home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Gejala Intoleransi Gluten yang Mungkin Tak Disadari

5 Gejala Intoleransi Gluten yang Mungkin Tak Disadari

Tidak semua orang bisa makan makanan yang mengandung gluten, misalnya orang yang memiliki penyakit Celiac. Namun, ketika Anda tidak memiliki penyakit Celiac tetapi merasa tidak nyaman saat mengonsumsi gluten, bisa jadi Anda mengalami gejala intoleransi gluten.

Berbagai gejala intoleransi gluten

1. Perut kembung

perut kembung setelah makan

Saat Anda mengalami intoleransi gluten, perut akan terasa kembung dan penuh dengan gas. Meski Anda hanya makan gluten dalam jumlah sedikit, biasanya Anda akan tetap merasakan kembung. Jika Anda mengalami perut kembung secara tiba-tiba, coba ingat-ingat kembali makanan apa yang baru saja Anda makan. Jika ternyata Anda makan makanan yang mengandung gluten seperti roti atau pasta, bisa jadi tubuh Anda memang sensitif terhadap gluten.

2. Diare atau sembelit

makanan saat diare

Dikutip dari Healthline, lebih dari 50 persen orang yang mengalami intoleransi gluten mengalami diare, sementara 25 persen lainnya mengalami sembelit. Pada sebagian orang, gluten bisa merusak lapisan usus. Akibatnya, penyerapan nutrisi yang Anda makan menjadi tidak maksimal. Kondisi ini pada akhirnya membuat Anda mengalami diare atau sembelit. Tak hanya itu, feses juga biasanya akan berwarna pucat dan berbau busuk tak seperti biasanya.

3. Sakit perut

Rebamipide adalah obat

Selain kembung, orang yang memiliki intoleransi terhadap gluten juga biasanya mengalami sakit perut. Rasa sakit ini biasanya muncul setiap kali Anda makan makanan yang mengandung gluten. Untuk itu, selalu perhatikan kira-kira makanan apa saja yang membuat Anda merasa sakit perut setelah memakannya. Dengan begitu, Anda bisa tahu apa penyebab pastinya.

4. Sakit kepala

penyebab sakit kepala

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Headache Society menunjukkan fakta bahwa orang yang mengalami intoleransi gluten lebih rentan terkena migrain dibandingkan dengan yang tidak. Oleh karena itu, Anda perlu waspada jika sering mengalami migrain tanpa penyebab yang jelas. Bisa jadi, tubuh Anda sensitif terhadap gluten dan produk turunannya.

5. Mual

obat mual Ondansetron

Jika Anda selalu merasa mual setelah makan makanan yang mengandung gluten, maka Anda perlu berjaga-jaga. Bisa jadi rasa mual yang kerap muncul ini menjadi sinyal bahwa tubuh tidak mampu mencerna gluten dengan baik. Jika Anda terus merasakan mual dan gejala lainnya pascamakan gluten, ke depannya carilah alternatif makanan lain yang tidak terbuat dari gluten.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What are the first signs of gluten intolerance?

https://www.medicalnewstoday.com/articles/322050.php?sr accessed on December 3rd 2018

The 14 Most Common Signs of Gluten Intolerance

https://www.healthline.com/nutrition/signs-you-are-gluten-intolerant accessed on December 3rd 2018

Prevalence of migraine in patients with celiac disease and inflammatory bowel disease.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23126519 accessed on December 3rd 2018

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 13/12/2018
x