Doxazosin Obat Apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Doxazosin Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Doxazosin digunakan?

Doxazosin adalah obat untuk mengobati gejala pembesaran prostat (benign prostatic hyperplasia). Obat ini tidak mengecilkan prostat, tetapi bekerja dengan melemaskan otot-otot di prostat dan pada bagian kandung kemih. Obat ini membantu untuk meringankan gejala BPH seperti sulit buang air kecil, aliran kencing lemah, dan sering buang air kecil atau mendesak (termasuk saat tengah malam).

Doxazosin termasuk kelas obat yang dikenal sebagai alpha blocker. Obat ini tidak boleh digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Doxazosin juga dapat digunakan untuk membantu tubuh Anda “mengalirkan,” atau membuang batu ginjal lewat aliran urin. Obat ini juga telah digunakan untuk membantu masalah kandung kemih pada wanita.

Bagaimana aturan pakai obat Doxazosin?

Minum doxazosin sesuai yang diarahkan oleh dokter Anda, biasanya sekali sehari dengan sarapan.

Doxazosin dapat menyebabkan penurunan tekanan darah mendadak yang dapat menyebabkan pusing atau pingsan, biasanya dalam beberapa jam setelah digunakan. Risiko ini lebih tinggi ketika Anda pertama kali mulai menggunakan obat ini, setelah dokter meningkatkan dosis Anda, atau jika Anda mengulang pengobatan setelah Anda berhenti menggunakan obat ini. Selama masa ini, hindari situasi di mana Anda mungkin akan terluka jika Anda pingsan.

Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet extended-release. Melakukan hal tersebut dapat melepaskan semua obat sekaligus, meningkatkan risiko efek samping. Selain itu, jangan membagi tablet kecuali obat tersebut memiliki garis bagi dan dokter atau apoteker memberitahu Anda untuk melakukannya. Telanlah seluruh atau sebagian tablet  tanpa menghancurkan atau mengunyah.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya. Untuk membantu Anda ingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari. Jika Anda melewatkan dosis doxazosin selama beberapa hari, Anda mungkin perlu mengulangi pengobatan dengan dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosis lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk lebih jelasnya.

Jika Anda menggunakan bentuk lain dari doxazosin selain bentuk extended-release ini, pastikan untuk mengikuti petunjuk dokter dengan benar.

Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Doxazosin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Doxazosin?

Sebelum menggunakan Doxazosin,

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap doxazosin, prazosin (Minipress), terazosin (Hytrin), atau obat lain.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan hal berikut: antihistamin; klaritromisin (Biaxin, di Prevpac); ipratropium (Atrovent); itrakonazol (Sporanox); ketoconazole (Nizoral); obat untuk disfungsi ereksi (ED) seperti sildenafil (Viagra), tadalafil (Cialis), atau vardenafil (Levitra); obat untuk tekanan darah tinggi; obat untuk HIV/AIDS termasuk atazanavir (Reyataz), indinavir (Crixivan), nelfinavir (Viracept), ritonavir (ritonavir, di Kaletra), atau saquinavir (Fortovase, Invirase); obat untuk penyakit iritasi usus, mabuk, penyakit Parkinson, bisul, atau masalah kencing; nefazodone; telitromisin (Ketek); dan vorikonazol (Vfend). Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki angina (nyeri dada); tekanan darah rendah; atau jika Anda memiliki atau pernah memiliki kanker prostat atau penyakit hati. Jika Anda menggunakan tablet extended-release, beri tahu dokter Anda jika Anda mengalami sembelit, sindrom usus pendek (suatu kondisi di mana lebih dari setengah usus kecil telah diangkat oleh operasi atau rusak oleh penyakit), atau penyempitan atau penyumbatan usus.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan doxazosin, hubungi dokter Anda.
  • Bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat dari penggunaan doxazosin jika Anda berusia 65 tahun atau lebih tua. Orang dewasa yang lebih tua tidak dianjurkan menggunakan doxazosin karena tidak aman karena masih tersedia obat lain yang dapat digunakan untuk mengobati kondisi yang sama.
  • Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi tentang penggunaan doxazosin. Jika Anda perlu memiliki operasi mata selama atau setelah pengobatan, pastikan untuk memberitahu dokter Anda bahwa Anda menggunakan atau telah menggunakan doxazosin.
  • Anda harus tahu bahwa doxazosin dapat membuat Anda mengantuk atau pusing. Jangan mengendarai mobil, mengoperasikan mesin, atau melakukan tugas-tugas berbahaya selama 24 jam setelah pertama kali Anda menggunakan doxazosin atau setelah dosis Anda meningkat.
  • Anda harus tahu bahwa doxazosin dapat menyebabkan pusing, ringan, dan pingsan ketika Anda bangun terlalu cepat dari posisi berbaring. Hal ini lebih umum terjadi ketika Anda pertama kali mulai menggunakan doxazosin, ketika dosis Anda meningkat, atau jika pengobatan Anda telah berhenti selama lebih dari beberapa hari. Untuk menghindari masalah ini, bangunlah dari tempat tidur perlahan-lahan, istirahatkan kaki Anda di lantai selama beberapa menit sebelum berdiri. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, cobalah untuk duduk atau berbaring. Jika gejala ini tidak membaik, hubungi dokter Anda

Apakah obat Doxazosin aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa doxazosin mungkin berisiko bagi janin jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, dokter mungkin akan mempertimbangkan apakah manfaat obat ini lebih besar dibandingkan risikonya, jika kondisi ibu fatal apabila tidak diobati.

Selalu konsultasi dulu pada dokter atau bidan sebelum Anda meminum obat apapun selama hamil maupun menyusui.

Efek Samping

Apa efek samping Doxazosin yang mungkin terjadi?

Efek samping yang kurang serius mungkin termasuk:

  • Pusing ringan
  • Perasaan lelah, mengantuk
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Diare
  • Bengkak
  • Tekanan darah rendah
  • Mual
  • Ingusan

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki efek samping yang serius seperti:

  • Merasa seperti akan pingsan
  • Detak jantung cepat atau berdebar, rasa berdebar di dada
  • Kesulitan bernapas
  • Bengkak di tangan, pergelangan kaki, atau telapak kaki
  • Ereksi penis yang menyakitkan atau berlangsung 4 jam atau lebih

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Doxazosin?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus lain, dua obat yang berbeda dapat digunakan bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin ingin mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan.

Ketika Anda menggunakan obat ini,  sangat penting bagi ahli kesehatan Anda untuk tahu jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang tercantum di bawah ini. Interaksi berikut ini dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semuanya termasuk.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin memutuskan untuk tidak memperlakukan Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat lain yang Anda guanakan.

  • Boceprevir

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau mengatur seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Acebutolol
  • Alprenolol
  • Atenolol
  • Avanafil
  • Betaxolol
  • Bevantolol
  • Bisoprolol
  • Bucindolol
  • Carteolol
  • Carvedilol
  • Celiprolol
  • Dilevalol
  • Esmolol
  • Labetalol
  • Levobunolol
  • Mepindolol
  • Metipranolol
  • Metoprolol
  • Nadolol
  • Nebivolol
  • Nifedipine
  • Oxprenolol
  • Penbutolol
  • Pindolol
  • Propranolol
  • Sildenafil
  • Sotalol
  • Tadalafil
  • Talinolol
  • Tertatolol
  • Timolol
  • Vardenafil

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Doxazosin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Doxazosin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • Penyumbatan pencernaan (lambung dan usus) – dapat meningkatkan efek doxazosin yang dapat meningkatkan kemungkinan efek samping
  • Masalah jantung – dapat membuat kondisi lebih buruk
  • Hipotensi (penurunan tekanan darah) – meningkatkan terjadinya pingsan, terutama setelah dosis pertama atau peningkatan dosis obat ini
  • Penyakit ginjal – kemungkinan peningkatan sensitivitas terhadap efek doxazosin
  • penyakit hati – efek dari doxazosin dapat ditingkatkan, yang dapat meningkatkan kemungkinan efek samping
  • Kanker prostat – dokter Anda akan memastikan bahwa Anda tidak memiliki kanker prostat sebelum memulai penggunaan obat ini.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat doxazosin untuk dewasa?

Dosis awal:

  • Immediate-release: 1 mg oral sekali sehari
  • Extended-release: 4 mg oral sekali sehari dengan sarapan

Dosis pemeliharaan:

Immediate-release: 1-8 mg secara oral sekali sehari.

Extended-release: 4-8 mg secara oral sekali sehari dengan sarapan. Tergantung pada respon gejala pasien dan tolerabilitas, dosis dapat ditingkatkan sampai 8 mg (maksimum dosis yang dianjurkan). 

Berapa dosis obat doxazosin untuk anak-anak?

Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa doxazosin tersedia?

  • Cardura: 1 mg, 2 mg, 4 mg, 8 mg
  • Generik: 1 mg, 2 mg, 4 mg, 8 mg
  • Cardura XL: 4 mg, 8 mg

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • Kantuk
  • Pusing
  • Kepala ringan
  • Pingsan
  • Kejang

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 28, 2017 | Terakhir Diedit: September 26, 2017

Yang juga perlu Anda baca