Minuman Manis Bikin Gemuk, Tapi Tak Bikin Kenyang. Kok Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sudah mengurangi asupan makanan, tapi berat badan tak kunjung turun? Coba perhatikan lagi makanan apa saja yang sudah Anda makan. Tidak hanya makanan, tapi juga minuman yang Anda minum. Ya, minuman juga bisa menyumbang kalori pada tubuh Anda, seperti minuman manis. Mungkin Anda tidak menyadari hal ini karena minuman manis mungkin tidak membuat Anda kenyang, sehingga minuman manis bikin gemuk. 

Minuman manis tidak membuat Anda kenyang, mengapa?

Minuman manis mungkin menjadi alasan Anda mengapa mengalami kenaikan berat badan. Gula yang terkandung dalam minuman manis dapat menambah asupan kalori ke tubuh Anda tanpa Anda sadari. Mengapa begitu? Hal ini karena minuman manis tidak membuat Anda merasa kenyang setelah meminumnya walaupun mengandung gula dan kalori yang sama dengan makanan padat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gula fruktosa yang biasanya terdapat dalam minuman manis tidak merangsang pusat kenyang di otak seperti yang dilakukan jika Anda mengonsumsi makanan padat yang mengandung gula (glukosa).

Di otak terdapat pusat kenyang yang dapat mengatur asupan kalori Anda. Jika Anda sudah makan banyak kemudian Anda merasa kenyang, seharusnya Anda tidak makan lagi sesudahnya atau Anda akan makan lebih sedikit di lain waktu. Namun, jika Anda minum minuman manis, hal ini mungkin tidak bekerja.

Tubuh tidak memproses kalori dalam minuman manis sama seperti kalori dalam makanan padat. Cairan berjalan lebih cepat melalui saluran usus, sehingga memengaruhi hormon dan sinyal kenyang yang diterima tubuh. Kalori yang didapatkan tubuh dari minuman tidak dapat memberi rasa kenyang yang kuat, tidak bisa mengurangi rasa lapar, dan tidak dapat membuat Anda makan lebih sedikit.

Lagipula, mekanisme yang mengendalikan rasa lapar dan haus benar-benar berbeda. Jadi, mengonsumsi minuman berkalori hanya dapat melegakan rasa haus Anda bukan mengurangi rasa lapar. Hal ini membuat Anda tidak akan kenyang walaupun sudah banyak minum minuman manis, seperti teh manis, sirup, maupun minuman bersoda.

Banyak minum minuman manis bikin gemuk

Minuman manis hanya dapat menambah asupan kalori Anda tanpa dapat mengenyangkan perut Anda. Hal ini kemudian membuat Anda makan lebih banyak lagi, sehingga tanpa disadari asupan kalori Anda sudah berlebihan. Gula yang terkandung dalam minuman manis juga dapat menambah asupan kalori Anda. Ini mengapa minuman manis bikin gemuk.

Dalam sebuah penelitian ditunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minuman bersoda memiliki asupan kalori 17% lebih banyak dari biasanya. Ini merupakan jumlah yang besar, sehingga bisa menyebabkan Anda mengalami kegemukan jika dilakukan terus-menerus.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Harvard University dan Children’s Hospital di Boston juga menunjukkan bahwa wanita yang meningkatkan asupan minuman manis dari satu per minggu menjadi satu atau lebih per hari mempunyai tambahan kalori sebanyak 358 kalori per hari. Sedangkan, wanita yang mengurangi asupan minuman manis dapat mengurangi asupan kalorinya sebesar 319 kalori per hari.

Sebaiknya minum air putih

Jika Anda sedang menurunkan berat badan, sebisa mungkin jauhilah minuman manis, seperti teh manis, teh dalam kemasan, sirup, minuman bersoda, dan lainnya. Jika Anda ingin minum teh, kopi, atau susu, sebaiknya kurangilah jumlah gula yang ditambahkan dalam minuman tersebut.

Minuman manis atau yang mengandung gula hanya dapat menambah asupan kalori Anda sehingga bisa mengacaukan diet penurunan berat badan Anda. Pada saat ini, minuman terbaik untuk Anda adalah air putih. Cukupi kebutuhan air Anda setidaknya 8 gelas per hari.

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dari Mana Lemak Dagu Berasal? Bisakah Dihilangkan?

Jika Anda berkaca, mungkin Anda melihat dagu Anda yang berlipat. Lipatan itu diakibatkan oleh lemak dagu. Sebenarnya, dari mana lemak dagu berasal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Tidur Siang Bisa Bikin Badan Gemuk?

Mudah ngantuk usai makan siang? Ingin tidur, tapi khawatir dengan pernyataan yang bilang kalau tidur siang bikin gemuk. Lantas, apakah hal ini benar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Tubuh Gemuk Akibat Berat Air Tinggi, Apa Penyebabnya?

Apakah Anda pernah dengar gemuk air atau kegemukan akibat air? Apakah benar minum air terlalu banyak bisa membuat Anda gemuk dan berat badan naik?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 15 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Bisa Ada Orang yang Tidak Suka Minum Air Putih?

Minum air itu sangat penting, tapi ada saja orang yang tidak suka air putih. Kok bisa, ya? Ini dia alasan sekaligus cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 9 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
bab setelah makan

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat berkebun

5 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit