home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Keunggulan Susu Organik Bagi Kesehatan

3 Keunggulan Susu Organik Bagi Kesehatan

Untuk mencapai hidup yang lebih sehat, banyak orang beralih ke produk pangan organik. Salah satunya susu sapi organik (organic milk). Permintaan konsumen untuk susu ini juga meningkat pesat. Namun, tahukah Anda seperti apa jenis susu ini? Apa saja keunggulannya bagi kesehatan? Yuk, simak ulasannya lebih jelas berikut ini.

Apa itu susu organik?

Secara harfiah, organik berarti ditanam atau dipelihara tanpa menggunakan bahan kimia sintesis (buatan). Maka itu, susu organik artinya susu dihasilkan dari sapi atau kambing yang bebas dari antibiotik dan tambahan hormon reproduksi maupun pertumbuhan.

Selain itu, sapi dari peternakan organik juga diberi makanan yang bebas pupuk kimia atau pestisida serta bukan berasal dari benih yang direkayasa secara genetik. Sapi organik diberi makan di hamparan padang rumput yang organik.

Keunggulan susu organik bagi kesehatan

Proses produksi yang berbeda membuat susu organik memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:

1. Mengandung asam lemak sehat yang seimbang

Sebuah studi yang diterbitkan pada British Journal of Nutrition menemukan perbedaan kandungan nutrisi susu organik dengan susu nonorganik. Lebih jelas, berikut paparan hasil penelitian mengenai kandungan nutrisi dari organic milk:

  • Mengandung 56% lebih banyak asam lemak omega 3
  • Mengandung 69% lebih banyak asam alfa-linoleat
  • Memiliki perbandingan asam lemak omega 3 dan omega 6 yang seimbang

Asam omega 3 dan alfa-linoleat merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh sel dalam tubuh. Terutama sel-sel yang bertanggung jawab pada perkembangan otak anak. Selain itu, senyawa ini juga membantu produksi hormon yang mengatur pembekuan darah, kontraksi dan relaksasi dinding arteri, serta mencegah terjadinya peradangan.

Semua peran tersebut dapat menurunkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, lupus, stroke, eksim, dan rheumatoid arthritis (rematik).

Selain asam lemak omega 3, susu organik juga mengandung asam lemak omega 6. Kedua asam lemak ini saling bekerja sama untuk menjaga kesehatan tubuh.

Agar tubuh sehat, Anda membutuhkan perbandingan asam lemak omega 3 dan 6 yang seimbang. Para ahli menyarankan perbandingan (rasio) seimbang asam lemak ini sebesar 4:1, yaitu 4 untuk omega 6 dan 1 untuk omega 3. Keseimbangan asam lemak ini bisa ditemukan dalam susu organik.

Bahkan sebuah penelitian dari Belanda menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi susu organik dengan perbandingan asam lemak yang seimbang lebih aman dari risiko kena eksim dibandingkan anak yang minum susu nonorganik. Penelitian tersebut juga menguak adanya potensi efek antialergi pada susu organik.

2. Bebas antibiotik dan hormon tambahan

Susu biasa umumnya diambil dari sapi yang diberi suntikan antibiotik. Pemberian antibiotik ini sebenarnya bertujuan untuk mencegah terjadinya mastitis, yaitu infeksi pada jaringan kelenjar susu. Sementara itu, penyuntikan hormon dilakukan agar produksi susu dari sapi jadi lebih banyak.

Nah, pada susu sapi organik, sapi tidak diberi antibiotik atau hormon tambahan. Produsen sangat selektif mengamati kondisi hewan ternaknya ini. Jika sapi atau kambing diketahui membutuhkan antibiotik, maka hewan tersebut akan ditarik dan tidak digunakan untuk menghasilkan susu.

Mencegah penggunaan antibiotik pada sapi menghindari adanya residu antibiotik pada susu. Menurut sebuah studi yang diterbitkan pada Journal of Clinical and Diagnostic Research, residu antibiotik pada susu dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti memicu munculnya reaksi alergi.

3. Rasanya lebih enak

Susu organik diketahui memiliki rasa yang lebih enak dan khas, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal Biological Agricultural and Horticulture. Sejumlah peserta penelitian mengatakan bahwa organic milk memiliki rasa yang lebih kental dan alami.

Rasa yang khas tersebut kemungkinan besar didapat dari rumput atau makanan organik yang dimakan oleh sapi penghasil susu.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Organic Milk Production. https://afs.ca.uky.edu/content/organic-milk-production.  Accessed on May 29th, 2019.

Organics: Organic Dairy Myths and Facts. https://www.todaysdietitian.com/newarchives/0917p16.shtml.  Accessed on May 29th, 2019.

Guidelines for Organic Certification of Dairy Livestock . https://www.ams.usda.gov/sites/default/files/media/Dairy%20-%20Guidelines.pdf. Accessed on May 29th, 2019.

Średnicka-Tober, D., Barański, M., Seal, C., Sanderson, R., Benbrook, C., Steinshamn, H., Gromadzka-Ostrowska, J., Rembiałkowska, E., Skwarło-Sońta, K., Eyre, M., Cozzi, G., Larsen, M., Jordon, T., Niggli, U., Sakowski, T., Calder, P., Burdge, G., Sotiraki, S., Stefanakis, A., Stergiadis, S., Yolcu, H., Chatzidimitriou, E., Butler, G., Stewart, G. and Leifert, C. (2016). Higher PUFA and n-3 PUFA, conjugated linoleic acid, α-tocopherol and iron, but lower iodine and selenium concentrations in organic milk: a systematic literature review and meta- and redundancy analysesBritish Journal of Nutrition, 115(6), pp.1043-1060.

Omega-3 Fatty Acids: An Essential Contribution. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/fats-and-cholesterol/types-of-fat/omega-3-fats/. Accessed on May 29th, 2019.

Chowdhury S, Hassan MM, Alam M, et al. Antibiotic residues in milk and eggs of commercial and local farms at Chittagong, BangladeshVet World. 2015;8(4):467–471. doi:10.14202/vetworld.2015.467-471.

Bloksma, J., Adriaansen-Tennekes, R., Huber, M., van de Vijver, L., Baars, T. and de Wit, J. (2008). Comparison of Organic and Conventional Raw Milk Quality in The NetherlandsBiological Agriculture & Horticulture, 26(1), pp.69-83.

Moghadam MM, Amiri M, Riabi HR, Riabi HR. Evaluation of Antibiotic Residues in Pasteurized and Raw Milk Distributed in the South of Khorasan-e Razavi Province, IranJ Clin Diagn Res. 2016;10(12):FC31–FC35. doi:10.7860/JCDR/2016/21034.9034.

Simopoulos, A. (2002). The importance of the ratio of omega-6/omega-3 essential fatty acidsBiomedicine & Pharmacotherapy, 56(8), pp.365-379.

Castillo C, Pereira V, Abuelo Á, Hernández J. Effect of supplementation with antioxidants on the quality of bovine milk and meat productionScientificWorldJournal. 2013;2013:616098. Published 2013 Nov 21. doi:10.1155/2013/616098.

Jacob H. Nielsen, Tina Lund-Nielsen, Dept of Food Science, Danish Institute of Agricultural Sciences, and Leif Skibsted, Inst of Food Science, The Royal Veterinary and Agricultural University (2004). Higher antioxidant content in organic milk than in conventional milk due to feeding strategy. Accessible on http://orgprints.org/3938/1/3938.pdf.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x