home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenalan dengan Buah Matoa, Si Manis yang Punya Segudang Manfaat

Kenalan dengan Buah Matoa, Si Manis yang Punya Segudang Manfaat

Pernahkah Anda mendengar tentang manfaat buah matoa? Pohon matoa termasuk salah satu tanaman asli Indonesia. Di tempat asalnya, matoa bahkan dijadikan obat tradisional karena memberikan manfaat bagi kesehatan. Apa saja kandungan buah matoa?

Kandungan gizi buah matoa

Buah matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman tropis yang masih satu keluarga dengan leci dan lengkeng. Tanaman yang tingginya dapat mencapai delapan belas meter ini banyak ditemukan di daerah Papua, Fiji, dan sejumlah negara di Asia.

Di dalam kulitnya yang tipis dan keras, terdapat buah berwarna putih dengan tekstur yang kenyal mirip rambutan. Uniknya, rasa buah matoa disebut-sebut mirip campuran buah lengkeng dan durian. Buah ini juga memiliki aroma yang khas.

Penelitian yang mempelajari kandungan gizi buah matoa masih amat terbatas. Namun, buah ini diketahui kaya akan vitamin C dan E yang merupakan antioksidan. Seperti leci dan kelengkeng, matoa juga tinggi kandungan air dan mineral.

Matoa mungkin juga mengandung senyawa khas tumbuhan seperti buah-buahan lain. Sejumlah penelitian pun menyebutkan adanya kandungan zat antibakteri pada buah yang unik ini.

Manfaat buah matoa

kebutuhan vitamin harian

Berkat kandungan vitamin, mineral, dan zat antioksidan yang tinggi, buah matoa diyakini dapat memberikan khasiat sebagai berikut.

1. Membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral

Salah satu alasan Anda harus mencoba buah matoa yaitu karena kandungan gizinya sangat beragam, terutama vitamin dan mineral. Buah yang juga dikenal sebagai lengkeng Fiji ini kaya akan vitamin C dan E yang dapat menangkal radikal bebas.

Vitamin C juga berguna untuk memelihara sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, manfaat vitamin E baik untuk kesehatan kulit dan kesuburan pria. Dalam buah berkonsistensi kenyal ini terkandung pula beberapa mineral seperti kalsium dan kalium.

2. Membantu mencegah penyakit kronis

Khasiat lainnya yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi matoa yaitu menurunkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Ini karena matoa kaya akan zat tanin yang merupakan antioksidan.

Antioksidan berfungsi melawan efek radikal bebas. Radikal bebas sebenarnya merupakan reaksi yang lazim terjadi di dalam sel-sel tubuh. Namun, reaksi ini juga menyebabkan kerusakan banyak sel yang bisa berujung menjadi penyakit kronis.

Meskipun begitu, manfaat buah matoa yang satu ini masih harus diteliti lebih lanjut. Pasalnya, para ahli belum mengetahui seberapa banyak zat tanin yang harus dikonsumsi supaya radikal bebas tidak terjadi di dalam tubuh.

3. Manjur untuk melawan penyakit infeksi

batuk pilek asma

Buah matoa ternyata juga berguna untuk melawan penyakit infeksi. Dari Semantic Scholar, sebuah penelitian yang dilakukan di Bogor, Jawa Barat, membuktikan buah ini dapat menghambat perkembangan bakteri penyebab infeksi saluran napas dan saluran kemih.

Khasiat ini kemungkinan berasal dari sifat antioksidan dan antibakteri yang ada pada ekstrak kulit matoa. Pada penelitian tersebut, terlihat bahwa sifat antibakteri kulit matoa ampuh melawan bakteri E. coli, S. aureus, dan B. cereus.

Penelitian terhadap manfaat daging buah matoa sendiri memang masih terbatas. Meski begitu, para ahli mengungkapkan bahwa bukan tidak mungkin suatu saat nanti buah matoa menjadi sumber bahan alami untuk antibiotik.

4. Menurunkan tekanan darah

Khasiat tak terduga lainnya dari buah matoa yaitu membantu mengontrol tekanan darah. Bahkan, tak hanya daging buahnya saja, ekstrak biji dan daunnya juga terbukti dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi.

Ekstrak buah matoa mengandung zat yang bersifat diuretik, yaitu meningkatkan jumlah cairan yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Bila tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan (termasuk dari pembuluh darah), tekanan darah akan berangsur menurun.

Sebuah penelitian dari Bandung menyebutkan bahwa pada dosis 100 miligram per kilogram berat badan, ekstrak matoa dapat membuang kelebihan air dan garam melalui urine. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi orang yang rentan mengalami hipertensi.

Buah matoa ternyata tidak hanya memiliki rasa yang unik, tapi juga kaya kandungan gizi dan khasiat. Semua manfaat tersebut memang masih harus diteliti lebih lanjut, tapi tak ada salahnya untuk sesekali mencoba buat yang satu ini.

Dengan mencoba buah matoa, paling tidak Anda akan mendapatkan asupan vitamin, mineral, dan serat yang tidak kalah dengan jenis buah lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Health benefits of Fiji Longan. (2021). Retrieved 25 February 2021, from https://www.healthbenefitstimes.com/fiji-longan/

10 Health Benefits of Matoa Fruit (#1 Exotic Fruit from Papua). (2021). Retrieved 25 February 2021, from https://drhealthbenefits.com/food-bevarages/fruits/health-benefits-matoa-fruit

Faustina, F. C and Santoso, F. (2014). Extraction of Fruit Peels of Pometia pinnata and Its Antioxidant and Antimicrobial Activities. J Pascapanen, 11(2):80-88.

Purwidyaningrum I, Sukandar EY, Fidrianny I (2018).. Diuretic Activity of Different Organs of Matoa (Pometia pinnata) Extracts and its Influence on Potassium and Sodium Levels. International Journal of Pharmacognosy and Phytochemical Research, 8(2):244-247.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. William
Tanggal diperbarui 04/03/2021
x