Ini Bahayanya Kalau Kebanyakan Makan Durian (Psst, Dicampur Alkohol Bisa Sebabkan Kematian!)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Tak semua orang suka durian. Tapi bagi penggemar fanatiknya, makan durian adalah sebuah kenikmatan duniawi yang tiada tara. Lantas, adakah efeknya bagi tubuh jika Anda kebanyakan makan durian? Benarkah makan durian terlalu banyak bisa bikin mabuk? Simak penjelasan tentang bahaya durian di bawah ini.

Kandungan nutrisi buah durian

Durian termasuk buah yang tinggi kalori. Oleh karena itu, saran porsi penyajian durian bagi orang dewasa pada umumnya adalah 100-200 gram per satu kali makan. Sebagai perbandingan, berat satu biji buah durian kurang lebih sekitar 40 gram. Dalam 100 gram buah durian terkandung hampir 150 kalori, yang berasal dari 5,3 gram lemak, 98 gram karbohidrat, dan 5 gram protein. Total kalori dari 100 gram buah durian ini cukup untuk memenuhi 7 persen kebutuhan kalori Anda dalam sehari.

Makan satu porsi durian akan menyediakan 33 persen asupan vitamin C dan 25 persen tiamin yang Anda butuhkan setiap hari. Durian juga merupakan sumber vitamin B-6 dan kalium yang baik, mengandung 16 persen B-6 dan 12 persen kalium yang dibutuhkan tubuh Anda setiap hari. Anda juga akan mendapatkan sekitar 12 persen asupan riboflavin dan 15 persen serat yang direkomendasikan setiap hari.

Manfaat makan durian

Durian baik untuk meningkatkan energi, kekuatan otot dan tekanan darah, memperlancar buang air besar, dan menunjang kesehatan kulit. Raja dari segala buah ini juga mendukung sistem saraf dan kekebalan tubuh, dan meningkatkan pembentukan sel darah merah.

Selain itu, tingginya kandungan protein dalam durian juga baik untuk orang-orang yang punya sindrom iritasi usus (IBS) karena protein dari daging dan ikan dapat menyebabkan peningkatan risiko gejala IBS. Kandungan kaliumnya yang tinggi juga bisa membantu mengurangi kelelahan, juga menghilangkan stres dan kecemasan.

Tapi awas, jangan sampai terlena dengan semua manfaat ini sampai Anda kebanyakan makan durian.

Apa bahaya durian jika dimakan terlalu banyak?

Buah durian dapat mengganggu kesehatan jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Orang yang sudah kelebihan berat badan atau obesitas, juga orang-orang yang sudah punya tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, dan diabetes dari awalnya sebaiknya lebih bijak dalam mengatur porsi durian mereka. Apa saja bahaya durian untuk kesehatan?

1. Gangguan pencernaan

Anda mungkin merasa sedikit sakit perut jika Anda kebanyakan makan durian sekaligus, terutama karena tingginya kandungan serat makanan yang cenderung menyebabkan perut kembung dan bersendawa pada orang yang sensitif.

2. Meningkatkan gula darah

Anda yang punya diabetes sebaiknya lebih waspada terhadap bahaya durian yang satu ini. Kebanyakan makan durian bisa membuat gejala diabetes Anda memburuk. Durian mengandung gula sederhana (sukrosa, fruktosa dan glukosa) sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Peningkatan ini pun nampaknya cenderung lebih tinggi dibanding buah “manis” lainnya, seperti pisang atau mangga.

3. Berat badan bertambah

Jika Anda sedang berdiet atau sedang mengontrol asupan kalori untuk menjaga berat badan, pesta panen durian di akhir pekan mungkin bukan keputusan yang tepat. Seperti yang telah disebutkan di atas, kalori dan karbohidrat yang terkandung dalam durian sangat tinggi.  Satu kilogram buah durian ukuran sedang pada umumnya mengandung hampir 1.500 kalori, sehingga asupan kalori dari satu durian utuh saja sudah mencukupi hampir 70 persen kebutuhan kalori harian tubuh.

Meski durian bukanlah satu-satunya tersangka utama dalam kenaikan berat di timbangan, asupan kalori berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko Anda memiliki berat badan berlebih, bahkan obesitas. Pada gilirannya, berat badan berlebih yang tidak terkontrol dapat memicu Anda terserang penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, Alzheimer, hingga gagal jantung.

Makan durian bisa menyebabkan kematian (jika dikonsumsi dengan minuman keras)

Istilah mabuk durian pasti sudah tak asing lagi di telinga para penggemar buah berduri ini, karena katanya durian mengandung alkohol. Bisik tetangga ini salah besar. Buah durian sama sekali tidak mengandung alkohol, sehingga tentu tidak akan bikin Anda benar-benar mabuk layaknya mabuk minuman keras.

Tapi akan lain ceritanya jika Anda makan buah durian sambil menenggak minuman keras. Selain bikin mabuk (dari miras yang Anda minum), makan durian sambil minum minuman keras nyatanya bisa menyebabkan kram perut ringan sampai parah — keparahannya akan tergantung pada berapa banyak durian dan alkohol yang dikonsumsi.

Namun, bukan itu saja bahaya durian bagi kesehatan jika dimakan sambil minum minuman keras. Kombinasi keduanya bahkan dapat menyebabkan kematian dalam beberapa kasus. Ini karena durian mengandung senyawa sulfur yang disebut dietil disulfida yang dapat menghambat kerja enzim aldehyde dehydrogenase (ALDH) dalam hati yang berfungsi untuk memecah alkohol. Ditambah lagi, durian sudah tinggi kalori, jadi menambahkan alkohol akan membuat hal sulit bagi perut dan hati untuk mencerna makanan. Hal ini dapat menyebabkan gejala hangover yang berlebihan. 

Kadar alkohol dalam darah yang gagal dipecah oleh tubuh karena dihambat oleh durian akan berubah menjadi sangat beracun. Anda dapat menjadi sangat kebingungan, tidak responsif, mengalami pernapasan pendek, bahkan kehilangan kesadaran hingga koma. Selain itu, meski durian tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh, makan durian tetap bisa meningkatkan tekanan darah.

Kadar alkohol yang terlalu tinggi dalam tubuh bisa makin menyebabkan tekanan darah Anda melonjak di luar batas. Hipertensi kemudian meningkatkan risiko Anda mengalami serangan jantung, stroke, atau gagal jantung kongestif.

Tingkat alkohol dalam darah yang melebihi batas wajar juga dapat melemahkan otot-otot jantung, yang juga akan mempengaruhi paru, hati, otak, dan sistem organ dalam tubuh lainnya. Kadar alkohol yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan menyebabkan jantung berdetak tidak normal (aritmia jantung), yang telah dikaitkan dengan kematian mendadak.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Kenapa perokok lebih gampang sakit? Merokok ternyata memiliki dampak berbahaya terhadap daya tahan tubuh. Lalu apa yang bisa dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Buah untuk Diabetes

8 Buah Terbaik yang Aman untuk Gula Darah Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit