home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Begini Cara Sehat untuk Makan Popcorn

Begini Cara Sehat untuk Makan Popcorn

Anda penyuka popcorn? Makanan ringan satu ini memang menjadi kesukaan banyak orang, apalagi jika dinikmati sambil menonton film favorit. Namun, apakah benar popcorn sehat untuk dikonsumsi?

Jika dianalisis secara keseluruh, popcorn dapat tergolong dalam makanan yang bebas gluten dan 100% biji-bijian. Popcorn juga merupakan sumber makanan yang kaya akan serat dan secara alami bersifat bebas gula dan garam. Maka, dapat dikatakan bahwa popcorn merupakan makanan ringan yang sehat, terutama jika diproses secara benar.

Jenis-jenis popcorn

Popcorn tanpa bahan tambahan

Ini adalah popcorn yang diproses dengan mesin khusus dengan tekanan uap. Jika disajikan dengan cara ini, maka setiap gelas popcorn hanya mengandung 30 kalori. Popcorn yang diproses melalui tekanan uap juga memiliki indeks glikemik yang rendah yaitu hanya sebesar 55.

Karena popcorn jenis ini tidak ditambah oleh minyak, maka hasilnya akan lebih menyehatkan bagi tubuh. Selain itu popcorn juga mengandung nutrisi yang berguna bagi tubuh seperti folat, niasin, riboflavin, thiamin, besi, serat, vitamin B6, A, E, dan K. Popcorn juga memiliki efek anti-oksidan dan anti-inflamasi yang dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit kardiovaskular.

Popcorn dengan bahan tambahan

Popcorn jenis lain adalah popcorn yang diproses dengan minyak. Popcorn jenis ini biasa dibuat di rumah dengan menggunakan panci dan kompor. Kadar gula dan garamnya masih tergolong minim, namun kandungan minyaknya menambah sekitar 5 hingga 15 kalori per gelas.

Alternatif lain, Anda dapat membeli popcorn dalam kemasan di supermarket dan memanaskannya di rumah dengan microwave. Sehat atau tidaknya tentu bergantung pada isi yang terdapat dalam setiap produk. Namun kabar baiknya, Anda kini dapat menemukan pula produk popcorn kemasan yang bebas mentega dan garam. Bahkan produk-produk yang mengandung mentega dan garam pun tidak mengandung kalori yang berlebihan.

Terakhir, popcorn yang mungkin paling tidak ramah terhadap kesehatan, adalah popcorn yang biasa Anda beli di bioskop. Popcorn jenis ini biasanya mengandung banyak mentega dan garam yang menghasilkan lemak jenuh dalam tubuh.

Cara menyajikan popcorn yang sehat

  • Gunakan mesin khusus pembuat popcorn bertenaga uap: dengan cara ini popcorn Anda tidak mengandung lemak, garam, dan gula tambahan.
  • Gunakan minyak yang sehat: Jika Anda ingin memakai minyak, pakailah minyak yang baik bagi kesehatan. Minyak kelapa merupakan salah satu pilihan yang baik bagi tubuh, selain itu minyak ini juga menambah rasa dan aroma bagi popcorn Anda.
  • Pilihlah produk organik: biji jagung organik akan bebas dari pestisida dan residu beracun lainnya.
  • Gunakan topping yang sehat: Anda tidak harus selalu menggunakan mentega sebagai pelengkap popcorn Anda. Cobalah bereksperimen dengan topping lain seperti lada, serbuk coklat, atau bahkan bubuk kayu manis.
  • Tambahkan sayur: Sayur dan popcorn? Kombinasi yang mungkin terdengar aneh bagi Anda. Namun, Anda dapat mencoba memanggang sayuran seperti daun kale, bayam, atau sayuran hijau lainnya hingga garing. Setelah itu, hancurkan sayur tersebut hingga menjadi bubuk, lalu Anda dapat menaburkannya ke atas popcorn yang Anda buat sendiri.
  • Perhatikan porsi makan Anda: Walau popcorn termasuk dalam makanan rendah kalori, namun Anda tetap harus menjaga porsi makan Anda. Cobalah untuk menakar popcorn ke dalam mangkuk kecil sebelum mengonsumsinya untuk membatasi jumlah yang Anda makan.

Kesimpulan

Popcorn dapat menjadi pilihan makan ringan yang sehat jika diolah dengan baik. Indeks glikemiknya yang rendah serta kandungan serat dan nutrisinya yang tinggi membuat makanan ini menjadi makana ringan yang sempurna untuk menjaga berat badan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

7 myths about popcorn. http://www.popcorn.org/Nutrition/7-Myths-About-Popcorn [diakses pada 08 Januari 2017]

Is popcorn a healthy snack? http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=dailytip&dbid=76 [diakses pada 08 Januari 2017]

Microwave cooking and nutrition. 2015. http://www.health.harvard.edu/staying-healthy/microwave-cooking-and-nutrition [diakses pada 08 Januari 2017]

Mayo Clinic Staff. 2015. Snacks: How they fit into your weight-loss plan. http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/healthy-diet/art-20046267 [diakses pada 08 Januari 2017]

Marcin A. 2016. What Are Healthy Ways to Eat Popcorn?. http://www.healthline.com/health/food-nutrition/is-popcorn-healthy – Overview1 [diakses pada 08 Januari 2017]

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Priscila Stevanni
Tanggal diperbarui 02/02/2017
x