home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kandungan Nutrisi Kulit Buah Kiwi yang Tidak Boleh Dilewatkan

Kandungan Nutrisi Kulit Buah Kiwi yang Tidak Boleh Dilewatkan

Kebanyakan orang sering kali makan buah kiwi dengan cara mengupas kulitnya dan hanya mengambil daging buahnya saja. Ternyata, kulit buah kiwi bisa dimakan dan tentunya kaya akan berbagai nutrisi. Kok, bisa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apakah kulit buah kiwi aman jika dimakan?

kulit buah kiwi

Buah kiwi terkenal dengan warna hijaunya yang cerah dan cantik. Buah yang berukuran sebesar telur ayam ini memiliki biji hitam kecil dengan tekstur kulit buah yang sedikit berbulu.

Konon katanya, kulit buah kiwi yang sering kali dibuang ini justru mengandung nutrisi yang tak kalah hebat dengan daging buahnya. Kandungan serat dan vitamin C-nya yang tinggi bahkan melebihi kandungan di dalam daging buahnya.

Pernyataan tersebut turut didukung oleh beberapa penelitian yang menunjukkan hasil bahwa kandungan serat yang terdapat pada kulit kiwi tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan daging kiwi itu sendiri.

Kika Anda ingin mencoba makan kulit kiwi, cuci buah beserta kulitnya hingga benar-benar bersih terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa makan buah kiwi layaknya makan buah apel atau pir yang tidak harus dikupas.

Apa saja nutrisi yang terdapat dalam kulit buah kiwi?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada berbagai nutrisi di dalam kulit buah kiwi yang baik yang sayang bila Anda lewatkan begitu saja, yakni:

1. Serat

Serat terkenal dengan fungsinya untuk memperlancar kerja sistem pencernaan. Tidak hanya itu, serat juga dipercaya dapat membantu mengontrol berat badan karena bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga porsi makan Anda akan lebih sedikit.

Sebuah penelitian pada 2015 yang dimuat dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menemukan bahwa makan makanan tinggi serat bisa mencegah risiko penyakit kanker, jantung, serta diabetes.

2. Vitamin E

Vitamin E termasuk dalam rangkaian vitamin larut lemak dengan sifat antioksidan yang kuat. Maka itu, makan buah dengan kandungan vitamin E seperti kiwi bisa membantu menjaga kesehatan sel-sel tubuh dengan cara mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

3. Folat

Folat merupakan salah satu nutrisi penting yang harus dipenuhi oleh ibu hamil. Pasalnya, folat memiliki andil untuk pertumbuhan dan pembelahan sel bakal bayi, sekaligus mampu mencegah risiko bayi mengalami cacat lahir.

Oleh karena itu, banyak anjuran yang menyarankan ibu hamil dan wanita yang sedang mempersiapkan kehamilan, agar memenuhi asupan folat dengan makan buah kiwi.

4. Antioksidan

Penelitian menunjukkan bahwa kulit buah kiwi kaya akan antioksidan yang bisa menjadi pelindung alami bagi kesehatan tubuh Anda. Bahkan ada kandungan antioksidan khusus yang jauh lebih tinggi pada kulit daripada daging buahnya.

Awas, tidak semua orang bisa makan kulit buah kiwi

makan kiwi saat hamil

Jika Anda tertarik untuk mencoba rasa kulit kiwi yang kaya akan zat gizi ini, sebaiknya hilangkan dulu bulu-bulu halus yang kerap menempel.

Caranya dengan menggosok kulit kiwi secara perlahan menggunakan tisu, handuk bersih, sikat kecil untuk sayur, atau sendok. Setelah benar-benar bersih, Anda bisa memakannya seperti biasa.

Yang penting untuk diingat, meski kandungan nutrisi dalam kulit kiwi terlihat menggiurkan, tidak semua orang bisa dengan mudah mencicipi rasa kulit buah ini. Pastikan dulu Anda tidak memiliki alergi apa pun terhadap buah kiwi.

Reaksi yang didapat saat makan kulit kiwi tentunya akan berbeda-beda pada setiap orang, ada beberapa orang yang mengalami iritasi di sekitar area mulut setelah makan kulit buah ini.

Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh kandungan kristal kalsium oksalat alami yang bisa dengan mudah mengikis kulit di dalam mulut hingga menyebabkan iritasi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Jiang Q. (2014). Natural forms of vitamin E: metabolism, antioxidant, and anti-inflammatory activities and their role in disease prevention and therapy. Free radical biology & medicine, 72, 76–90. https://doi.org/10.1016/j.freeradbiomed.2014.03.035, diakses pada 3 Maret 2021.

Dahl, W. J., & Stewart, M. L. (2015). Position of the Academy of Nutrition and Dietetics: Health Implications of Dietary Fiber. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, 115(11), 1861–1870. https://doi.org/10.1016/j.jand.2015.09.003, diakses pada 3 Maret 2021.

Position of the Academy of Nutrition and Dietetics: Health Implications of Dietary Fiber. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26514720 Diakses pada 3 Maret 2021.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal diperbarui 03/03/2021
x