home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Manfaat Buah Kelengkeng untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

7 Manfaat Buah Kelengkeng untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Buah kelengkeng adalah salah satu jenis buah yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Meskipun memiliki ukuran yang kecil, buah kelengkeng ternyata memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Buah yang bisa Anda temukan di Asia Tenggara ini memiliki rasa yang manis. Untuk mengetahui kandungan nutrisi dan manfaat dari buah kelengkeng, simak artikel berikut ini.

Kandungan gizi pada buah kelengkeng

Buah yang satu ini memiliki kandungan nutrisi yang melimpah. Tak heran jika mengonsumsi buah ini memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Nah, dalam 100 gram buah kelengkeng, Anda bisa menemukan kandungan gizi seperti berikut ini:

  • Air: 82.75 gram
  • Energi: 60 kkal
  • Protein: 1.31 gram
  • Lemak: 0.1 gram
  • Karbohidrat: 15.14 gram
  • Serat: 1.1 gram
  • Kalsium: 1 miligram (mg)
  • Zat besi: 0.13 mg
  • Magnesium: 10 mg
  • Fosfor: 21 mg
  • Kalium: 266 mg
  • Seng: 0.05 mg
  • Tembaga: 0.169 mg
  • Mangan: 0.052 mg
  • Asam askorbat (Vitamin C): 84 mg
  • Thiamin (Vitamin B1): 0.031 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0.14 mg
  • Niasin (Vitamin B3): 0.3 mg

Manfaat kesehatan dari buah kelengkeng

Dari berbagai nutrisi yang ada pada buah kelengkeng, berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan:

1. Melawan radikal bebas

Kelengkeng adalah salah satu buah yang kaya akan kandungan asam galat dan asam elagat. Keduanya adalah antioksidan yang berperan penting dalam melawan radikal bebas pada tubuh. Jumlah radikal bebas yang terlalu banyak dapat memicu kerusakan penyakit dan timbulnya penyakit.

Mendapatkan asupan antioksidan dari buah-buahan segar tentu memberikan manfaat yang lebih besar daripada mendapatkannya melalui suplemen. Bahkan, sebuah penelitian pada tahun 2012 membuktikan bahwa ekstrak kelengkeng dapat mengurangi peradangan.

Meski demikian, para ahli perlu melakukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan kebenaran dari kelebihan buah kelengkeng tersebut.

2. Memperkuat tulang

Mengonsumsi buah kelingking ternyata memberikan manfaat untuk kesehatan tulang. Pasalnya, dalam buah ini terdapat kandungan mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi yang berperan penting dalam mempertahankan kekuatan dan kesehatan tulang.

Bahkan, sebuah peneltian tahun 2015 menyatakan bahwa fosfor dapat meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang secara signifikan. Selain itu, kandungan nutrisi pada buah kelengkeng tersebut juga dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang sekaligus mencegah masalah kesehatan tulang, seperti osteoporosis.

Oleh sebab itu, para ahli menyarankan orang dewasa untuk mengonsumsi buah kelengkeng segar sekitar 3.5 ons per hari demi membantu memenuhi kebutuhan mineralnya.

3. Meningkatkan kesehatan otak

Manfaat yang juga bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi buah kelengkeng adalah meningkatnya kesehatan otak. Ya, buah ini diduga dapat membantu mencegah penyakit Parkinson karena dapat melindungi otak dari kerusakan.

Selain itu, penelitian yang dilakukan pada hewan juga membuktikan bahwa kandungan polisakarida dari buah ini dapat mengurangi kerusakan otak pada penderita stroke dan meningkatkan enzim antioksidan pada otak.

Namun, untuk memastikan kebenaran dari manfaat buah kelengkeng tersebut, para ahli masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut pada manusia.

4. Menurunkan berat badan

Anda juga bisa mendapatkan khasiat untuk membantu menurunkan berat badan dari mengonsumsi buah kelengkeng. Pasalnya, buah ini memiliki kandungan kalori yang rendah sehingga cukup efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

Selain itu, kandungan nutrisinya pada buah kelengkeng juga memiliki manfaat untuk menekan nafsu makan, sehingga Anda bisa mengonsumsinya dalam jumlah banyak tanpa perlu merasa khawatir dengan kalorinya.

Tak hanya itu, kandungan bakteri probiotik pada ekstrak buah kelengkeng juga memberikan manfaat untuk mengurangi kenaikan berat badan secara menyeluruh pada sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan. Meski begitu, para ahli masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikannya.

5. Menjaga kesehatan jantung

Tahukah Anda bahwa vitamin C ternyata bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung? Tak heran, buah kelengkeng yang kaya akan kandungan vitamin C dapat membantu Anda menjaga agar jantung tetap sehat.

Vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dapat membantu mengurangi kekakuan pada pembuluh darah arteri, salah satu penyebab dari berbagai penyakit jantung. Meski begitu, untuk mendapatkan manfaat tersebut, para ahli menyarankan Anda untuk mendapatkan asupan vitamin C dari buah-buahan seperti kelengkeng.

Pasalnya, mengonsumsi suplemen vitamin C belum tentu memberikan manfaat serupa. Seperti manfaat kesehatan dari buah kelengkeng lainnya, para ahli masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut.

6. Mencegah penuaan dini pada kulit

Para ahli menduga bahwa kandungan antioksidan pada buah kelengkeng yang dapat menetralkan radikal bebas dalam tubuh ternyata juga dapat membantu mencegah penuaan dini. Buah kelengkeng memiliki manfaat untuk mengurangi kerutan, bintik hitam, dan bekas jerawat pada wajah.

Bahkan, para ahli juga menduga bahwa mengonsumsi buah kelengkeng membantu wajah terlihat lebih cerah. Mengapa? Pasalnya, buah ini ini memiliki kandungan vitamin B dan vitamin C serta berbagai antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit.

Ya, kandungan nutrisi pada buah kelengkeng ini dapat memberikan efek antipenuaan, mengurangi kekeringan pada kulit, hingga mencegah kulit mengelupas.

7. Mengatasi insomnia

Buah kelengkeng kering merupakan salah satu bahan alami untuk mengatasi insomnia. Ya, para ahli menganggap buah ini dapat menenangkan pikiran, sehingga mengonsumsi buah ini membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Meski demikian, sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa mengonsumsi buah ini tak secara langsung memberikan dampak pada kualitas tidur, melainkan membantu meningkatkan kerja obat tidur dengan meningkatkan aktivitas otak. Masih belum diketahui apakah efek tersebut juga bisa terjadi pada manusia.

Namun, mengingat buah ini dapat membantu memberikan efek ketenangan pada saraf dan mencegah rasa lelah berlebihan, mengonsumsi buah ini mungkin dapat membantu Anda mengatasi gangguan tidur akibat stres seperti insomnia.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Huang, G. J., Wang, B. S., Lin, W. C., Huang, S. S., Lee, C. Y., Yen, M. T., & Huang, M. H. (2012). Antioxidant and Anti-Inflammatory Properties of Longan (Dimocarpus longan Lour.) Pericarp. Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM2012, 709483. https://doi.org/10.1155/2012/709483

Lee, A. W., & Cho, S. S. (2015). Association between phosphorus intake and bone health in the NHANES population. Nutrition journal14, 28. https://doi.org/10.1186/s12937-015-0017-0

Longan. Retrieved 4 March 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/169089/nutrients

Prasad, K., Hao, J., Shi, J., Liu, T., Li, J., & Wei, X. et al. (2009). Antioxidant and anticancer activities of high pressure-assisted extract of longan (Dimocarpus longan Lour.) fruit pericarpInnovative Food Science & Emerging Technologies10(4), 413-419. doi: 10.1016/j.ifset.2009.04.003

SOONG, Y., & BARLOW, P. (2006). Quantification of gallic acid and ellagic acid from longan (Dimocarpus longan Lour.) seed and mango (Mangifera indica L.) kernel and their effects on antioxidant activityFood Chemistry97(3), 524-530. doi: 10.1016/j.foodchem.2005.05.033

Zhao, X., Higashikawa, F., Noda, M., Kawamura, Y., Matoba, Y., Kumagai, T., & Sugiyama, M. (2012). The Obesity and Fatty Liver Are Reduced by Plant-Derived Pediococcus pentosaceus LP28 in High Fat Diet-Induced Obese MicePlos ONE7(2), e30696. doi: 10.1371/journal.pone.0030696

Ma, Y., Ma, H., Eun, J. S., Nam, S. Y., Kim, Y. B., Hong, J. T., Lee, M. K., & Oh, K. W. (2009). Methanol extract of Longanae Arillus augments pentobarbital-induced sleep behaviors through the modification of GABAergic systems. Journal of ethnopharmacology122(2), 245–250. https://doi.org/10.1016/j.jep.2009.01.012

Schagen, S. K., Zampeli, V. A., Makrantonaki, E., & Zouboulis, C. C. (2012). Discovering the link between nutrition and skin aging. Dermato-endocrinology4(3), 298–307. https://doi.org/10.4161/derm.22876

Ganceviciene, R., Liakou, A. I., Theodoridis, A., Makrantonaki, E., & Zouboulis, C. C. (2012). Skin anti-aging strategies. Dermato-endocrinology4(3), 308–319. https://doi.org/10.4161/derm.22804

Yang, D. J., Chang, Y. Y., Hsu, C. L., Liu, C. W., Lin, Y. L., Lin, Y. H., Liu, K. C., & Chen, Y. C. (2010). Antiobesity and hypolipidemic effects of polyphenol-rich longan (Dimocarpus longans Lour.) flower water extract in hypercaloric-dietary rats. Journal of agricultural and food chemistry58(3), 2020–2027. https://doi.org/10.1021/jf903355q
Lee, D. S., Choi, J., Kim, S. H., & Kim, S. (2014). Ameliorating effects of HX106N, a water-soluble botanical formulation, on Aβ25-35-induced memory impairment and oxidative stress in mice. Biological & pharmaceutical bulletin37(6), 954–960. https://doi.org/10.1248/bpb.b13-00906
Lin, A. M., Wu, L. Y., Hung, K. C., Huang, H. J., Lei, Y. P., Lu, W. C., & Hwang, L. S. (2012). Neuroprotective effects of longan ( Dimocarpus longan Lour.) flower water extract on MPP+-induced neurotoxicity in rat brain. Journal of agricultural and food chemistry60(36), 9188–9194. https://doi.org/10.1021/jf302792t
Chen, J., Chen, X., & Qin, J. (2011). Effects of polysaccharides of the Euphoria Longan (Lour.) Steud on focal cerebral ischemia/reperfusion injury and its underlying mechanism. Brain injury25(3), 292–299. https://doi.org/10.3109/02699052.2010.546824
Takeda, E., Yamamoto, H., Yamanaka-Okumura, H., & Taketani, Y. (2012). Dietary phosphorus in bone health and quality of life. Nutrition reviews70(6), 311–321. https://doi.org/10.1111/j.1753-4887.2012.00473.x

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x