backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Manfaat Durian untuk Wanita, Benarkah Bisa Bikin Subur?

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 3 minggu lalu

Manfaat Durian untuk Wanita, Benarkah Bisa Bikin Subur?

Durian memang identik dengan aromanya yang menyengat sehingga banyak orang enggan mencobanya. Padahal, durian yang dijuluki sebagai “king of fruits” ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk wanita yang sedang meningkatkan kesuburan. Apa saja manfaat tersebut?

Manfaat durian untuk wanita

Salah satu ciri khas dari durian adalah dagingnya yang lembut, harum, dan manis. Bagi Anda yang menyukainya, inilah beberapa potensi manfaat yang bisa Anda dapatkan.

1. Mengurangi efek PCOS

tanda pcos sembuh

Polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah kondisi ketika produksi hormon androgen pada wanita terlalu berlebih sehingga terbentuklah kista berisi cairan pada ovarium.

Kista tersebut dapat mengganggu perkembangan sel telur sehingga bisa menjadi penyebab susah hamil bagi beberapa wanita.

Menurut sebuah studi terbitan Journal of Integrative Medicine (2016), durian memiliki sifat antiradang, antioksidan, anti-obesitas, antikolesterol, dan antihiperglikemik.

Berbagai sifat tersebut berpotensi mengurangi efek PCOS bagi wanita. Hanya saja, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana mekanisme pastinya.

2. Meningkatkan level estrogen

Salah satu fungsi utama hormon estrogen pada wanita adalah mematangkan sel telur sehingga siap dibuahi. Itulah mengapa level estrogen yang rendah bisa membuat wanita sulit hamil.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan level estrogen adalah mengonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen.

Fitoestrogen adalah zat yang memiliki sifat dan cara kerja menyerupai hormon estrogen. Khasiat fitoestrogen untuk wanita ini bisa Anda dapatkan dari buah durian.

Namun, manfaat fitoestrogen pada buah durian memang lebih lemah jika dibandingkan estrogen alami yang diproduksi tubuh.

Oleh karena itu, pastikan Anda hanya menggunakan cara ini sebagai pendamping perawatan kesuburan, bukan yang utama.

3. Melancarkan program hamil

Durian merupakan salah satu jenis buah yang mengandung asam folat. Asupan folat selama kehamilan tidak hanya penting bagi ibu, tapi juga janin.

Pasalnya, salah satu jenis vitamin B kompleks ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan ovarium dan mendukung proses pembuahan.

Jadu, tidak ada salahnya jika Anda ingin mengonsumsi durian untuk melancarkan promil. Akan tetapi, pastikan Anda telah mendapatkan izin dokter kandungan terlebih dahulu sebelum makan durian. 

4. Menangkal radikal bebas

Manfaat durian untuk wanita juga berasal dari berbagai antioksidan di dalam buah ini, terutama flavonoid, fenol, dan karotenoid.

Sebuah studi terbitan Open Journal of Obstetrics and Gynecology (2018) menemukan bahwa antioksidan yang terlalu sedikit di dalam tubuh ikut berperan dalam mengurangi kesuburan wanita.

Menurut studi tersebut, kekurangan antioksidan dapat mengganggu proses pematangan sel telur, ovulasi, dan pembentukan hormon reproduksi.

Antioksidan memang merupakan zat yang bisa diproduksi secara alami oleh tubuh. Namun, jumlahnya mungkin tidak cukup banyak.

Itulah mengapa Anda membutuhkan asupan antioksidan dari luar, misalnya dari buah-buahan tinggi antioksidan seperti durian.

5. Menjaga kolesterol

Salah satu mitos durian yang mungkin pernah Anda dengar adalah durian dapat meningkatkan kolesterol.

Faktanya, salah satu manfaat durian bagi wanita adalah menjaga kadar kolesterol. Ini lantaran durian mengandung lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi tubuh.

Lemak tidak jenuh pada durian bisa menurunkan kadar lemak jahat yang ada pada gorengan dan jeroan. Lemak jahat inilah yang justru meningkatkan kolesterol Anda.

Kolesterol tinggi bukanlah hal yang bagus bagi Anda yang merencanakan program kehamilan karena senyawa ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Efek samping makan durian berlebihan

manfaat biji durian untuk pria

Meski durian memiliki banyak manfaat, wanita tetap tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Pasalnya, hal ini berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.

Berat badan ideal merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Pada durian berukuran 1 kg, Anda bisa mendapatkan 1.350 kalori. Padahal, kebutuhan kalori harian orang dewasa hanya berkisar pada 2.100–2.500 per hari. 

Jika sudah terlalu banyak makan durian, Anda mungkin akan mengalami sakit perut, pusing, mual, kembung, dan nyeri ulu hati.

Selain itu, karena durian merupakan buah dengan kandungan gas yang tinggi, mengonsumsinya secara berlebihan bisa menyebabkan kembung, sering kentut, dan rasa tidak nyaman pada perut.

Aturan makan durian supaya tetap aman

Batasan setiap orang untuk makan durian bisa berbeda-beda. Jika ingin mengetahui batas tepatnya, Anda bisa bertanya pada dokter.

Namun, makan satu buah durian utuh dalam satu hari tidaklah bagus. Seperti yang disebutkan sebelumnya, buah ini memiliki kalori yang cukup tinggi.

Sementara itu, ibu hamil yang memiliki diabetes sebaiknya tidak makan lebih dari dua potong buah durian per hari.

Meskipun durian memiliki indeks glikemik rendah, kandungan gula di dalamnya tetap bisa memperburuk gejala diabetes.

Kesimpulan

  • Manfaat durian untuk menjaga kesuburan wanita antara lain mengurangi efek PCOS, meningkatkan level estrogen, melancarkan program hamil, menangkal radikal bebas, dan menjaga kolesterol.
  • Jangan pernah makan satu buah durian utuh dalam satu hari. Buah ini memiliki kalori yang cukup tinggi sehingga bisa menyebabkan kenaikan berat badan.
  • Ibu hamil dengan diabetes sebaiknya mengurangi konsumsi durian. Walaupun durian memiliki indeks glikemik rendah, gula di dalamnya tetap bisa memperburuk diabetes.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 3 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan