home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?

Walaupun dikenal sangat lezat, durian memiliki beberapa risiko bagi kesehatan termasuk di masa kehamilan. Ada yang mengatakan bahwa durian untuk ibu hamil bisa membahayakan bayi di dalam kandungan. Sebenarnya, ibu hamil boleh makan durian atau tidak? Simak penjelasannya di bawah ini.

Ibu hamil boleh makan durian atau tidak?

ibu hamil makan durian

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan ibu hamil di setiap trimester kehamilan. Salah satunya adalah memperhatikan nutrisi serta gizi yang dikonsumsi agar si kecil berkembang dengan baik.

Namun, bagaimana kalau Anda mengalami ngidam dan menginginkan yang tidak diperbolehkan banyak orang seperti durian?

Dikutip dari Mayo Clinic, mengonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil akan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan janin.

Hal yang perlu dilakukan ibu adalah memahami nutrisi mana yang paling Anda butuhkan.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa hanya ada dampak negatif durian untuk ibu hamil.

Namun, ini juga bukan berarti bumil bisa menikmati makan durian hingga sepuasnya.

Ibu hamil memang tidak dilarang untuk makan atau mengonsumsi durian, tapi perhatikan porsinya.

Dikutip dari Universiti Teknologi Malaysia, Dr. Patrick Chia, ahli perinatology mengatakan bahwa ibu hamil boleh makan durian tetapi tidak boleh berlebihan.

Akan tetapi, ibu hamil dengan kondisi diabetes gestasional harus menghindarinya karena kandungan gula yang tinggi.

Lalu, sebaiknya hindari konsumsi durian untuk ibu hamil di trimester ketiga karena dapat mengakibatkan obesitas pada janin.

Manfaat durian untuk ibu hamil

Jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, durian justru mempunyai beberapa manfaat untuk ibu hamil.

Hal ini karena durian kaya akan kandungan vitamin C, vitamin B, serta kandungan mineral seperti iron, magnesium, potasium, fosfor, zinc, hingga kalsium.

Kandungan folat di dalamnya bermanfaat untuk perkembangan janin seperti melindungi otak dan juga tulang belakang.

Tidak hanya itu saja, kandugan vitamin dan mineral seperti zat besi pada durian juga diklaim dapat menyeimbangkan produksi hemoglobin yang mencegah anemia pada ibu hamil.

Maka dari itu, ibu hamil juga dapat terhindar dari kelelahan, sakit kepala, insomnia, hingga kelainan pada janin.

Durian juga mengandung organo-sulfur dan triptofan yang dapat membantu melawan infeksi bakteri dan jamur.

Apa saja risiko jika saat hamil makan durian?

Jika bumil atau ibu hamil makan durian dalam porsi yang terlalu banyak, ada beberapa efek samping yang mengancam kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Perhatikan informasi berikut ini untuk memahami apa saja pengaruh mengonsumsi terlalu banyak durian untuk ibu hamil.

1. Meningkatkan gula darah

Baik durian dengan rasa yang sedikit manis atau sangat manis, buah ini menyimpan kadar gula yang sangat tinggi.

Menurut sebuah penelitian dalam British Journal of Obstetrics and Gynaecology, mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi kadar gulanya akan meningkatkan risiko bayi lahir terlalu besar.

Tidak hanya itu saja, hal ini juga bisa mengakibatkan obesitas di masa perkembangan bayi hingga perkembangan anak.

Begitu juga jika bumil atau ibu hamil memiliki diabetes gestasional atau ada sejarah diabetes dalam keluarga, sebaiknya hindari dulu makan durian.

2. Kelebihan berat badan atau obesitas

Kalori dan karbohidrat yang terkandung dalam durian ini tergolong cukup tinggi. Dalam satu buah durian atau 243 gram, jumlah kalorinya adalah sekitar 357.

Maka, terlalu banyak makan durian saat hamil bisa mengakibatkan kelebihan kalori. Apalagi, kalau Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Hal ini bisa memicu kondisi kesehatan lainnya seperti diabetes gestasional, preeklampsia, kelahiran prematur, dan infeksi saluran kemih.

Pada beberapa kasus, kelebihan berat badan juga berisiko mengganggu kerja bius epidural saat proses persalinan normal.

Jadi, sebaiknya Anda memerhatikan porsi durian yang dikonsumsi selama hamil, jangan sampai kalap dan melebihi batas yang wajar.

Mitos seputar bahaya ibu hamil makan durian

Mungkin Anda pernah mendengar berbagai mitos seputar bahaya durian bagi ibu hamil.

Infromasi ini biasanya berasal dari mulut ke mulut atau secara turun-temurun. Bukan dari penelitian ilmiah atau saran medis.

Berikut adalah mitos-mitos bahaya bumil makan durian yang banyak dipercaya masyarakat sekaligus fakta penjelasannya.

1. Janin akan kepanasan

Banyak orang percaya bahwa durian akan membuat tubuh kepanasan sehingga jika ibu hamil mengonsumsinya, janin pun akan kepanasan.

Mitos ini awalnya menyebar dari kepercayaan kuno bangsa Tionghoa yang dibawa ke Asia Tenggara.

Namun, belum ada bukti ilmiah atau contoh kasus terjadinya komplikasi janin kepanasan yang telah diketahui.

Kenyataannya, kalau ibu hamil makan durian dalam jumlah wajar justru akan mendapatkan manfaat durian yang baik bagi kehamilan.

2. Kadar kolesterol yang tinggi

Durian sering sekali disebut-sebut sebagai buah dengan kadar kolesterol yang sangat tinggi. Oleh karenanya, mengonsumsi durian bisa meningkatkan tekanan darah, terutama bagi ibu hamil.

Mitos ini tidak benar sama sekali karena faktanya, buah ini tidak mengandung kolesterol jahat untuk tubuh.

Kolesterol biasanya ditemukan pada makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging merah, produk turunan susu, atau makanan laut.

Durian justru mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi tingkat kolesterol jahat dalam tubuh.

Maka, ibu hamil yang memiliki kadar kolesterol tinggi tak perlu khawatir lagi untuk makan durian dengan porsi yang sesuai.

Dari pembahasan di atas, maka dapat dikatakan bahwa secara umum durian bukanlah buah yang berbahaya untuk ibu hamil.

Namun, tentunya Anda harus berhati-hati apabila memiliki keluhan saat hamil atau kondisi kesehatan tertentu.

Sebaiknya, konsultasikanlah dengan dokter kandungan Anda mengenai apa saja yang sebaiknya dikonsumsi selama kehamilan.

Dokter akan memberikan saran mengenai pola makan yang terbaik untuk Anda serta bayi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Marsha Taylor, E. (2010). Food safety during pregnancy. Canadian Family Physician, 56(8), 750. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2920771/

Exploring the Nutritional Contents and Benefits of Durian (Durio zibethinus) | IBD. (2021). Retrieved 22 January 2021, from https://www.utm.my/ibd/project/exploring-the-nutritional-contents-and-benefits-of-durian-durio-zibethinus/

6 Nutritional Benefits of Durian. (2021). Retrieved 22 January 2021, from https://www.mountelizabeth.com.sg/healthplus/article/durian-benefits

Pregnancy diet: Focus on these essential nutrients. (2021). Retrieved 22 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-nutrition/art-20045082

Striegel, L., Chebib, S., Dumler, C., Lu, Y., Huang, D., & Rychlik, M. (2018). Durian Fruits Discovered as Superior Folate Sources. Frontiers In Nutrition, 5. doi: 10.3389/fnut.2018.00114

Foto Penulis
Ditulis oleh Atifa Adlina pada 11/04/2021
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x