home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Awas, 6 Penyakit Ini Bisa Mengacaukan Metabolisme Tubuh Anda

Awas, 6 Penyakit Ini Bisa Mengacaukan Metabolisme Tubuh Anda

Metabolisme adalah proses kimiawi pada tubuh untuk mengubah makanan yang Anda makan menjadi berbagai zat yang membuat tubuh mampu bertahan hidup. Proses ini tidak selalu berjalan dengan lancar, sebab beberapa orang mungkin mengalami kondisi yang dikenal sebagai gangguan atau penyakit metabolisme.

Siapa pun dapat mengalami masalah pada metabolisme tubuhnya. Kondisi ini bisa saja muncul dalam bentuk yang berbeda dengan efek yang juga beragam. Apa itu gangguan metabolisme dan seperti apa dampaknya bagi tubuh? Berikut jawabannya.

Apa itu gangguan metabolisme?

uremia

Makanan yang Anda konsumsi mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan berbagai zat gizi lainnya. Setelah diserap dalam usus halus dan dibawa oleh darah menuju sel tubuh, zat gizi ini akan menjalani proses kimiawi yang kita kenal sebagai metabolisme.

Seseorang dapat mengalami penyakit metabolisme bila tubuhnya mengalami proses kimiawi yang tidak wajar. Proses kimiawi ini mengganggu proses metabolisme normal sehingga tubuh tidak mendapatkan zat-zat penting dalam jumlah yang sesuai.

Contohnya, tubuh Anda mampu memecah protein menjadi asam amino yang penting untuk kesehatan otot dan jaringan tubuh. Namun, penyakit metabolisme menyebabkan jumlahnya melebihi atau justru kurang dari kebutuhan sel-sel tubuh Anda.

Pada kasus lainnya, otak membutuhkan mineral berupa natrium, kalium, dan kalsium untuk menghantarkan sinyal saraf. Akibat adanya masalah pada metabolisme, tubuh tidak bisa menggunakan mineral-mineral ini sehingga terjadilah gangguan saraf.

Ada banyak sekali bentuk gangguan metabolisme. Berikut beberapa bentuk yang paling umum.

  • Adanya reaksi kimiawi tak wajar yang menghalangi metabolisme normal.
  • Kurangnya enzim atau vitamin yang penting untuk reaksi kimia dalam tubuh.
  • Kelainan atau penyakit pada pankreas, hati, kelenjar endokrin, atau organ-organ lainnya yang berperan dalam metabolisme.
  • Kekurangan zat gizi tertentu.

Penyebab gangguan metabolisme

Penyakit metabolisme biasanya disebabkan karena gangguan atau terhentinya fungsi organ-organ tertentu. Kondisi ini mungkin merupakan dampak dari kekurangan hormon dan enzim penting, konsumsi makanan tertentu yang berlebihan, atau faktor genetik.

Bahkan, ada ratusan jenis masalah metabolisme yang berawal dari mutasi beberapa gen pada tubuh manusia. Mutasi-mutasi ini menghasilkan kelompok kondisi yang dikenal sebagai kelainan metabolik bawaan (inborn errors of metabolism/IEM).

Mutasi dapat diwariskan dalam keluarga dari generasi ke generasi. Menurut National Institute of Health AS, ada kelompok etnis dan ras tertentu yang berisiko lebih tinggi untuk mewariskan mutasi ini pada generasi selanjutnya.

Beberapa jenis kelainan metabolisme dapat dideteksi melalui screening rutin setelah bayi lahir. Namun, ada pula yang baru terdiagnosis pada masa kanak-kanak atau ketika orang dewasa menunjukkan gejalanya.

Berbagai jenis gangguan metabolisme

masalah pencernaan covid-19

Dari sekian banyak jenis kelainan metabolisme, berikut beberapa yang paling umum.

1. Diabetes melitus tipe 1 dan 2

Diabetes melitus merupakan masalah metabolisme yang paling sering terjadi. Adanya gangguan pada hormon insulin menyebabkan perubahan kadar gula darah yang sulit dikontrol. Akibatnya, tubuh menghadapi risiko komplikasi diabetes yang berbahaya.

Berikut perbedaan dari kedua jenis penyakit diabetes melitus.

  • Diabetes tipe 1. Sel T dari sistem imun merusak sel beta pankreas sehingga tidak lagi mampu menghasilkan insulin.
  • Diabetes tipe 2. Tubuh tidak mampu merespons insulin dengan baik sehingga kadar gula darah melebihi batas normal.

2. Penyakit Gaucher

Gangguan metabolisme ini membuat tubuh tidak dapat mencerna jenis lemak tertentu dengan baik. Lemak akhirnya menumpuk dan menyebabkan pembengkakan pada hati, sumsum tulang, jaringan tulang, dan limpa.

Jika tidak ditangani, penyakit Gaucher dapat menimbulkan komplikasi berupa kelainan rangka, kelainan darah, dan keterlambatan perkembangan anak. Penyakit ini juga bisa meningkatkan risiko kanker darah dan berakibat fatal pada kasus yang parah.

3. Hemokromatosis bawaan

Hemoktomatosis merupakan kondisi ketika tubuh menyimpan zat besi yang berlebih dalam beberapa organ. Penumpukan zat besi dapat meningkatkan risiko kanker hati, sirosis, diabetes, dan gangguan fungsi jantung.

Gangguan metabolisme ini ditandai dengan nyeri sendi, penurunan berat badan, dan perubahan warna kulit menjadi keabuan. Penderita perlu menjalani pengobatan dan perubahan pola makan untuk mengurangi kadar zat besi dalam darahnya.

4. Malabsorpsi glukosa dan galaktosa

Penyakit ini ditandai dengan kesalahan pengiriman glukosa dan galaktosa pada dinding lambung yang menyebabkan dehidrasi serta diare. Penyebabnya yakni mutasi gen SCL5A1 yang bertugas menghasilkan protein untuk membawa kedua gula tersebut.

Anda bisa mengontrol gejalanya dengan membatasi konsumsi makanan mengandung laktosa, sukrosa, dan glukosa. Selain itu, Anda mungkin perlu menggunakan pemanis lain seperti fruktosa dalam jangka waktu tertentu.

5. Fenilketonuria (PKU)

Fenilketonuria merupakan penyakit metabolisme bawaan yang menyebabkan penumpukan asam amino fenilalanin dalam tubuh. Tanda-tandanya antara lain napas berbau apak, eksim, ukuran kepala yang kecil, keterbelakangan mental, dan gangguan pertumbuhan.

Tubuh seharusnya memiliki protein khusus untuk memecah fenilalanin. Namun, mutasi pada gen tertentu mengganggu pembentukan protein tersebut. Untuk mengatasinya, Anda perlu membatasi makanan tinggi fenilalanin seperti susu, telur, keju, dan kacang.

6. Penyakit urine sirup maple (MSUD)

MSUD mengganggu metabolisme beberapa jenis asam amino sehingga menyebabkan kerusakan pada saraf dengan cepat. Pada balita, penyakit ini menimbulkan gejala khas berupa perubahan bau urine menjadi manis seperti sirup maple.

Gangguan metabolisme ini berawal dari mutasi tiga gen yang membentuk protein khusus untuk memecah asam amino leusin, isoleusin, dan valin. Tanpa protein tersebut, asam amino akan menumpuk dalam tubuh dan menimbulkan sejumlah gejala.

Masalah metabolisme merupakan kondisi yang langka dan rumit. Sebagian besarnya bahkan disebabkan oleh faktor genetik dan penyebab lain yang belum diketahui secara pasti. Jika Anda mengalami gejalanya, konsultasikan kepada dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How Metabolism Really Works. (2016). Retrieved 29 April 2021, from https://www.rush.edu/news/how-metabolism-really-works

What is my metabolism and how does it work? (2020). Retrieved 29 April 2021, from https://www.health.qld.gov.au/news-events/news/what-is-my-metabolism-and-how-does-it-work

Metabolic Disorders. (n.d.). Retrieved 29 April 2021, from https://medlineplus.gov/metabolicdisorders.html

Inherited metabolic disorders. (2017). Retrieved 29 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/inherited-metabolic-disorders/symptoms-causes/syc-20352590

Gaucher disease. (2020). Retrieved 29 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gauchers-disease/symptoms-causes/syc-20355546

Phenylketonuria (PKU). (2018). Retrieved 29 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/phenylketonuria/symptoms-causes/syc-20376302

Glucose-Galactose Malabsorption. (2020). Retrieved 29 April 2021, from https://rarediseases.org/rare-diseases/glucose-galactose-malabsorption/

Hereditary Hemochromatosis. (2020). Retrieved 29 April 2021, from https://www.cdc.gov/genomics/disease/hemochromatosis.htm

Maple syrup urine disease. (n.d.). Retrieved 29 April 2021, from https://medlineplus.gov/genetics/condition/maple-syrup-urine-disease/#references

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Theresia Evelyn
Tanggal diperbarui 13/02/2017
x