisi inhibitor MAO, Tanya dokter Anda sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat ini.
  • Jangan meningkatkan dosis, menggunakan lebih sering, atau menggunakannya dalam waktu yang lebih lama daripada diarahkan. Hentikan penggunaan jika disarankan.
  • Jika Anda menggunakan obat ini untuk masalah pernapasan dan kondisi Anda tidak membaik dalam satu jam atau malah memburuk, atau jika Anda berpikir Anda mungkin memiliki masalah medis yang serius, segera hubungi dokter.
  • Jika Anda sedang batuk dan sering kambuh atau telah berlangsung lebih dari tujuh hari, atau jika Anda mengalami demam, ruam, atau sakit kepala parah, segera hubungi dokter. Ini bisa menjadi tanda-tanda kondisi medis yang serius.
  • Jika Anda tidak yakin tentang suatu informasi, tanyakan kepada dokter atau apoteker.
  • Jika Anda memiliki masalah tidur seperti insomnia atau gangguan tidur lainnya, tanyakan kepada dokter kapan waktu yang tepat menggunakan obat ini.
  • Jangan mengonsumsi obat ini bersamaan dengan pil diet.
  • Gunakan obat ini lebih hati-hati pada lansia maupun pada anak-anak.
  • Jangan melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti menyetir mobil atau mengoperasikan mesin karena obat ini dapat menyebabkan rasa kantuk sehingga Anda mungkin tidak bisa benar-benar berkonsentrasi.

Apakah efedrin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A= Tidak berisiko,
  •     B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •     C=Mungkin berisiko,
  •     D=Ada bukti positif dari risiko,
  •     X=Kontraindikasi,
  •     N=Tidak diketahui

Efedrin dapat keluar dari Air Susu Ibu (ASI), sehingga jika Anda menyusui, bayi Anda mungkin dapat meminum obat ini melalui ASI. Sebaiknya, hindari penggunaan obat ini saat Anda sedang menyusui, atau tanyakan kepada dokter mengenai manfaat dan risiko obat ini pada ibu menyusui. Hanya gunakan efedrin jika manfaatnya lebih besar dibandingkan risiko penggunaannya. 

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan efedrin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beberapa obat dapat berinteraksi dengan efedrin. Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, terutama salah satu dari berikut:

  • Beta-blocker (misalnya, propranolol)
  • kokain
  • indometasin
  • metildopa
  • MAO inhibitor (misalnya, phenelzine)
  • linezolid
  • obat-obatan oxytocic (misalnya oksitosin)
  • turunan rauwolfia (misalnya, reserpin)
  • antidepresan trisiklik (misalnya, amitriptyline)
  • alkaloid ergot (misalnya dihydroergotamine)

Jika terjadi interaksi terjadi antara efedrin dengan obat-obatan yang telah disebutkan di atas, kemungkinan risiko efek samping penggunaan obat akan lebih besar.

Ini mungkin bukan daftar lengkap dari semua interaksi yang mungkin terjadi. Tanyakan dokter Anda jika ephedrine dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain yang Anda ambil. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum Anda mulai, berhenti, atau mengubah dosis obat apapun.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan efederin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan efedrin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain: 

  • penyakit kardiovaskular
  • diabetes
  • pembesaran prostat

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis yang mungkin terjadi akibat penggunaan obat ini dalam dosis yang tinggi adalah: 

  • serangan jantung
  • kejang
  • stroke

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin dosis yang terlupa. Namun bila saat Anda hendak mengonsumsi dosis yang terlupa ternyata sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa.

Jangan menggandakan dosis karena dosis yang lebih tinggi tidak menjamin Anda akan lebih cepat sembuh. Selain itu, dosis ganda mungkin dapat meningkatkan risiko efek samping penggunaan obat. 

Jika Anda menggunakan ephedrine dalam bentuk cairan yang disuntikkan melalui otot ataupun pembuluh darah dan akan menyuntikan ephedrine sendiri di rumah, bicarakan dengan dokter Anda tentang apa yang harus Anda lakukan jika Anda lupa untuk menyuntikkan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 16, 2019 | Terakhir Diedit: Juli 16, 2019

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca