Butriptyline obat apa?

Oleh

Nama Generik: Butriptyline Merek: Butriptyline.

Penggunaan

Untuk apa Butriptyline digunakan?

Obat ini umumnya digunakan untuk mengobati masalah kejiwaan atau mood seperti depresi. Juga dapat membantu meningkatkan mood dan perasaan, mengurangi rasa cemas dan tegang, membantu Anda tidur lebih baik, dan meningkatkan tingkat energi Anda. Obat ini termasuk ke dalam kelas obat yang disebut tricyclic antidepresan. Obat ini bekerja dengan memengaruhi keseimbangan bahan kimia alami tertentu (neurotransmitters seperti serotonin) dalam otak.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati nyeri saraf (seperti peripheral neuropathy, postherpetic neuralgia), kelainan makan (bulimia), masalah kejiwaan atau mood lainnya (seperti cemas, panik), atau untuk mencegah migrain.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis butriptyline untuk orang dewasa?

Oral

Depresi

Dewasa: sebagai hidroklorida: awal, 25 mg tid.

Dosis maksimal: 150 mg setiap hari, bila diperlukan.

Bagaimana dosis butriptyline untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena butriptyline?

Penggunaan efek samping ini bisa ditandai efek antimuskarinik. Antara lain, mual, berkeringat, tremor, reaksi hipersensitivitas, gangguan perilaku, disfungsi seksual, perubahan gula darah, peningkatan nafsu makan atau berat badan bertambah. Selain itu, efek samping lain seperti pembesaran testis, ginekomastia, galaktorea. Kejang, gangguan gerak, diskinesia, demam dan kelainan darah juga bisa terjadi.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan butriptyline?

Sebelum menggunakan Butriptyline:

  • beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap Butriptyline atau obat lain.
  • beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan cisapride (Propulsid) (tidak tersedia di AS) atau monoamine oxidase (MAO) inhibitor seperti isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), & tranylcypromine (Parnate ), atau jika Anda telah menggunakan inhibitor MAO selama 14 hari terakhir. Dokter Anda mungkin akan memberitahu Anda bahwa Anda tidak harus menggunakan Butriptyline.
  • beri tahu dokter dan apoteker obat resep dan nonresep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan salah satu dari berikut: antihistamin; cimetidine (Tagamet); pil diet; disulfiram (Antabuse); guanethidine (Ismelin); ipratropium (Atrovent); quinidine (Quinidex); obat untuk denyut jantung tidak teratur seperti flekainid (Tambocor) dan propafenone (Rythmol); obat untuk rasa cemas, asma, pilek, penyakit iritasi usus, penyakit kejiwaan, mual, penyakit Parkinson, kejang, bisul, atau masalah buang air kecil; antidepresan lainnya; fenobarbital (Bellatal, Solfoton); obat penenang; selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) seperti citalopram (Celexa), fluoxetine (Prozac, Sarafem), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft); obat tidur; obat tiroid; dan obat penenang. Beri tahu dokter atau apoteker Anda jika Anda telah berhenti menggunakan fluoxetine (Prozac, Sarafem) dalam 5 minggu terakhir. Dokter mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati dari berbagai efek samping.
  • beri tahu dokter jika Anda belum lama ini terkena serangan jantung. Dokter mungkin akan memberi tahu Anda untuk tidak menggunakan Butriptyline.
  • beri tahu dokter Anda jika Anda minum alkohol dalam jumlah besar dan jika Anda memiliki atau pernah memiliki glaukoma (suatu kondisi mata); pembesaran prostat (kelenjar reproduksi laki-laki); kesulitan buang air kecil; kejang; kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme); diabetes; skizofrenia (penyakit mental yang menyebabkan pemikiran terganggu atau tidak biasa, kehilangan minat dalam hidup, dan emosi yang kuat atau tidak pantas); atau penyakit hati, ginjal, atau jantung.
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan Butriptyline, segera hubungi dokter Anda. Jangan menyusui saat Anda menggunakan Butriptyline.
  • bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat dari minum obat ini jika Anda berusia 65 tahun ke atas. Lansia biasanya tidak harus menggunakan Butriptyline karena tidak aman atau efektif seperti obat lain yang dapat digunakan untuk mengobati kondisi yang sama.
  • bila Anda melakukan operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda sedang menggunakan Butriptyline.
  • Anda perlu mengetahui bahwa Butriptyline dapat menimbulkan rasa kantuk. Jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin hingga Anda tahu bagaimana obat ini mempengaruhi Anda.
  • Ingat, bahwa alkohol dapat menambahkan rasa kantuk yang disebabkan oleh obat ini.

Apakah butriptyline aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi, manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Tidak ada penelitian memadai pada wanita untuk menentukan risiko pada bayi dalam penggunaan obat ini selama menyusui. Pertimbangkan manfaat dan risikonya sebelum menggunakan obat ini selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan butriptyline?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Saat Anda menggunakan obat ini, sangatlah penting bagi dokter Anda untuk mengetahui bila Anda menggunakan salah satu obat dari daftar berikut. Interaksi berikut dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semua bersifat inklusif.

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Amifampridine
  • Bepridil
  • Cisapride
  • Clorgyline
  • Dronedarone
  • Furazolidone
  • Grepafloxacin
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Levomethadyl
  • Linezolid
  • Mesoridazine
  • Methylene Blue
  • Metoclopramide
  • Moclobemide
  • Nialamide
  • Pargyline
  • Phenelzine
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Procarbazine
  • Ranolazine
  • Selegiline
  • Sparfloxacin
  • Terfenadine
  • Thioridazine
  • Toloxatone
  • Tranylcypromine

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Acecainide
  • Alfuzosin
  • Almotriptan
  • Amiodarone
  • Amisulpride
  • Amoxapine
  • Amprenavir
  • Anagrelide
  • Apomorphine
  • Aprindine
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Artemether
  • Asenapine
  • Astemizole
  • Atazanavir
  • Azimilide
  • Azithromycin
  • Bretylium
  • Brompheniramine
  • Bupropion
  • Buserelin
  • Buspirone
  • Chloral Hydrate
  • Chloroquine
  • Chlorpheniramine
  • Chlorpromazine
  • Ciprofloxacin
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clomipramine
  • Clonidine
  • Cocaine
  • Crizotinib
  • Cyclobenzaprine
  • Dabrafenib
  • Dasatinib
  • Delamanid
  • Desipramine
  • Deslorelin
  • Desvenlafaxine
  • Dextromethorphan
  • Disopyramide
  • Dofetilide
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Doxepin
  • Doxorubicin
  • Doxorubicin Hydrochloride Liposome
  • Droperidol
  • Eletriptan
  • Eliglustat
  • Enflurane
  • Epinephrine
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Etilefrine
  • Fentanyl
  • Fingolimod
  • Flecainide
  • Fluconazole
  • Fluoxetine
  • Foscarnet
  • Frovatriptan
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Granisetron
  • Halofantrine
  • Haloperidol
  • Halothane
  • Histrelin
  • Hydroxytryptophan
  • Ibutilide
  • Iloperidone
  • Imipramine
  • Indacaterol
  • Iobenguane I 123
  • Isoflurane
  • Isradipine
  • Ivabradine
  • Ketoconazole
  • Lacosamide
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Levalbuterol
  • Levofloxacin
  • Levomilnacipran
  • Levothyroxine
  • Lidoflazine
  • Lithium Carbonate
  • Lopinavir
  • Lorcainide
  • Lorcaserin
  • Lumefantrine
  • Mefloquine
  • Meperidine
  • Methadone
  • Methoxamine
  • Metronidazole
  • Midodrine
  • Milnacipran
  • Mirtazapine
  • Moricizine
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Moxifloxacin
  • Nafarelin
  • Naratriptan
  • Nefazodone
  • Nefopam
  • Nilotinib
  • Norepinephrine
  • Norfloxacin
  • Nortriptyline
  • Octreotide
  • Ofloxacin
  • Olodaterol
  • Ondansetron
  • Oxilofrine
  • Oxymorphone
  • Paliperidone
  • Palonosetron
  • Pazopanib
  • Pentamidine
  • Pentazocine
  • Perflutren Lipid Microsphere
  • Phenylephrine
  • Pixantrone
  • Posaconazole
  • Procainamide
  • Prochlorperazine
  • Promethazine
  • Propafenone
  • Propoxyphene
  • Protriptyline
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Quinine
  • Rasagiline
  • Risperidone
  • Rizatriptan
  • Saquinavir
  • Sematilide
  • Sertindole
  • Sertraline
  • Sevoflurane
  • Sibutramine
  • Sodium Phosphate
  • Sodium Phosphate, Dibasic
  • Sodium Phosphate, Monobasic
  • Solifenacin
  • Sorafenib
  • Sotalol
  • Spiramycin
  • Sulfamethoxazole
  • Sultopride
  • Sumatriptan
  • Sunitinib
  • Tapentadol
  • Tedisamil
  • Telavancin
  • Telithromycin
  • Tetrabenazine
  • Toremifene
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Trifluoperazine
  • Trimethoprim
  • Trimipramine
  • Triptorelin
  • Tryptophan
  • Umeclidinium
  • Valproic Acid
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vasopressin
  • Vemurafenib
  • Venlafaxine
  • Vilanterol
  • Vinflunine
  • Voriconazole
  • Vortioxetine
  • Ziprasidone
  • Zolmitriptan
  • Zotepine

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Acenocoumarol
  • Arbutamine
  • Atomoxetine
  • Bethanidine
  • Carbamazepine
  • Cimetidine
  • Diazepam
  • Dicumarol
  • Fluvoxamine
  • Fosphenytoin
  • Galantamine
  • Guanethidine
  • Phenprocoumon
  • Phenytoin
  • Rifapentine
  • Ritonavir
  • S-Adenosylmethionine
  • St John’s Wort
  • Topiramate
  • Warfarin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan butriptyline?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Interaksi berikut dipilih berdasarkan potensi signifikannya dan tidak semuanya bersifat inklusif. Menggunakan obat ini dengan hal berikut biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika digunakan bersamaan, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat ini, atau memberikan Anda instruksi khusus terkait penggunaan makanan, alkohol atau tembakau.

  • Tembakau

Mengonsumsi obat ini dengan hal berikut dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus tidak dapat dihindari. Jika digunakan bersamaan, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat ini, atau memberi instruksi khusus terkait penggunaan makanan, alkohol atau tembakau.

  • Ethanol

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 12, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 12, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca