Nama Generik: Efavirenz Merek: .

Penggunaan

Untuk apa efavirenz?

Efavirenz adalah obat yang digunakan bersama obat-obatan HIV lainnya untuk mengontrol infeksi yang disebabkan virus HIV. Obat ini membantu menurunkan jumlah virus HIV dalam tubuh Anda sehingga sistem imun akan bekerja lebih baik. Efavirenz membantu Anda untuk mengurangi risiko terkena komplikasi HIV, seperti infeksi baru dan kanker, dan meningkatkan kualitas hidup Anda. Obat ini tergolong sebagai obat kelas non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NNRTIs).

Efavirenz bukanlah obat penyembuh HIV. Untuk mengurangi risiko penyebaran HIV kepada orang lain, lakukan hal berikut:

  • konsumsi secara rutin semua obat-obatan HIV Anda sesuai yang telah diresepkan oleh dokter
  • selalu gunakan metode pengaman yang efektif (kondom berbahan lateks atau polyurethane, atau dental dam) saat melakukan aktivitas seksual
  • jangan berbagi barang-barang pribadi (jarum suntik dan suntikan, sikat gigi, dan alat cukur) yang mungkin telah terkontaminasi darah atau cairan tubuh lainnya. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga mungkin digunakan dalam kombinasi bersama obat-obatan HIV lainnya untuk mengurangi risiko terjangkit HIV setelah kontak pertama dengan virus. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana cara penggunaan efavirenz?

Anda akan diresepkan obat oral yang dikonsumsi satu kali sehari sebelum tidur, atau sesuai petunjuk dokter. Obat ini harus dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Konsumsi efavirenz jika dibarengi dengan makanan akan meningkatkan kadar darah yang berisiko terkena efek samping tertentu. Perhatikan bagian Efek Samping pada label produk.

Telan obat ini dengan satu gelas air. Jika Anda mengalami kesulitan untuk menelan kapsulnya, cangkang kapsul boleh dibuka dan larutkan isi kapsul dengan sedikit makanan lunak (1-2 sdt), seperti saus apel, agar/pudding, atau yogurt. Setelahnya, tambahkan 2 sdt makanan tersebut ke dalam wadah yang telah digunakan untuk mencampur obat dan telan habis sampai Anda yakin Anda sudah mengonsumsi dosis yang tepat. Konsumsi dalam jangka waktu 30 menit setelah Anda mencampur obat. Jangan makan makanan lain selama 2 jam setelah mengonsumsi obat ini. Untuk bayi yang belum bisa mengunyah, isi obat dapat dicampur dengan 2 std makanan bayi dan diberikan menggunakan suntikan oral. Perhatikan bagian Informasi Pasien pada label produk.

Dosis selalu diberikan berdasarkan kondisi kesehatan Anda, bagaimana Anda merespon terapi, dan obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi. Informasikan dokter dan apoteker Anda mengenai semua produk yang sedang Anda gunakan, termasuk obat resep/nonresep dan obat-obatan herbal. Pada pasien anak, berat badan juga merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan.

Penting untuk terus melanjutkan penggunaan obat ini (dan obat-obatan HIV lainnya) sesuai dengan yang diresepkan dokter Anda. Melewati atau mengubah dosis tanpa persetujuan dokter dapat berisiko pertumbuhan virus meningkat secara drastis, membuat infeksi sulit untuk ditangani (kebal obat), atau memperparah efek samping

Efavirenz bekerja optimal saat kadar obat-obatan dalam tubuh Anda berada dalam  kondisi stabil. Dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini dalam rentang waktu yang seimbang. Untuk membantu Anda mengingat, konsumsi obat setiap hari pada waktu yang sama.

Bagaimana cara penyimpanan efavirenz?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis efavirenz untuk orang dewasa?

Dosis umum untuk orang dewasa pengidap infeksi HIV

600 mg diminum satu kali sehari

Dosis umum untuk orang dewasa dengan Nonoccupational Exposure

Rekomendasi US CDC: 600 mg diminum satu kali sehari

Durasi terapi: 28 hari

Dosis umum untuk orang dewasa dengan Occupational Exposure

Rekomendasi US Public Health Service: 600 mg diminum satu kali sehari

Durasi terapi: 28 hari, jika dapat ditoleransi

Bagaimana dosis efavirenz untuk anak-anak?

Dosis umum untuk anak pengidap HIV

Berat badan 3.5 – 5 kg: 100 mg diminum 1 kali sehari
Berat badan 5 – 7.5 kg: 150 mg diminum 1 kali sehari
Berat badan 7.5 – 15 kg: 200 mg diminum 1 kali sehari
Berat badan 15 – 20 kg: 250 mg diminum 1 kali sehari
Berat badan 20 – 25 kg: 300 mg diminum 1 kali sehari
Berat badan 25 – 32.5 kg: 350 mg diminum 1 kali sehari
Berat badan 32.5 – 40 kg: 400 mg diminum 1 kali sehari
Berat badan >40 kg: 600 mg diminum 1 kali sehari

Dalam dosis apakah efavirenz tersedia?

Efavirenz tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • tablet, oral: 600 mg
  • kapsul, oral: 50 mg, 200 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena efavirenz?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami efek samping serius, seperti reaksi alergi parah pada kulit—demam, sakit tenggorokan, pembengkakan pada wajah atau lidah, mata terasa panas terbakar, nyeri pada kulit, diikuti dengan luka-luka lecet berwarna kemerahan atau keunguan yang menyebar (terutama pada wajah dan tubuh bagian atas), menyebabkan kulit melepuh dan mengelupas.

Efavirenz dapat menyebabkan gejala psikiatrik serius, seperti kebingungan, depresi berat, keinginan untuk bunuh diri, agresif, ketakutan yang amat sangat, halusinasi, atau perilaku-perilaku aneh lainnya.

  • nyeri dada
  • napas pendek
  • perasaan akan hilang kesadaran

Hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • mual, kram perut, nafsu makan berkurang, uni berwarna gelap, feses berwarna pucat, jaundice (penguningan pada area mata atau kulit)
  • demam, menggigil, badan linu, gejala flu umum
  • tanda-tanda infeksi baru

Efek samping lainnya yang lebih umum, meliputi:

  • mual ringan, muntah, atau kram perut, diare, atau konstipasi
  • batuk-batuk
  • penglihatan kabur
  • sakit kepala, capek,pusing, berkunang-kunang
  • masalah keseimbangan atau koordinasi tubuh
  • nyeri otot atau sendi
  • gangguan tidur (insomnia), mimpi aneh
  • perubahan bentuh atau lokasi lemak tubuh (pada lengan, kaki, wajah, leher, dada, dan pinggang)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan efavirenz?

Sebelum menjalani pengobatan dengan Evafirenz:

  • informasikan dokter atau apoteker Anda jika Anda pernah mengidap reaksi alergi parah terhadap Evafirenz atau obat lainnya
  • jangan mengonsumsi astemizole (Hismanal); cisapride (Propulsid); obat-obatan ergot-type seperti bromocriptine (Parlodel), cabergoline (Dostinex), dihydroergotamine (D.H.E. 45, Migranal), ergoloid mesylates (Germinal, Hydergine), ergonovine (Ergotrate), ergotamine (Bellergal-S, Cafergot, Ergomar, Wigraine), methylergonovine (Methergine), methysergide (Sansert), dan pergolide (Permax); midazolam (Versed); triazolam (Halcion); atau voriconazole (Vfend) saat mengonsumsi Efavirenz
  • informasikan dokter atau apoteker Anda jika Anda sedang atau akan mengonsumsi obat-obatan lainnya (resep/nonresep), vitamin, dan suplemen nutrisi. Pastikan untuk menyebut obat-obatan berikut: acetaminophen (Tylenol, others); antikoagulan (pengencer darah) seperti warfarin (Coumadin); antidepresan; antifungal seperti itraconazole (Sporanox), dan ketoconazole (Nizoral); calcium channel blockers seperti amlodipine (Norvasc), diltiazem (Cardizem, Dilacor, Tiazac, others), felodipine (Lexxel, Plendil), nifedipine (Adalat, Procardia), nisoldipine (Sular), dan verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan); chlorpheniramine dingin yang dijual bebas; obat-obatan penurun kolesterol(statins); cimetidine (Tagamet); clarithromycin (Biaxin, Prevpac); danazol (Danocrine); dexamethasone (Decadron); erythromycin (E.E.S., E-Mycin, Erythrocin); produk-produk zat besi; isoniazid (INH, Nydrazid); obat-obatan untuk gangguan kecemasan, gangguan mental, penghilang rasa sakit; obat-obatan HIV atau AIDS seperti amprenavir (Agenerase), atazanavir (Reyataz); indinavir (Crixivan), lopinavir (in Kaletra), ritonavir (Norvir, in Kaletra) dan saquinavir ( Invirase); obat-obatan untuk kejang seperti carbamazepine (Tegretol), phenobarbital, dan phenytoin (Dilantin, Phenytek); methotrexate (Rheumatrex); methadone (Dolophine); metronidazole (Flagyl); niacin (nicotinic acid); obat-obatan anti-inflammatory nonsteroid (NSAIDs) seperti celecoxib (Celebrex), diclofenac (Voltaren), ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve, Anaprox, Naprosyn), dan piroxicam (Feldene); obat oral untuk diabetes seperti glipizide (Glucotrol, Metaglip) dan tolbutamide (Orinase); proton pump inhibitors seperti lansoprazole (Prevacid), omeprazole (Prilosec), dan pantoprazole (Protonix); quinidine (Quinidex); quinine; rifabutin (Mycobutin); rifampin (Rifadin, Rimactane); sedatif; sertraline (Zoloft); sildenafil (Viagra); idurobat t; sulfamethoxazole (Bactrim, Septra); tamoxifen (Nolvadex); torsemide (Demadex); tranquilizers; troleandomycin (TAO); atau zafirlukast (Accolate). Dokter Anda akan mengganti dosis yang diresepkan atau mengawasi Anda untuk kemungkinan efek samping
  • informasikan obat-obatan hebal yang sedang anda konsumsi, terutama yang mengandung kava atau St. John’s Wort
  • informasikan dokter atau apoteker Anda jika Anda sedang mengonsumsi atau pernah mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah besar; jika Anda sedang atau pernah menggunakan narkotika yang dijual bebas atau menggunakan resep; jika Anda memiliki atau pernah terserang kejang; kolesterol tinggi; depresi atau gangguan mental lainnya; atau peyakit jantung, hati, atau pankreas
  • tidak dianjurkan untuk merencanakan kehamilan selama dalam pengobatan efavirenz. Tes kehamilan Anda harus negatif sebelum memulai terapi ini, juga gunakan kontrasepsi selama proses terapi dijalankan. Efavirenz akan mengganggu kinerja kontrasepsi hormon (pil, koyo, implan, atau suntikan, jadi jangan gunakan metode-metode ini selama terapi. Gunakan alat pengaman yang berfungsi untuk menghadang sperma masuk ke dalam uterus, seperti kondom atau diaphragm, yang dibarengi dengan metode kontrasepsi yang Anda pilih. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai metode yang paling aman dan efektif untuk Anda. Jika Anda hamil selama terapi, segera hubungi dokter. Efavirenz dapat membahayakan janin
  • jangan menyusui jika Anda terjangkit infeksi HIV atau sedang dalam terapi efavirenz
  • informasikan dokter atau apoteker Anda jika Anda akan menghadapi operasi, termasuk bedah gigi
  • penting untuk diketahui bahwa efavirenz membuat Anda pusing, cepat mengantuk, dan sulit berkonsentrasi. Jangan mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin-mesin berat hingga Anda mengetahui dengan pasti efek dari efavirenz pada tubuh Anda
  • tanyakan pada dokter Anda mengenai konsumsi minuman beralkohol dengan aman selama dalam terapi efavirenz. Alkohol dapat memperburuk efek samping
  • penting untuk diketahui bahwa efavirenz akan mengubah jalan pikiran, perilaku, atau kesehatan mental Anda. Segera hubungi dokter jika Anda meyadari timbulnya gejala-gejala berikut: depresi, pemikiran dan/atau percobaan bunuh diri, perilaku agresif dan mudah marah, halusinasi (melihat atau mendengar sesuatu yang tidak nyata), atau menjauh dari realita. Pastikan keluarga Anda mengetahui gejala mana yang sangat serius agar mereka bisa membantu Anda untuk menghubungi dokter pada saat gawat darurat

Apakah efavirenz aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Penelitian membuktikan bahwa penggunaan obat ini pada ibu dalam masa kehamilan dapat mengancam keselamatan janin. Meskipun begitu, pada kasus-kasus tertentu yang mengancam nyawa, faktor risiko yang akan muncul selama terapi  mungkin akan setimpal dengan manfaatnya.

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan efavirenz?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan dan informasikan pada dokter Anda daftar semua produk yang sedang Anda gunakan maupun yang sudah dihentikan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) selama terapi. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • artemether/lumefantrine, bupropion, rifabutin, sertraline, warfarin (Coumadin, Jantoven)
  • obat-obatan antifungal—itraconazole, ketoconazole, posaconazole, voriconazole
  • obat-obatan penurun kolesterol—atorvastatin (Lipitor), pravastatin, simvastatin (Zocor)
  • obat-obatan penyakit jantung atau tekanan darah—diltiazem, felodipine, nicardipine, nifedipine, verapamil
  • obat-obatan hepatitis C –boceprevir, telaprevir
  • immunosuppressant–cyclosporine, sirolimus, tacrolimus
  • obat-obatan HIV atau AIDS lainnya–atazanavir, indinavir, lopinavir/ritonavir, maraviroc, raltegravir, saquinavir; atau
  • obat-obatan kejang–carbamazepine, phenytoin

Daftar di atas bukanlah daftar yang lengkap. Obat-obatan lainnya pun dapat berinteraksi dengan efavirenz, termasuk obat resep/nonresep, vitamin, dan obat-obatan herbal. Tidak semua interaksi yang mungkin terjadi tertera dalam panduan ini.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan efavirenz?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Konsumsi evafirenz yang dibarengi dengan jenis makanan tertentu menyebabkan meningkatnya risiko efek samping tertentu, tetapi pada kasus tertentu risiko ini dapat dihindari. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan efavirenz?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • kecanduan alcohol dan narkotika, riwayatnya
  • depresi, riwayatnya
  • gangguan mental—dapat meningkatkan risiko efek samping psikiatrik
  • hepatitis B atau C
  • penyakit hati—gunakan dengan bijak. Efavirenz dapat menyebabkan kondisi ini memburuk
  • kejang, riwayatnya—gunakan dengan bijak. Efavirenz dapat menyebabkan frekuensi konvulsi semakin sering

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala-gejala overdosis, termasuk:

  • pergerakan motorik yang tidak dapat dikontrol
  • pusing
  • sakit kepala
  • gugup
  • sulit berkonsentrasi
  • kebingungan
  • pikun
  • gangguan tidur (sulit tidur atau kerap terbangun saat tidur)
  • mimpi aneh
  • cepat mengantuk
  • halusinasi
  • perasaan bahagia yang tidak normal
  • pemikiran aneh

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016