Apa itu Calcitriol?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Calcitriol Merek: Calcitriol, calcitriol, Calcitriol, Calcitriol dan Calcitriol.

Penggunaan

Untuk apa obat calcitriol?

Calcitriol adalah bentuk vitamin D3 sintetis alias buatan. Obat suplemen ini digunakan untuk membantu memenuhi asupan vitamin D yang kurang.

Dalam bentuk vitamin D, calcitriol bekerja dengan cara meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfat oleh tubuh dalam perkembangan dan perawatan tulang yang normal. Biasanya, suplemen ini diandalkan untuk mengatasi kadar kalsium yang rendah akibat dialisis ginjal jangka panjang.

Namun, calcitriol juga bisa digunakan untuk mengatasi kondisi seperti tubuh yang kekurangan kalsium pada penderita hipoparatiroid atau kelenjar paratiroid yang kurang aktif. Biasanya, kondisi ini disebabkan karena operasi, penyakit, atau masalah kesehatan lainnya.

Meskipun vitamin, obat ini termasuk ke dalam obat resep, sehingga Anda harus menggunakan resep dari dokter jika ingin membelinya di apotek.

Bagaimana aturan pakai obat calcitriol?

Sebaiknya minum calcitriol sesuai dengan petunjuk dokter atau saran pemakaian yang tertera pada label kemasan. 

Biasanya, aturan pakai dari obat calcitriol ini yaitu:

  • Calcitriol bisa diminum oral, sebanyak sekali dalam sehari atau satu setiap pagi sebelum atau setelah makan.
  • Jangan mengonsumsi minyak yang mengandung mineral (mineral oil) atau antasida yang mengandung magnesium bersamaan dengan obat ini karena dapat mengurangi penyerapan calcitriol.
  • Jangan mengonsumsi calcitriol lebih atau kurang dari anjuran dokter atau apoteker karena dosis mungkin tidak sesuai dengan kondisi Anda. 
  • Dokter Anda mungkin akan memulai memberikan calcitriol dari dosis yang paling rendah dan akan ditingkatkan secara bertahap, tidak lebih dari sekali dalam 2-8 minggu.
  • Jangan berhenti mengonsumsi calcitriol tanpa konsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu, walaupun Anda sudah merasa lebih baik.

Bagaimana cara menyimpan Calcitriol?

Calcitriol paling baik disimpan pada suhu ruangan dan diletakkan jauh dari paparan cahaya langsung serta tempat dengan udara yang lembab. Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi dan jangan pula dibekukan di dalam freezer.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan yang ada pada kemasan produk atau tanyakan pada dokter atau apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan membuang calcitriol ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan, kecuali bila diinstruksikan sebaliknya. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara yang aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Calcitriol untuk dewasa?

Dosis umum dewasa untuk hipokalsemia

  • Oral: dosis awal 0,25 mikrogram (mcg) secara oral satu kali dalam sehari diikuti dengan dosis selanjutnya  0,25 mcg/ dosis dalam interval 4-8 minggu.
  • Parenteral: dosis awal 0,5 mcg melalui IV 3 kali seminggu diikuti dosis selanjutnya  0,25 hingga 0,5 mcg/ dosis pada interval 2-4 minggu.

Dosis umum dewasa untuk osteodistrofi ginjal

  • Oral: dosis awal 0,25 mcg secara oral satu kali dalam sehari diikuti dengan dosis selanjutnya 0,25 mcg/ dosis dalam interval 4 hingga 8 minggu.
  • Parenteral: dosis awal 0,5 mcg melalui IV 3 kali seminggu diikuti dosis selanjutnya  0,25 hingga 0,5 mcg/ dosis pada interval 2-4 minggu.

Dosis umum dewasa untuk hipoparatiroid

  • Dosis awal: 0,25 mcg secara oral satu kali dalam sehari di pagi hari diikuti dengan dosis selanjutnya  0,25 mcg/ dosis pada interval 2 hingga 4 minggu. Kebanyakan pasien merespon hingga 0,25 hingga 2 mcg sekali sehari.

Dosis umum dewasa untuk riketsia

1 mcg secara oral satu kali dalam sehari.

Dosis umum dewasa untuk hiperparatiroidisme sekunder

  • Pasien predialisis: 0,25 mcg secara oral satu kali dalam sehari di pagi hari.
  • Pasien dialisis: 0,25 mcg secara oral satu kali dalam sehari di pagi hari. Tingkatkan dosis bila diperlukan hingga 0,25 mcg/ dosis pada interval 2-4 minggu.

Berapa dosis calcitriol untuk anak?

Dosis umum anak untuk hipoparatiroidisme

  • Anak kurang dari 1 tahun: 0,04 hingga 0,08 mcg/ kg secara oral satu kali sehari.
  • Anak 1-5 tahun: 0,25 hingga 0,75 mcg secara oral satu kali sehari. Dosis ini dapat ditingkatkan hingga 0,25 mcg/ dosis pada interval 2-4 minggu.
  • Anak 6 tahun atau lebih: 0,5 hingga 2 mcg. Dosis ini dapat ditingkatkan hingga 0,25 mcg/ dosis pada interval 2-4 minggu.

Dosis umum anak untuk riketsia

  • Vitamin D dependen riketsia: 1 mcg secara oral satu kali sehari.
  • Vitamin D resisten riketsia (familial hypophosphatemia): Awal 0,015 hingga 0,02 mcg/ kg secara oral satu kali sehari diikuti dosis selanjutnya 0,03 hingga 0,06 mcg/ kg secara oral satu kali sehari. Dosis maksimum yang dapat diresepkan adalah 2 mcg satu kali sehari.

Dosis umum anak untuk Hipokalsemia

  • Untuk hipokalsemia sekunder hingga hipoparatiroidisme: 1 mcg secara oral satu kali sehari untuk 5 hari pertama pada bayi baru lahir, atau 0,02 hingga 0,06 mcg/ kg/ hari untuk bayi baru lahir.
  • Untuk tetani hipokalsemia: Dosis untuk bayi baru lahir sebesar 0,05 mcg/ kg melalui IV satu kali sehari untuk 5 hingga 12 hari. Bisa juga diberikan 0,25 mcg secara oral satu kali sehari diikuti 0,01 hingga 0,10 mcg/ kg/ hari yang terbagi dalam 2 dosis sehari (dosis harian maksimum: 2 mcg).

Untuk perawatan hipokalsemia pada pasien dengan chronic kidney disease (CKD): indikasi untuk terapi ketika level serum 25(OH)D sudah lebih dari 30 mg/mL (75 nmol/L) dan level serum intact parathyroid hormone (iPTH) di atas jangkauan target untuk CKD; level serum dari total kalsium yang benar adalah kurang dari 9,5 sampai 10 mg/ dL dan level serum dari phosphorus adalah kurang dari upper limits of normal (ULN) atau batas normal maksimal yang ditentukan berdasarkan usia.

Dalam dosis apa calcitriol tersedia?

Calcitriol tersedia dalam dosis dan bentuk: 0,25 mcg, 0,5 mcg, 1 mcg/mL, 2 mcg/mL. 

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat muncul dari calcitriol?

Calcitriol dilaporkan tidak memiliki efek samping umum ketika digunakan dalam dosis rendah. Bagaimanapun, beberapa hal umum yang dapat menjadi efek samping serius adalah:

  • Tubuh terasa lemas
  • Sakit kepala
  • Tubuh terasa lesu
  • Perut terasa nyeri
  • Muntah
  • Mulut kering
  • Konstipasi
  • Nyeri otot
  • Nyeri tulang
  • Rasa kebas di mulut
  • Meningkatkan rasa haus
  • Penurunan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil (terutama di malam hari)
  • Kesulitan atau sakit saat buang air kecil
  • Perubahan penglihatan
  • Kekurangan semangat pada hal-hal di sekitar Anda
  • Halusinasi (melihat dan mendengar sesuatu yang tidak ada)
  • Demam atau menggigil
  • Tinja berukuran besar dan berwarna pucat
  • Kulit dan mata menguning
  • Hidung berair
  • Pengurangan hasrat seksual
  • Detak jantung tidak teratur
  • Ruam
  • Gatal-gatal
  • Pertumbuhan terhambat (pada anak)
  • Berat badan menurun drastis
  • Kesulitan bernapas atau menelan

Jika dokter memberikan obat ini untuk Anda gunakan, ketahuilah bahwa dokter telah menimbang manfaat yang melebihi risiko dari efek samping. Banyak orang yang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping serius.

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang Anda alami namun tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi calcitriol?

Sebelum mengonsumsi calcitriol, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dan ketahui, seperti: 

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi pada calcitriol, atau bentuk lain dari vitamin D seperti calcifediol (Calderol), dihydrotachysterol (Hytakerol, DHT), doxercalciferol (Hectorol), ergocalciferol (Drisdol, Calciferol), paricalcitol (Zemplar), penggunaan dosis yang mengandung calcitriol. 
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki alergi pada obat, makanan, cat, bahan pengawet, atau binatang.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat-obatan lain, seperti
    • antasida
    • suplemen kalsium
    • cholestyramine (Questran)
    • colestipol (Colestid)
    • digoxin (Lanoxin)
    • diuretics (‘water pills’)
    • ketoconazole (Nizoral)
    • lanthanum (Fosrenol)
    • laxatives
    • steroid makan seperti dexamethasone (Decadron, Dexone), methylprednisolone (Medrol), dan prednisone (Deltasone)
    • bentuk lain dari vitamin D; phenobarbital (Luminal, Solfoton); phenytoin (Dilantin); dan sevelamer (Renagel), ergocalciferol (Drisdol, Calciferol).
  • Jangan menggunakan calcitriol pada anak-anak berusia di bawah enam tahun tanpa resep dokter. 
  • Jika Anda hendak menjalani sebuah operasi, beri tahu dokter Anda jika Anda baru menggunakan obat ini.
  • Jangan menggunakan vitamin atau suplemen mineral lainnya jika Anda sedang menggunakan calcitriol, kecuali jika dokter menginstruksikan sebaliknya.
  • Untuk memastikan apakah obat ini dapat mengatasi masalah kesehatan Anda dan tidak akan memperburuk kondisi kesehatan Anda, lakukan tes darah terlebih dulu.
  • Minum air mineral yang banyak, kecuali jika dokter memberikan instruksi berbeda.
  • Penggunaan obat ini biasanya didampingi oleh perubahan pola makan. Anda harus memahami jenis makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi bersama dengan obat ini, dan makanan mana yang sebaiknya tidak dimakan dengan obat ini.

Apakah aman menggunakan calcitriol saat kehamilan dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Namun, sebaiknya Anda tidak menggunakan obat ini saat sedang hamil kecuali jika manfaatnya lebih besar dibandingkan kemungkinan risiko dari efek samping obat.

Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C= Mungkin berisiko
  • D= Ada bukti positif dari risiko
  • X= Kontraindikasi
  • N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat apa yang dapat berinteraksi dengan Calcitriol?

Calcitriol dapat berinteraksi dengan obat yang sedang Anda konsumsi, yang dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius.

Untuk mencegahnya sebaiknya simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/ nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Obat yang dapat berinteraksi dengan calcitriol, meliputi: 

  • cardiac glycosides (digoxin, digitalis)
  • cholestyramine (Questran)
  • colestipol (Colestid)
  • digoxin (Lanoxin)
  • diuretics (‘water pills’)
  • ketoconazole (Nizoral)
  • lanthanum (Fosrenol)
  • laksatif
  • steroid makan seperti dexamethasone (Decadron, Dexone), methylprednisolone (Medrol), dan prednisone (Deltasone);
  • bentuk lain dari vitamin D
  • phenobarbital (Luminal, Solfoton)
  • phenytoin (Dilantin)
  • sevelamer (Renagel).

Selalu periksa label dari semua obat resep maupun nonresep atau produk herbal (seperti antasida, laksatif, vitamin) karena dapat mengandung kalsium, magnesium, fosfat, dan vitamin D.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Calcitriol?

Calcitriol dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai makanan atau alkohol yang berpotensi interaksi sebelum mengonsumsi obat ini. Terutama untuk penyakit ginjal.

Tidak ada makanan tertentu yang bisa berinteraksi langsung dengan calcitriol, tetapi, ada baiknya jika Anda selalu menjaga pola makan dan berkonsultasi kepada dokter mengenai jenis makanan yang mungkin berinteraksi dengan obat ini.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Calcitriol?

Calcitriol dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat.

Sangatlah penting untuk selalu membiarkan dokter dan apoteker mengetahui semua hal mengenai kondisi kesehatan yang tengah Anda alami. Ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi langsung dengan calcitriol, di antaranya adalah sebagai berikut: 

  • aritmia
  • ketidak seimbangan elektrolit pada tubuh
  • hiperkalsemia
  • gangguan ginjal
  • dialisis

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada saat darurat atau overdosis?

Belum ditemukan bukti khusus yang menyebutkan bahwa penggunaan obat ini secara berlebihan dapat menyebabkan overdosis. Namun, tidak ada salahnya jika Anda mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang ditentukan oleh dokter.

Jika tertelan atau overdosis terdeteksi, hubungi pusat kendali keracunan atau penyedia layanan gawat darurat lokal (118/ 119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan ketika melewatkan dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis calcitriol, minum sesegera mungkin dosis yang terlupa. Namun, bila ternyata saat Anda hendak mengonsumsi dosis yang tertinggal, sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis sebab Anda tidak tahu apa dampak dari meningkatkan dosis melebihi yang telah ditentukan dokter. Selain itu, meningkatkan dosis tidak akan mempercepat proses penyembuhan Anda. 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Juli 4, 2019

Yang juga perlu Anda baca