8 Manfaat Sehat dari Sarang Burung Walet yang Tak Boleh Dilewatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Sarang burung walet sudah sejak lama diolah menjadi makanan eksotis dengan harga jual fantastis. Namun di balik harganya yang selangit, sarang burung walet juga dicari karena dipercaya memiliki beragam manfaat untuk tubuh.

Dengan mengonsumsi sarang walet, Anda bisa mengatasi gangguan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Simak penjelasan mengenai khasiat sarang burung walet  dalam ulasan ini.

Kandungan nutrisi dalam sarang burung walet

Sesuai dengan namanya, bahan makanan ini berasal dari sarang burung walet bermukim di Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia.

Burung walet membuat sarang dari air liurnya yang secara bertahap sampai mengeras dengan sendirinya.

Burung ini biasanya tinggal di dalam gua, teksturnya yang lengket berfungsi merekatkan sarang ke langit-langit atau dinding teratas gua agar tidak mudah jatuh.

Menariknya, liur walet bukan sekadar air liur biasa. Liur burung walet terbuat dari protein, yang juga tinggi kandungan kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium.

Itu sebabnya sarang burung walet mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh sekaligus memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Menurut informasi gizi yang terdapat pada laman Panganku, dalam 100 gram sarang burung walet (mentah) mengandung komposisi gizi seperti di bawah ini.

  • Energi: 281 Kal
  • Protein: 37.5 g
  • Lemak: 0.3 g
  • Karbohidrat: 32.1 g
  • Kalsium: 485 mg
  • Fosfor: 18 mg
  • Besi: 3 mg

Berdasarkan kandungan nutrisi ini, sarang burung walet dapat menjadi sumber protein dan karbohidrat yang baik.

Sarang walet juga mengandung glikoprotein yang lebih mudah larut, serta mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibanding kandungan dalam sup ayam dan ikan.

Selain itu, beragam vitamin dan mineral pun melengkapi nutrisi dalam sarang burung walet yang memberikan manfaat tersendiri.

Apa manfaat sarang burung walet bagi kesehatan?

Sarang yang dihasilkan oleh burung walet populer untuk diolah sebagai sup. Meski begitu, banyak juga yang memetik manfaatnya dengan mengolah sarang menjadi makanan penutup.

Ilmu pengobatan tradisional Cina percaya bahwa memakan sarang burung walet dapat menangkal penuaan, melawan kanker, hingga meningkatkan konsentrasi.

Di samping itu, masih banyak potensi manfaat sarang burung walet lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

1. Sumber asam amino esensial

Air liur untuk membuat sarang terbuat dari protein khusus yang mengandung berbagai macam asam amino, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

  • Asam aspartat dan prolin yang berguna untuk regenerasi sel.
  • Sistein dan fenilalanin untuk meningkatkan kerja memori, kerja impuls saraf, dan kerja penyerapan vitamin D dari sinar matahari.
  • Tirosin untuk mempercepat pemulihan setelah sakit.
  • Glukosamin untuk membantu proses pemulihan tulang rawan.

Beberapa di antaranya merupakan asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh dari makanan.

Itulah kenapa sarang burung walet menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan asam amino yang memiliki sederet manfaat untuk kesehatan

2. Mendukung fungsi organ tubuh

manfaat tidur kekebalan tubuh

Sarang burung walet juga diperkaya oleh berbagai mineral yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Di antaranya mangan, tembaga, seng, dan kalsium.

Mineral mangan bertugas untuk membantu pertumbuhan tulang, penyembuhan luka, sekaligus melancarkan proses metabolisme karbohidrat, kolesterol, dan asam amino di dalam tubuh.

Sementara tembaga berperan menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Tak lupa ada mineral kromium yang berperan membantu penyerapan nutrisi di usus.

Dari kegunaan mineral dalam nutrisinya, sarang burung walet memiliki khasiat untuk mengoptimalkan berbagai organ di dalam tubuh.

3. Mencegah resistensi insulin

resistensi insulin adalah

Konsumsi sarang burung walet secara rutin berpotensi mencegah resistensi insulin pada orang-orang yang terbiasa makan makanan berlemak.

Resistensi insulin adalah salah satu faktor risiko terbesar untuk penyakit diabetes.

Kandungan nutrisi dalam sarang walet dapat membantu mencegah otak melepaskan sinyal yang memperbanyak produksi insulin sebagai respon dari asupan lemak berlebihan.

Sarang walet juga berpotensi memelihara kerja metabolisme tubuh untuk memecah lemak lebih efektif.

Meski begitu, penelitian mengenai manfaat sarang burung walet ini baru diuji coba pada hewan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui hasil serupa pada manusia.

15 Pilihan Makanan dan Minuman untuk Diabetes, Plus Menunya!

4. Mengurangi risiko kanker

Angka harapan hidup pasien kanker paru

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Letters In Health and Biological Sciences melaporkan bahwa sarang burung walet termasuk makanan tinggi antioksidan yang berkhasiat mencegah kanker.

Antioksidan adalah senyawa aktif yang bermanfaat untuk melawan efek radikal bebas, penyebab berbagai penyakit kronis.

Senyawa antioksidan juga dapat memperbaiki kerusakan pada sel-sel sehat di dalam tubuh akibat radikal bebas. Pasalnya, jika dibiarkan bisa menyebabkan munculnya sel-sel kanker.

5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

mencegah penyakit jantung keturunan

Manfaat sarang burung walet lainnya adalah penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

Penelitian pada jurnal Drug Design, Development and Therapy tahun 2015 melaporkan sarang walet berpotensi menurunkan risiko pengentalan darah (hiperkoagulasi) akibat kolesterol tinggi.

Masalah pembekuan darah adalah salah satu penyebab paling umum dari penyakit kardiovaskular.

Penelitian tersebut juga menunjukkan menunjukkan sarang walet memiliki efek yang mirip dengan simvastatin (obat penurun kolesterol).

Namun, sarang walet tidak menunjukkan kecenderungan memperburuk kerja metabolisme.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh selama kemoterapi

saat kemoterapi

Sarang burung walet sudah sejak lama dianggap sebagai makanan peningkat daya tahan tubuh di negara asalnya, Tiongkok (RRC).

Nah, penelitian yang dimuat dalam jurnal Drug Design, Development and Therapy tahun 2016 menemukan bahwa sarang walet secara spesifik membantu daya tahan tubuh selama kemoterapi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sarang burung walet rutin selama 30 hari dapat meningkatkan kekebalan imun dalam usus yang melemah akibat kemoterapi.

Senyawa dalam liur burung walet juga dilaporkan bermanfaat mengurangi cedera pada jaringan usus yang disebabkan oleh efek samping obat cyclophosphamide.

Penerapan Pola Hidup Sehat untuk Penderita Kanker

7. Meredakan peradangan

proses inflamasi

Gangguan autoimun seperti diabetes, rheumatoid arthritis (rematik) dan penyakit radang usus telah dikaitkan dengan peningkatan kadar TNF-α (tumor necrosis factor- alpha).

TNF-α adalah protein khusus yang memicu terjadinya peradangan sistemik dalam tubuh.

Sebuah penelitian dari Malaysia yang dimuat dalam jurnal International Food Research Journal tahun 2011 melaporkan bahwa konsumsi sarang burung walet rutin efektif membantu mengurangi produksi TNF-α.

Kandungan mangan dalam sarang walet juga berfungsi mengaktifkan dan memastikan enzim yang berperan membantu meredakan peradangan bekerja dengan baik.

8. Menyehatkan kulit

merawat kulit saat karantina

Sarang burung walet juga sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar kosmetik. Hal ini tidak terlepas dari manfaat sarang burung walet untuk kesehatan kulit.

Nutrisi pada sarang walet memiliki komponen antipenuaan yang mendukung regenerasi sel-sel di epidermis yaitu bagian kulit terluar.

Tembaga yang terkandung dalam sarang burung walet juga mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh, serta meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh.

Kolagen bermanfaat dalam meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit.

10 Makanan yang Bisa Menunda Proses Penuaan

Itulah segudang manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi sarang burung walet.

Namun, perlu dipahami bahwa potensi sarang walet untuk kesehatan masih terus diteliti hingga saat ini. Beberapa manfaat yang ditemukan masih berasal dari studi yang terbatas.

Belum ada banyak data ilmiah yang bisa benar-benar membuktikan manfaat dari sarang burung walet ini.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Anda mungkin terpikir untuk kondom dipakai dua kali atau menggunakan kondom bekas. Hati-hati, ada risikonya jika Anda melakukan hal tersebut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kontrasepsi 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Penampakan lidah Anda bisa mencerminkan kesehatan tubuh secara umum. Lidah gatal bisa menandakan gejala diabetes. Apa penyebab lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Jika Anda baru saja cabut gigi, jangan sembarangan makan dan minum setelahnya. Apa saja pantangan makan dan minum setelah cabut gigi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Posisi tidur miring memiliki manfaat untuk kesehatan Anda, arah posisi tidur ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan. Arah mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara meninggkan badan

7 Cara Paling Manjur Meninggikan Badan di Usia Dewasa

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 9 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
mandi air dingin habis begadang

Mandi Air Dingin Habis Begadang Ternyata Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gigi mati

Penyebab Gigi Mati yang Perlu Anda Waspadai, Apakah Bisa Diobati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 9 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
makanan untuk pankreatitis

Panduan Pola Makan untuk Penyakit Radang Pankreas (Pankreatitis)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 9 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit