Ingin Makan Banyak Tapi Tidak Mau Gemuk? Begini Caranya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat mengecek berat badan dan angkanya meroket jauh, tentu Anda akan menghela napas berat. Dalam hati, mungkin Anda menyalahkan diri, “Pasti gara-gara kemarin makan kebanyakan.” Bagi Anda yang suka makan banyak, menjaga berat badan tetap stabil memang sulit. Namun, bukan berarti mustahil. Yuk, intip cara agar makan banyak tapi tetap kurus berikut ini.

Cara agar tubuh tidak gemuk walau banyak makan

Siapa yang tidak ingin punya badan ideal? Salah satu caranya tentu dengan menjaga porsi makan.

Bagi Anda yang doyan makan, mengurangi porsi makan tentu bisa jadi tantangan tersendiri. Namun, jangan khawatir. Beberapa tips berikut ini dapat Anda ikuti agar bisa makan banyak tanpa takut berat badan naik.

1. Tingkatkan aktivitas, jangan malas

Apa penyebab berat badan naik? Porsi makan yang banyak, bisa jadi salah satu jawabannya. Namun, ini bukan penyebab satu-satunya. Berat badan Anda tidak akan melonjak jauh apabila sekalipun makan banyak apabila Anda mengimbanginya dengan membakar kalori.

Sebaliknya, makan banyak bisa membuat Anda gemuk, bila energi tersebut tidak dibakar atau dipakai secara efektif. Contohnya, malas bergerak padahal Anda suka ngemil dan makan-makanan tinggi kalori.

Jika ingin makan banyak tapi tidak gemuk, Anda harus meningkatkan aktivitas fisik. Caranya dengan rutin olahraga dan lebih banyak bergerak, seperti naik tangga, jalan kaki, beres-beres rumah, dan aktivitas lainnya.

Banyaknya pembakaran kalori, bergantung pada jenis aktivitas yang Anda lakukan dan durasinya. Jika biasanya jalan santai, Anda mungkin perlu menggantinya dengan jogging atau lari. Selain itu, tingkatkan durasi olahraga supaya membakar kalori lebih besar.

Anda bisa kombinasikan olahraga lari dengan latihan beban, yoga, atau latihan ketahanan tubuh, seperti squat, lunges, atau push up.

musik untuk olahraga

2. Perhatikan kembali pilihan makanan

Jika Anda ingin makan banyak dan tidak membuat badan gemuk, pilihan makanan juga harus diperhatikan. Batasi makanan cepat saji, seperti junk food, yang tidak sehat untuk tubuh.

Pilihlah jenis makanan yang lebih bergizi, seperti sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Pertimbangkan untuk meningkatkan asupan makanan yang tinggi protein dan serat. Dibandingkan karbohidrat dan lemak, protein dan serat diketahui lebih baik untuk membuat perut Anda kenyang lebih lama.

Makanan sehat yang paling direkomendasikan dan tidak membuat Anda gemuk jika diimbangi dengan olahraga adalah kentang rebus, telur, oatmeal, sup, apel, jeruk, dan pisang.

3. Jalani kebiasaan makan yang baik

Makan banyak boleh, asal tidak berlebihan dan membuat Anda kekenyangan. Ingat, jika Anda tidak ingin badan gemuk karena makan banyak, kebiasaan makan juga perlu diperhatikan.

Ingat, makanlah di saat perut Anda lapar dan sudah waktunya. Jangan melewatkan waktu makan. Sebab, makan tanpa ingat waktu ini bisa membuat Anda memasukkan kalori secara berlebihan. Akibatnya, Anda sendiri yang akan kewalahan untuk membakar kalorinya dalam tubuh.

Makan dengan tenang dan jangan terburu-buru juga merupakan kebiasaan makan yang mulai harus dilakukan. Jauhkan diri Anda dari segala hal yang mengganggu waktu makan, seperti mengobrol, bermain ponsel, atau nonton televisi.

Pusatkan diri Anda pada makanan yang sedang Anda nikmati. Dengan begitu, Anda dapat mengunyah makanan dengan lebih baik dan peka terhadap sinyal yang diberikan otak bahwa Anda sudah kenyang.

Dengan memperhatikan tiga hal di atas, niscaya berat Anda tetap stabil dan tidak gemuk sekalipun Anda makan banyak.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Sehat Makan Prasmanan atau All You Can Eat

Makan di prasmanan memang sungguh menggoda, tetapi ternyata kalau tidak berhati-hati bisa berbahaya. Ini dia berbagai cara makan di buffet namun sehat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Tips Makan Sehat, Nutrisi 7 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

4 Hal yang Menyebabkan Seseorang Bisa Tetap Kurus Meski Banyak Makan

Tidak semua penyebab badan kurus meski sudah banyak makan berasal dari penyakit. Berikut adalah sejumlah hal yang bisa menyebabkannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Tips Berat Badan Naik, Nutrisi 8 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit

5 Trik Cerdas untuk Mencegah Makan Berlebihan

Bila Anda memiliki kebiasaan makan banyak, jangan heran jika timbangan berat badan Anda terus naik. Ingin mencegah makan berlebihan? Coba lakukan trik ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Tips Makan Sehat, Nutrisi 24 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Badan Gemuk Akibat Faktor Genetik, Bagaimana Mengatasinya?

Memang, badan gemuk biasanya diakibatkan oleh pola hidup yang buruk. Tapi, sebenarnya kegemukan ini bisa disebabkan oleh gen. Seberapa besar pengaruh gen?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Obesitas, Nutrisi 12 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi: Mana yang Bikin Lebih Cepat Gemuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
makan kekenyangan

Perut Begah Akibat Makan Kekenyangan? Ini Cara Cepat Mengatasinya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 September 2020 . Waktu baca 3 menit
pola makan saat puasa

3 Kunci Mengatur Pola Makan Saat Puasa Supaya Berat Badan Naik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 April 2020 . Waktu baca 4 menit
orang gemuk mendengkur

Orang Berbadan Gemuk Ternyata Lebih Sering Mendengkur, Ini Sebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit