Apa itu Amikacin?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Amikacin Merek: Amikacin, amikacin, Amikacin, Amikacin dan Amikacin.

Penggunaan

Untuk apa obat Amikacin?

Amikacin digunakan untuk mencegah atau mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Amikacin termasuk dalam kelas obat antibiotik aminoglikosida. Obat ini bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri dalam tubuh.

Bagaimana aturan pakai Amikacin?

Obat ini diberikan melalui suntikan ke dalam pembuluh darah atau otot sesuai yang diarahkan oleh dokter. Obat ini biasanya diberikan setiap delapan jam atau sesuai dengan anjuran dokter. 

Dosis tergantung pada medis, berat badan, dan respon Anda terhadap pengobatan. Tes laboratorium (seperti fungsi ginjal, kadar obat dalam darah) dapat dilakukan untuk membantu menemukan dosis yang terbaik untuk Anda.

Jika menggunakan obat ini untuk Anda sendiri di rumah, pelajari semua persiapan dan petunjuk penggunaan dari dokter maupun apoteker. Sebelum menggunakan obat ini, cermati apakah ada partikel asing atau perubahan warna di dalam botol kemasan.

Jika Anda melihat adanya salah satu (atau keduanya), jangan gunakan obat. Pelajari cara untuk menyimpan dan membuang persediaan medis secara aman.

Antibiotik bekerja dengan baik ketika jumlahnya berada pada tingkat yang tetap dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, gunakan obat ini secara teratur. Untuk membantu Anda tidak mudah lupa, gunakan obat pada waktu yang sama setiap hari.

Teruskan penggunaan obat ini sampai jumlah yang ditentukan habis, bahkan jika gejala hilang setelah beberapa hari. Penghentian pengobatan yang terlalu dini memungkinkan bakteri untuk terus tumbuh dan dapat mengakibatkan kembalinya infeksi.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda menetap atau semakin memburuk. Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Amikacin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan dan dijauhkan dari paparan cahaya langsung serta tempat yang lembab. Jangan disimpan di kamar mandi dan jangan pula dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat  Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Amikacin untuk orang dewasa?

Dosis orang dewasa untuk bakteremia

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis harian untuk pengobatan bakteremia  adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Pasien dengan kondisi lebih berat tidak boleh melebihi 1.5 mg/hari. Kondisi yang paling berbahaya biasanya baru menunjukkan respon setelah 24 hingga 48 jam. Jika respon klinis tidak muncul selama 3 hingga 5 hari, pengobatan harus dihentikan.

Dosis orang dewasa untuk infeksi intraabdominal

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis orang dewasa untuk infeksi sendi

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis orang dewasa untuk osteomielitis

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis orang dewasa untuk pneumonia

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis harian untuk pengobatan pneumonia adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis orang dewasa untuk infeksi kulit atau infeksi jaringan lunak

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis orang dewasa untuk meningitis

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis harian untuk meningitis adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis orang dewasa untuk peritonitis

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis orang dewasa untuk tuberkulosis – aktif

15 mg/kg (maksimum 1 g) IM atau IV setiap 24 jam atau 25 mg IM atau IV 3 kali dalam seminggu. 

Dosis orang dewasa untuk infeksi saluran kemih

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Untuk infeksi yang tidak serius, dosis yang digunakan adalah 250 mg IM atau IV (selama 30 hingga 60 menit) sebanyak dua kali sehari.

Bagaimana dosis amikacin untuk anak?

Dosis anak-anak  untuk bacteremia

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Dosis amikacin untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Dosis anak-anak untuk infeksi intraabdominal

Untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari.

Dosis anak-anak untuk infeksi sendi

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari.

Dosis anak-anak untuk osteomielitis

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari.

Dosis anak-anak untuk pneumonia

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari.

Dosis anak-anak untuk infeksi jaringan lunak

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir dalam pengobatan infeksi jaringan lunak:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari.

Dosis anak-anak untuk meningitis

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari.

Dosis anak-anak untuk peritonitis

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari.

Dosis anak-anak untuk infeksi saluran kemih

Dosis amikacin untuk bayi baru lahir:

Dosis awal: 10 mg/kg IM sekali penggunaan
Dosis perawatan: 7.5 mg/kg IM atau via IV infus (selama 1 hingga 2 jam) setiap 12 jam sekali.
Dosis maksimum: 15 mg/kg/hari
Lama waktu terapi : 7 hingga 10 hari

Untuk batita dan anak-anak:

15 mg/kg IV atau IM per hari (selama 30 hingga 60 menit) dalam 2-3 dosis terpisah dengan jumlah yang sama besar. Maksimum dosis hariannya adalah 15 mg/kg/hari. Lama waktu terapi yang dibutuhkan adalah 7 hingga 10 hari. 

Untuk infeksi yang tidak serius, dosis yang digunakan adalah 250 mg IM atau IV (selama 30 hingga 60 menit) sebanyak dua kali sehari.

Dosis anak-anak untuk infeksi bakteri

Infeksi serius:
Berusia 0-7 hari dengan berat badan 0-2 kg: 15 mg IV atau IM setiap 48 jam sekali
Berusia 0-7 hari dengan berat badan lebih dari 2 kg: 15 mg IV atau IM setiap 24 jam sekali
Berusia 8-28 hari dengan berat badan 0-2 kg: 15 mg IV atau IM setiap 24 jam sekali
Berusia 8-28 hari dengan berat badan lebih dari 2 kg: 17.5 mg setiap 24 jam sekali
Berusia lebih dari 28 hari: 15 hingga 22.5 mg IV atau IM dalam 2 hingga 3 dosis terpisah atau 15-20 mg IV atau IM sekali dalam sehari

Dalam dosis dan sediaan apakah amikacin tersedia?

Suntikan 250 mg/mL

Suntikan untuk anak-anak 50 mg/mL

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena amikacin?

Jika Anda mengalami salah satu dari efek samping yang serius berikut ini, berhentilah menggunakan amikacin dan carilah bantuan medis darurat:

  • Reaksi alergi (sesak napas, tenggorokan tersumbat, gatal-gatal, pembengkakan bibir, wajah, atau lidah, ruam, atau pingsan)
  • Buang air kecil sedikit atau tidak ada urin
  • Kemampuan pendengaran menurun atau telinga berdenging
  • Pusing, linglung, atau goyah
  • Mati rasa, sensasi kesemutan, otot berkedut, atau kejang
  • Diare parah dan kram perut

Efek samping lainnya yang kurang serius mungkin sering terjadi. Tetap gunakan amikacin jika Anda mengalami reaksi di bawah ini, kemudian diskusikan dengan dokter Anda:

  • Rasa haus meningkat
  • Hilangnya nafsu makan
  • Mual atau muntah
  • Ruam di area injeksi

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan amikacin?

Sebelum menggunakan amikacin, pastikan untuk melakukan beberapa hal berikut: 

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap amikacin, gentamisin (Garamycin), kanamisin (Kantrex), neomycin, netilmisin (Netromycin), streptomisin, tobramycin (Nebcin), atau obat lain
  • Beri tahu dokter dan apoteker mengenai obat resep dan obat nonresep yang Anda gunakan, terutama diuretik (‘pil air’), cisplatin (Platinol), amfoterisin (Amphotec, Fungizone), antibiotik lain, dan vitamin
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki penyakit ginjal, vertigo, gangguan pendengaran, dering di telinga, miastenia gravis, atau penyakit Parkinson
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan amikacin, segera hubungi dokter Anda. amikacin dapat membahayakan janin

Apakah amikacin aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak disarankan menggunakan obat ini jika Anda sedang hamil. Obat ini mungkin berisiko untuk kondisi janin Anda. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A= Tidak berisiko
  • B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C= Mungkin berisiko
  • D= Ada bukti positif dari risiko
  • X= Kontraindikasi
  • N= Tidak diketahui

Sementara, obat ini dapat keluar melalui ASI yang dikonsumsi bayi yang menyusu kepada ibu pengguna obat. Jika seorang ibu menyusui harus mengonsumsi obat ini, maka ia harus memutuskan antara berhenti menyusui atau berhenti menggunakan amikacin. Sebab, pengaruh obat terhadap janin masih belum dapat diketahui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan amikacin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter. 

Berikut adalah daftar obat yang mungkin berinteraksi dengan amikacin:

  • Amifampridine
  • Ataluren
  • Alcuronium
  • Atracurium
  • Cidofovir
  • Cisatracurium
  • Colistimethate Sodium
  • Decamethonium
  • Doxacurium
  • Ethacrynic Acid
  • Fazadinium
  • Foscarnet
  • Furosemide
  • Gallamine
  • Hexafluorenium
  • Lysine
  • Metocurine
  • Mivacurium
  • Pancuronium
  • Pipecuronium
  • Rapacuronium
  • Rocuronium
  • Succinylcholine
  • Tacrolimus
  • Tubocurarine
  • Vancomycin
  • Vecuronium
  • Ibuprofen

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan amikacin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Sejauh ini, belum ada makanan atau minuman tertentu yang sudah diketahui bisa berinteraksi dengan amikacin. Namun, tetap diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan amikacin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • Asma
  • Alergi sulfit, atau adanya riwayat alergi. Obat ini mengandung natrium metabisulfit yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada pasien dengan kondisi ini.
  • Penyakit ginjal parah
  • Masalah otot  
  • Miastenia gravis (kelemahan otot yang parah)
  • Masalah saraf
  • Penyakit Parkinson. Gunakan obat ini dengan hati-hati. Ada kemungkinan dengan menggunakan obat ini, kondisi Anda menjadi lebih buruk. 
  • Penyakit Ginjal. Gunakan  obat ini dengan hati-hati. Efek samping dapat meningkat karena perlambatan proses pembersihan obat dari tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis amikacin, konsultasikan ke dokter Anda. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Juni 11, 2019

Yang juga perlu Anda baca