home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengungkap 5 Manfaat Buah Markisa untuk Kesehatan

Mengungkap 5 Manfaat Buah Markisa untuk Kesehatan

Markisa termasuk buah yang dikonsumsi bagian bijinya. Buah ini mempunyai rasa yang khas, dengan cita rasa asam berpadu manis yang menyegarkan. Kabarnya, kandungan buah markisa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?

Kandungan gizi markisa

kandungan dan manfaat buah markisa

Markisa adalah buah dari tanaman tropis yang dikenal sebagai Passiflora. Tanaman ini tumbuh di negara beriklim hangat seperti Australia, India, dan Indonesia. Ada dua jenis markisa yang banyak ditemukan di Indonesia, yaitu markisa ungu dan kuning.

Buah markisa ungu merupakan yang paling banyak dibudidayakan karena rasanya paling lezat dengan aromanya yang wangi. Biasanya, buah ini dapat ditemukan di kawasan dataran tinggi dengan iklim basah.

Sementara itu, markisa kuning merupakan mutasi dari markisa ungu. Jenis bernama ilmiah Passiflora flavicarpa ini berukuran lebih besar dan rasanya lebih kecut. Markisa kuning tumbuh lebih subur di kawasan dataran rendah atau beriklim hangat.

Meskipun berlainan dalam warna dan rasa, kandungan gizi pada buah markisa ungu dan kuning tidak begitu berbeda. Berikut zat gizi yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi dua buah markisa seberat 100 gram.

  • Energi: 144 kkal
  • Protein: 3,5 gram
  • Lemak: 1,2 gram
  • Karbohidrat: 29,8 gram
  • Serat: 11,4 gram
  • Beta karoten: 969 mikrogram
  • Thiamin (vitamin B1): 0,02 mikrogram
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,17 mikrogram
  • Niasin (vitamin B3): 2 miligram
  • Vitamin C: 10 miligram
  • Kalsium: 27 miligram
  • Fosfor: 203 miligram
  • Zat besi: 1,4 miligram
  • Natrium: 37 miligram
  • Kalium: 453 miligram
  • Magnesium: 29 miligram
  • Zinc: 0,11 miligram

Buah markisa juga kaya akan senyawa tanaman yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Beberapa senyawa yang paling tinggi kandungannya yakni karotenoid dan polifenol.

Manfaat buah markisa bagi kesehatan

Berbagai kandungan gizidalam buah markisa dapat memberikan tubuh Anda manfaat sebagai berikut.

1. Berpotensi menurunkan risiko kanker

Penyakit kronis seperti kanker dapat berawal dari efek radikal bebas pada sel tubuh. Radikal bebas yaitu bagian dari reaksi alami di dalam sel. Namun, radikal bebas dalam jumlah besar bisa merusak DNA sel dan memicu pembentukan kanker.

Salah satu antioksidan dalam markisa, yakni beta karoten, mungkin dapat membantu menurunkan risiko kanker. Menurut beberapa penelitian, ada kaitan antara pola makan tinggi beta karoten dengan menurunnya risiko kanker payudara dan lambung.

2. Membantu meredakan gejala asma

Buah markisa diduga memiliki khasiat bagi penderita asma. Kandungan vitamin C pada buah ini bekerja dengan menghambat fungsi histamin. Histamin merupakan senyawa di dalam sel yang menyebabkan reaksi alergi serta berbagai gejala asma.

Apabila Anda menderita asma, saluran napas Anda juga meradang sehingga bernapas terasa sulit. Kabar baiknya, markisa kaya akan polifenol yang memiliki sifat antiradang. Zat ini mungkin membantu meredakan radang sehingga saluran napas kembali lega.

3. Manfaat markisa untuk buang air besar

Kecukupan serat sangatlah penting untuk menjaga sistem pencernaan yang sehat dan mencegah masalah pencernaan seperti sembelit. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mencukupi kebutuhan seratnya setiap hari.

Markisa mengandung serat dalam jumlah yang cukup tinggi. Mengonsumsi dua buah ini bahkan bisa mencukupi hampir 30% kebutuhan serat harian Anda. Berkat manfaat ini, buah markisa bahkan kerap dianggap sebagai obat pencahar alami.

9 Buah Terbaik untuk Melancarkan Buang Air Besar (BAB)

4. Membantu menurunkan berat badan

Buah markisa dapat membantu menurunkan berat badan karena rendah kalori, natrium, dan lemak. Kandungan seratnya juga membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mencegah kemungkinan untuk makan berlebihan.

Tak hanya itu, markisa kaya akan karbohidrat kompleks dan gula alami yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Buah berwarna cerah ini juga dapat mempercepat proses pemulihan tubuh dengan memenuhi asupan energi akibat berolahraga.

5. Mengurangi kecemasan dan membantu tidur nyenyak

Jika Anda sedang susah tidur, cobalah memakan satu atau dua buah markisa. Buah ini mengandung banyak magnesium, yang menurut para ahli merupakan mineral penting untuk menurunkan stres dan kecemasan.

Manfaat magnesium untuk mengurangi rasa cemas pernah disebutkan dalam sebuah penelitian pada 2017. Temuan ini memang masih perlu diteliti lebih lanjut, tapi tak ada salahnya bila Anda ingin meminum segelas jus markisa untuk tidur yang lebih nyenyak.

Di balik bentuknya yang unik, markisa ternyata menyimpan sejumlah manfaat yang tak terduga. Sebagian besar manfaat tersebut berasal dari kandungan vitamin, antioksidan, dan serat yang tinggi pada buah ini.

Meski begitu, ingatlah untuk mengonsumsi markisa dalam jumlah yang wajar. Orang dengan alergi lateks mungkin bisa mengalami reaksi saat mengonsumsi buah ini. Jadi, pastikan Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Data Komposisi Pangan Indonesia (Markisa, segar). (2018). https://www.panganku.org/id-ID/view

Passion-fruit, (granadilla), purple, raw. (2019). https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/169108/nutrients

Antioxidants and Cancer Prevention. (2017). https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/diet/antioxidants-fact-sheet#:~:text=At%20high%20concentrations%2C%20however%2C%20free,conditions%20(1%2C%202).

Kong, P., Cai, Q., Geng, Q., Wang, J., Lan, Y., Zhan, Y., & Xu, D. (2014). Vitamin intake reduce the risk of gastric cancer: meta-analysis and systematic review of randomized and observational studies. PloS one, 9(12), e116060. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0116060

Eliassen, A. H., Hendrickson, S. J., Brinton, L. A., Buring, J. E., Campos, H., Dai, Q., et. al. (2012). Circulating carotenoids and risk of breast cancer: pooled analysis of eight prospective studies. Journal of the National Cancer Institute, 104(24), 1905–1916. https://doi.org/10.1093/jnci/djs461 

Boyle, N. B., Lawton, C., & Dye, L. (2017). The Effects of Magnesium Supplementation on Subjective Anxiety and Stress-A Systematic Review. Nutrients, 9(5), 429. https://doi.org/10.3390/nu9050429 

Wong, Y. S., Sia, C. M., Khoo, H. E., Ang, Y. K., Chang, S. K., Chang, S. K., & Yim, H. S. (2014). Influence of extraction conditions on antioxidant properties of passion fruit (Passiflora edulis) peel. Acta scientiarum polonorum. Technologia alimentaria, 13(3), 257–265. https://doi.org/10.17306/j.afs.2014.3.4

Watson, R. R., Zibadi, S., Rafatpanah, H., Jabbari, F., Ghasemi, R., Ghafari, J., Afrasiabi, H., Foo, L. Y., & Faridhosseini, R. (2008). Oral administration of the purple passion fruit peel extract reduces wheeze and cough and improves shortness of breath in adults with asthma. Nutrition research (New York, N.Y.), 28(3), 166–171. https://doi.org/10.1016/j.nutres.2008.01.003 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 25/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x