5 Penyakit yang Membuat Seseorang Cepat Gemuk (Bukan Hanya Obesitas!)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pada umumnya, pola makan buruk dan minimnya aktivitas fisik adalah dua faktor utama yang membuat badan gemuk. Genetik dan sistem metabolisme tubuh juga ikut berperan dalam menentukan seberapa cepat gemuk tubuh seseorang. Namun, beberapa penyakit atau kondisi medis tertentu ternyata juga bisa membuat badan gemuk tanpa pernah disadari. Apa saja?

Berbagai penyakit yang bisa membuat badan gemuk

1. Hipotiroidisme

Hipotiroidisme dapat membuat badan gemuk karena kelenjar tiroid yang tidak berfungsi semestinya. Kelenjar tiroid merupakan organ kecil berbentuk kupu-kupu yang terletak pada leher bagian bawah. Hormon yang dihasilkan dari kelenjar ini membantu mengatur metabolisme tubuh.

Hipotiroidisme menyebabkan metabolisme menurun, sehingga Anda rentan cepat gemuk. Gejala hipotiroid lainnya termasuk sensitivitas terhadap dingin, depresi, bahkan kuku dan rambut yang rapuh.

2. PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau yang diindonesiakan menjadi sindrom ovarium polikistik adalah masalah pada keseimbangan hormon wanita. PCOS biasanya menyebabkan pembentukan kista di indung telurnya, sehingga menyebabkan kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh jadi tidak seimbang.

PCOS dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Selain itu kondisi PCOS bisa membuat badan gemuk akibat kenaikan berat badan atau sulit menurunkan berat badan. PCOS juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut halus dan jerawat berlebih.

3. Prolaktinoma

Prolaktinoma adalah kondisi yang ditandai dengan pertumbuhan tumor jinak (nonkanker) pada kelenjar hipofisis di otak. Akibatnya, tubuh jadi memproduksi hormon prolaktin secara berlebihan. Meskipun prolaktinoma tidak menyebabkan kematian, namun penyakit ini dapat mengganggu penglihatan Anda, menyebabkan masalah kesuburan. Efek lainnya termasuk menambah berat badan.

4. Cushing syndrome

Sindrom Cushing atau juga sering disebut dengan hiperkortisolisme adalah penyakit yang disebabkan oleh hormon kortisol yang berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem tubuh secara keseluruhan, seperti kadar gula darah yang tidak seimbang atau respon imun yang menurun. Tak jarang juga sindrom Cushing dapat menyebabkan bertambahnya berat badan tanpa disadari, terutama pada area wajah, punggung bagian atas, leher, dan pinggang.

5. Depresi

Stres dan depresi bisa jadi penyebab yang membuat badan gemuk tiba-tiba. Gejolak emosi negatif yang ditimbulkan dari dua kondisi ini dapat memicu Anda makan secara berlebihanHal ini tentu saja berbahaya karena orang yang mengalami stres biasanya tidak menyadari seberapa banyak makanan yang telah ia makan dan mengakibatkan berat badan naik secara tiba-tiba.

Makanan yang dikonsumsi saat emotional eating biasanya adalah yang  mengandung banyak kalori dan tinggi karbohidrat. Misalnya, es krim, biskuit, cokelat, makanan ringan, kentang goreng, pizza, hamburger, dan lainnya. Belum lagi, jika Anda sering menjadikan makanan sebagai pelarian untuk melepaskan stres, Anda mungkin bisa makan lebih dari tiga kali dalam sehari dengan jumlah yang besar. Hal inilah yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan kegemukan jika berlangsung terus-menerus.

Jika Anda mengalami kenaikan berat badan tanpa alasan yang jelas, terlebih jika Anda mencurigai gejala-gejala dari penyakit yang disebutkan di atas, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapat diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit