home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

10 Sayur dan Buah Sebagai Sumber Vitamin C Saat Sahur

10 Sayur dan Buah Sebagai Sumber Vitamin C Saat Sahur

Kurangnya asupan makanan dan minuman saat puasa membuat kebutuhan gizi Anda tidak terpenuhi dengan baik. Salah satu nutrisi yang penting untuk dikonsumsi yakni vitamin C yang bisa Anda dapatkan saat sahur. Kira-kira, apa saja buah dan sayur yang mengandung vitamin C yang bisa Anda santap pada jam sahur?

Buah dan sayuran pemenuh kebutuhan vitamin C saat sahur

Vitamin C atau asam askorbat penting untuk tubuh karena memiliki manfaat sebagai antioksidan yang bertugas melindungi kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan radikal bebas. Radikal bebas itu berbahaya dan dapat menimbulkan penyakit serius.

Kebutuhan vitamin C harian ke dalam tubuh dapat dilakukan melalui konsumsi makanan yang tinggi akan kandungan vitamin C, suplemen, maupun juga dengan suntik vitamin C.

Untuk memenuhi asupan vitamin C saat berpuasa, Anda bisa memasukkan buah dan sayuran di bawah ini untuk dikonsumsi saat sahur.

1. Jambu biji

Buah yang menjadi sumber vitamin C yaitu buah jambu biji. Kandungan vitamin C pada 100 gram jambu biji bisa mencapai 108 mg vitamin C. Kandungan vitamin C pada buah jambu biji bahkan lebih banyak dibandingkan kandungan vitamin C pada buah jeruk.

Kandungan vitamin C pada buah jambu biji bermanfaat untuk menjaga sistem imun tubuh serta memiliki sifat sebagai zat anti inflamasi. Jika tidak suka memakannya secara langsung Anda bisa menjadikan buah ini sebagai jus.

2. Apel

Kandungan vitamin C pada buah apel baik itu buah apel merah maupun buah apel hijau juga cukup tinggi. Kandungan vitamin C pada 100 gram buah apel adalah sebanyak 5 mg vitamin C.

Anda bisa mengonsumsi buah apel untuk memenuhi kebutuhan vitamin C saat sahur. Anda bisa menyantap buah ini sebelum makan makanan utama saat sahur.

3. Pepaya

Selain kandungan vitamin A yang tinggi pada buah pepaya, buah pepaya juga mengandung vitamin C. Kandungan vitamin C pada 157 gram buah pepaya bisa mencapai 95,7 mg.

Manfaat lain dari buah pepaya yakni membantu melancarkan laju metabolisme pada pencernaan tubuh.

4. Stroberi

Stroberi merupakan salah satu jenis buah dari kelompok buah beri. Kandungan vitamin C pada 100 gram buah stroberi yaitu sebanyak 83 mg vitamin C.

Kandungan vitamin C pada buah stroberi bermanfaat membantu mencegah radikal bebas, mencegah peradangan, serta mengurangi risiko penyakit kanker.

5. Markisa kaya vitamin C saat sahur

Buah yang dapat memenuhi kebutuhan vitamin C saat sahur yaitu buah markisa. Buah ini memiliki beberapa kandungan di antaranya vitamin C, serat, kalori, dan protein.

Kandungan vitamin C pada 100 gram buah markisa yaitu sebanyak 72 mg vitamin C.

6. Kubis

Meski banyak orang yang tidak menyukai sayuran ini karena rasanya yang sedikit khas, kubis bisa membantu menjaga kesehatan tubuh.mengapa? Karena 100 gram kubis mengandung 92,6 mg vitamin C.

Mengonsumsi kubis setiap hari bisa mencukupi kebutuhan serat sekitar 5 gram, 50 kalori dan 3,76 gram protein.

7. Brokoli

Brokoli memiliki bentuk seperti kembang kol namun berwarna hijau padat. Sayuran ini sering dimasak sebagai sup, bubur atau masakan lain.

Dalam 100 gram brokoli ditemukan 49 mg kandungan vitamin C, 3 gram serat, 23 kalori dan 1,76 gram protein. Vitamin C dalam brokoli sangat baik untuk mencegah kanker dan sebagai agen antioksidan dalam tubuh.

8. Kembang kol

Kembang kol banyak bisa diolah menjadi berbagai jenis macam masakan. Selain rasanya yang lezat dan renyah, 100 gram brokoli mengandung 26 mg kandungan vitamin C. Kembang kol juga mengandung 2 gram serat, 12 kalori dan 1,23 gram protein.

Vitamin C dalam kembang kol yang disantap saat sahur baik untuk mendukung kesehatan tubuh, mempertahankan kekebalan tubuh dan melawan serangan bakteri dan kuman penyebab infeksi.

9. Labu kuning untuk vitamin C saat sahur

Dalam 100 gram labu kuning ditemukan kandungan 23 mg vitamin C, labu juga mengandung serat hingga 2,1 gram, 23 kalori dan 1,23 gram protein

Kandungan vitamin C dalam buah labu kuning juga berperan untuk melawan radikal bebas, mencegah kanker dan mengurangi resiko efek penuaan dini.

10. Paprika hijau

Paprika hijau memang tidak seterkenal paprika merah. Paprika hijau hanya disukai oleh beberapa orang sebagai campuran salad atau bumbu masakan. Namun, paprika hijau memiliki kandungan nutrisi yang penting untuk mendukung kesehatan tubuh.

Dalam 50 gram paprika hijau ditemukan sekitar 56, 5 gram kandungan vitamin C, 1,6 gram serat, 13 kalori dan 0,52 protein. Kandungan semua nutrisi ini bisa membantu kebutuhan asupan tubuh setiap hari.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Top 10 Foods Highest in Vitamin C.

https://www.healthaliciousness.com/articles/vitamin-C.php. Accessed 17/05/2017.

12 Foods With More Vitamin C Than Oranges. http://www.health.com/health/gallery/0,,20745689,00.html. Accessed 17/05/2017.

Food Sources of Vitamin C.

https://www.dietitians.ca/Your-Health/Nutrition-A-Z/Vitamins/Food-Sources-of-Vitamin-C.aspx. Accessed 17/05/2017.

16 Foods High in Vitamin C.

http://www.globalhealingcenter.com/natural-health/foods-high-in-vitamin-c/. Accessed 17/05/2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 04/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x