home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Manfaat Teh Jati Cina, Amankah untuk Diet?

Manfaat Teh Jati Cina, Amankah untuk Diet?

Manfaat teh jati cina perlu Anda ketahui kepastiannya. Umumnya, teh yang dikenal dengan nama lain teh senna ini berasal dari ekstrak daun tanaman Cassia acutifolia.

Salah satu klaim teh daun jati cina yang terkenal adalah untuk menurunkan berat badan. Apakah klaim tersebut benar?

Manfaat teh jati cina untuk kesehatan

Berikut adalah beberapa khasiat teh daun jati cina yang bisa Anda rasakan.

1. Mengurangi sembelit

waktu BAB buang air besar pagi hari

Melansir penjelasan buku LiverTox, daun teh jati cina mengandung senosida yang melancarkan buang air besar atau bersifat laksatif.

Dalam mengatasi sembelit, senosida bekerja dengan cara memicu gerakan dan usus sehingga feses bergerak keluar lebih mudah.

Selain itu, senosida meningkatkan kadar air pada tinja sehingga bisa mengatasi BAB keras.

Jadi, teh yang satu ini bisa menjadi pilihan obat pencahar alami. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaannya, ya.

2. Membantu persiapan kolonoskopi

Tindakan kolonoskopi penting untuk mengecek masalah kesehatan pada usus besar dan rektum.

Sebelum melakukan tindakan ini, dokter harus memastikan bahwa usus besar harus bebas feses dan kotoran lainnya.

Teh jati cina yang bersifat laksatif sehingga mampu membersihkan usus dari kotoran dengan lebih baik.

Manfaat tersebut disebutkan pada riset terbitan World Journal of Gastroenterology.

Peneliti menyatakan gabungan teh daun jati cina mampu membersihkan usus besar lebih baik dari senyawa magnesium sitrat .

Dalam hasil penelitian, pembersihan usus yang hanya menggunakan magnesium sitrat masih menyisakan lapisan feses dan lendir lengket.

3. Mengurangi risiko wasir

gambar wasir, ambeien, hemorrhoids

Teh jati cina juga punya potensi manfaat menurunkan risiko wasir. Namun, potensi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Kandungan pada daun teh jati cina tidak langsung mengobati wasir. Minuman ini hanya membantu mengurangi susah BAB yang membuat Anda mengejan terlalu keras.

Mengejan sendiri adalah salah satu faktor risiko wasir. Jadi, konsumsi teh jati cina bisa menekan risiko wasir.

4. Meredakan gejala sindrom iritasi usus besar

Sindrom iritasi usus besar (IBS) adalah kelainan pada usus besar akibat gangguan kontraksi otot usus hingga masalah saraf yang mengatur kerja saluran pencernaan.

Lebih jauh, IBS bisa menyebabkan sembelit.

Nah, sifat laksatif pada teh jati cina membantu mengurangi gejala susah BAB pada penderita IBS.

Namun, penggunaan teh jati cina untuk mengatasi IBS hanya dianjurkan untuk jangka pendek.

5. Sumber antioksidan

Selain dari daun teh hijau, ternyata teh jati cina punya manfaat memberikan asupan antioksidan untuk Anda.

Teh daun jati cina jenis Senna cana terbukti kaya akan antioksidan.

Riset terbitan Biochemistry Research International menemukan bahwa daun ini kaya akan senyawa flavonoid, tanin, dan anthraquinones.

Ketiganya bersifat antioksidan sehingga mampu menangkal radikal bebas.

Menilik manfaat teh jati cina untuk diet

Berat badan turun karena diabetes

Banyak yang mengenal tanaman ini untuk menurunkan berat badan. Lantas, apakah klaim ini benar?

Konsumsi daun jati cina bisa memiliki pengaruh terhadap berkurangnya berat badan.

Akan tetapi, teh jati cina tidak secara langsung menurunkan berat badan.

Pengaruh tersebut berkaitan dengan manfaat teh jati cina yang berfungsi sebagai obat pencahar yang melancarkan pencernaan.

Saat obat pencahar alami digunakan untuk menurunkan berat badan, tentunya ini merupakan cara diet yang berbahaya.

Temuan dari American Journal of Public Health memaparkan bila wanita menggunakan obat pencahar untuk diet, mereka 6 kali lebih berisiko memiliki gangguan makan.

Selalu konsultasikan dengan dokter dan ahli gizi untuk mendapatkan metode diet yang tepat untuk Anda.

Efek samping dan aturan konsumsi teh daun jati cina

efek samping dan manfaat teh jati cina

Manfaat teh jati cina memang menjanjikan. Namun, ada efek samping yang bisa Anda rasakan ketika meminumnya, yakni:

  • warna urine berubah kecokelatan,
  • pingsan,
  • perut kram, dan
  • mual.

Anda sebaiknya minum teh jati cina sebelum tidur. Minuman ini baru bekerja selama 6-12 jam setelah Anda mengonsumsinya.

Pastikan Anda mengonsumsinya dalam jangka pendek, yakni kurang dari seminggu.

Bila sembelit masih berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Konsumsi teh jati cina lebih dari dua minggu menyebabkan usus tidak berfungsi dengan normal.

Hal ini memicu ketidakseimbangan kadar elektrolit akibat mineral yang terbuang bersamaan feses. Hal ini akan menimbulkan efek jangka panjang, seperti:

  • otot melemah,
  • masalah jantung, dan
  • kerusakan hati.

Sebaiknya, jangan konsumsi teh ini bila Anda memiliki:

Daun teh jati cina juga akan memengaruhi cara kerja obat yang sedang Anda konsumsi. Jangan minum teh ini jika Anda mengonsumsi obat:

  • pil KB atau obat hormonal lainnya,
  • digoxin,
  • diuretik, dan
  • warfarin.

Manfaat teh jati cina yang paling utama adalah memperlancar BAB. Bahan alami ini sebaiknya tidak Anda gunakan untuk menurunkan berat badan.

Tak lupa, pastikan Anda hanya mengonsumsinya dalam jangka pendek.

Bila ada keluhan sembelit atau muncul efek samping lainnya, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

National Institutes of Health. (2017). LiverTox: clinical and research information on drug-induced liver injury. Nih.gov https://livertox.nih.gov.

Vradelis, S., Kalaitzakis, E., Sharifi, Y., Buchel, O., Keshav, S., Chapman, R., & Braden, B. (2009). Addition of senna improves quality of colonoscopy preparation with magnesium citrate. World Journal Of Gastroenterology, 15(14), 1759. doi: 10.3748/wjg.15.1759

Tripathi, R., Bolegave, S., Shetty, P., Uchil, D., Rege, N., Chawda, M., & Rege, S. (2015). Efficacy and safety of a polyherbal formulation in hemorrhoids. Journal Of Ayurveda And Integrative Medicine, 6(4), 225. doi: 10.4103/0975-9476.172382

Hemorrhoids – Symptoms and causes. (2021). Retrieved 29 October 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268

Colonoscopy – Mayo Clinic. (2021). Retrieved 29 October 2021, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/colonoscopy/about/pac-20393569

Irritable bowel syndrome – Symptoms and causes. (2021). Retrieved 29 October 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/irritable-bowel-syndrome/symptoms-causes/syc-20360016

Monteiro, J., Ferreira Júnior, J., Oliveira, I., Batista, F., Pinto, C., & Silva, A. et al. (2018). Bioactivity and Toxicity of Senna cana and Senna pendula Extracts. Biochemistry Research International, 2018, 1-10. doi: 10.1155/2018/8074306

Senna: Uses, Dosage & Side Effects Information – drugs.com. (2021). Retrieved 29 October 2021, from https://www.drugs.com/senna.html

Drugs, H. (2021). Senna: MedlinePlus Drug Information. Retrieved 29 October 2021, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601112.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan