home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Punya Warna Merah yang Khas, Kenali 8 Manfaat Menakjubkan Buah Delima

Punya Warna Merah yang Khas, Kenali 8 Manfaat Menakjubkan Buah Delima

Pernahkah Anda mendengar buah delima sebelumnya? Buah dengan warna merah yang khas ini memang cukup merepotkan saat mengupas kulitnya. Meski begitu, Anda mungkin tak ingin melewatkan buah ini jika mengetahui segudang khasiatnya. Apa saja, sih, manfaat dan kandungan gizi buah delima?

Kandungan gizi buah delima

Buah delima atau Punica granatum berasal dari Asia Tengah.

Buah ini kemudian dibudidayakan di Timur Tengah dan telah tersebar hingga Iran, Afghanistan, India Timur, China, hingga Amerika Serikat.

Mirip seperti buah stroberi, buah delima kaya akan vitamin C, antioksidan, serat, dan agen antiradang.

manfaat buah delima

Dikutip dari situs Food Data Central U.S. Department of Agriculture, berikut kandungan gizi yang terdapat dalam buah delima:

  • Air: 77,93 gram (g)
  • Energi: 83000 kalori (Kal)
  • Protein: 1,67 g
  • Lemak: 1,17 g
  • Karbohidrat: 18,7 g
  • Serat: 4 g
  • Gula: 13,67 g
  • Kalsium (Ca): 10 miligram (mg)
  • Zat besi (Fe): 0,3 mg
  • Magnesium (Mg): 12 mg
  • Fosfor (P): 36 mg
  • Kalium (K): 236 mg
  • Sodium (Na): 3 mg
  • Zinc (Zn): 0,35 mg
  • Tembaga (Cu): 0,158 mg
  • Selenium (Se): 0,5 µg
  • Vitamin C: 10,2 mg
  • Thiamin: 0,067 mg
  • Riboflavin: 0,053 mg
  • Niacin: 0,293 mg
  • Vitamin B-6 0,075 mg
  • Folat: 38 µg
  • Vitamin E: 0,6 mg
  • Vitamin K: 16,4 µg
  • Asam lemak: 0,12 g

Melihat dari daftar kandungan gizinya, buah delima punya segudang nutrisi untuk membantu melengkapi kebutuhan gizi harian.

Bahkan, buah yang satu ini punya kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga aneka mineral.

Manfaat buah delima untuk kesehatan

Berbagai penelitian menemukan bahwa memakan buah delima segar atau sekadar minum jus buah delima memiliki khasiat untuk membantu melindungi tubuh dari beberapa penyakit.

Berikut adalah beragam manfaat buah delima yang wajib Anda ketahui:

1. Meringankan arthritis dan nyeri persendian

obat herbal nyeri sendi

Buah delima memiliki sifat antiperadangan yang dapat membantu Anda mengatasi arthritis dan nyeri persendian.

Dikutip dari The Journal of Nutrition, antioksidan flavonoid yang terkandung dalam buah delima dapat membantu menghambat peradangan penyebab osteoarthritis dan kerusakan tulang rawan.

Meskipun begitu, penelitian yang membuktikan hal tersebut hanya dilakukan pada hewan percobaan.

Oleh karena itu, dibutuhkan studi lanjutan untuk memaparkan seberapa efektif buah delima dalam perawatan arthritis dan nyeri persendian.

2. Menurunkan tekanan darah

obat dopamet adalah buah delima

Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah salah satu kondisi pemicu serangan jantung dan stroke yang paling umum.

Sebuah studi meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Pharmacological Research menemukan bahwa rutin minum jus buah delima dapat menurunkan kadar tekanan darah sistolik.

Penurunan tekanan darah tersebut dapat terjadi paling cepat 2 minggu atau hasil paling optimal terlihat dalam 12 minggu.

Jus delima kaya kandungan antioksidan polifenol yang dapat melawan aterosklerosis serta peradangan pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah.

Lambat laun, manfaat buah delima juga akan tampak pada penurunan kolesterol dan kesehatan jantung secara keseluruhan.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh

ciri wanita berkarakter kuat

Satu buah delima menyediakan sekitar 40% kebutuhan vitamin C harian Anda.

Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam buah delima dapat melindungi tubuh dari infeksi yang berkaitan dengan dialisis atau penyakit ginjal serta komplikasi penyakit kardiovaskular.

Buah delima mengandung antioksidan kuat yang bekerja melawan peradangan di seluruh tubuh, mencegah stres oksidatif, serta kerusakan akibat radikal bebas.

7 Makanan Sumber Antioksidan Tinggi untuk Lawan Radikal Bebas

4. Melawan infeksi virus dan bakteri

pencegahan osteoporosis

Manfaat buah delima lainnya yakni dapat mencegah penyakit dan melawan infeksi. Ya, buah delima telah terbukti memiliki sifat anti-bakteri dan anti-virus dalam tes laboratorium.

Efek antibakteri dan antijamur dari buah delima dapat melindungi terhadap infeksi dan peradangan di mulut. Ini termasuk kondisi seperti gingivitis, periodontitis, dan denture stomatitis.

Manfaat buah delima juga telah ditunjukkan nyata terhadap beberapa jenis bakteri, termasuk Candida albicans penyebab infeksi vagina.

5. Menahan lapar

Selalu lapar gejala gula darah tinggi

Buah delima tinggi kandungan seratnya. Dalam 180 gram buah delima, terkandung 7 gram serat.

Serat adalah salah satu nutrisi paling penting untuk menjaga berat badan sehat.

Makanan yang tinggi serat dapat menjaga Anda untuk kenyang lebih lama sehingga mencegah agar Anda tidak terbiasa ngemil setelah makan.

Ada beragam cara menarik untuk memanfaatkan delima ke dalam menu makan Anda, misalnya taburkan biji delima segar di atas bubur oatmeal, quinoa, atau yoghurt Anda sebagai topping lezat bergizi.

6. Mencegah kanker

cara mencegah pencegahan kanker lambung perut

Jurnal Molecules memaparkan berbagai kandungan buah delima yang memiliki manfaat untuk mencegah kanker.

Komponen tertentu dalam buah delima dapat memperlambat perkembangan reproduksi sel kanker prostat, dan bahkan memicu kematian sel kanker (apoptosis).

Tak sampai di situ, peneliti juga menemukan bahwa jus delima dapat mencegah dan menghancurkan sel kanker payudara.

7. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer

ciri-ciri alzheimer

Menariknya lagi, buah delima berperan penting dalam membantu penajaman memori verbal dan visual pada lansia yang rutin minum 250 mililiter (ml) jus delima setiap hari dalam jangka waktu panjang.

Sebuah studi pada hewan percobaan menunjukkan bahwa tikus yang diberi minum jus delima mengalami penumpukan plak amiloid yang lebih lambat daripada tikus yang tidak minum jus delima.

Plak amiloid adalah plak yang menumpuk di antara sel saraf otak yang dicurigai menjadi penyebab utama penyakit Alzheimer.

8. Meningkatkan gairah seks dan kesuburan

seks anal

Kandungan antioksidan tinggi dalam buah delima dapat meredam stres oksidatif dalam tubuh serta mengoptimalkan kesuburuan.

Stres oksidatif telah ditunjukkan menyebabkan penurunan kualitas sperma dan menurunkan kesuburan wanita.

Selain itu, manfaat buah delima juga membantu meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita yang menjadi faktor utama pemicu gairah seks.

Terlepas dari manfaat yang terkandung di dalamnya, buah delima tergolong sulit dikonsumsi. Ini karena kulit buah tersebut sulit dikupas sehingga sulit diekstrak.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk kupas perlahan kulit buah delima sebelum mengonsumsinya.

Buah delima dapat Anda konsumsi sebagai buah segar, jus, hingga selai. Jika Anda mengalami gejala mengkhawatirkan setelah mengonsumsi buah delima, segera hubungi dokter.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Erkan, M., & Dogan, A. (2018). Pomegranate/Roma— Punica granatum. Exotic Fruits, 355-361. doi: 10.1016/b978-0-12-803138-4.00049-6

Ahmed, S., Wang, N., Hafeez, B., Cheruvu, V., & Haqqi, T. (2005). Punica granatum L. Extract Inhibits IL-1β–Induced Expression of Matrix Metalloproteinases by Inhibiting the Activation of MAP Kinases and NF-κB in Human Chondrocytes In Vitro. The Journal Of Nutrition, 135(9), 2096-2102. doi: 10.1093/jn/135.9.2096

Sahebkar, A., Ferri, C., Giorgini, P., Bo, S., Nachtigal, P., & Grassi, D. (2017). Effects of pomegranate juice on blood pressure: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Pharmacological Research, 115, 149-161. https://doi.org/10.1016/j.phrs.2016.11.018

Sharma, P., McClees, S., & Afaq, F. (2017). Pomegranate for Prevention and Treatment of Cancer: An Update. Molecules, 22(1), 177. doi: 10.3390/molecules22010177

Hartman, R., Shah, A., Fagan, A., Schwetye, K., Parsadanian, M., & Schulman, R. et al. (2006). Pomegranate juice decreases amyloid load and improves behavior in a mouse model of Alzheimer’s disease. Neurobiology Of Disease, 24(3), 506-515. doi: 10.1016/j.nbd.2006.08.006

Al-Dujaili, E., & Smail, N. (2012). Pomegranate juice intake enhances salivary testosterone levels and improves mood and well being in healthy men and women. Endocrine Abstracts, 28. Retrieved from https://www.endocrine-abstracts.org/ea/0028/ea0028P313.htm

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 05/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x