home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa itu Kolin, dan Apa Saja Manfaatnya Bagi Tubuh?

Apa itu Kolin, dan Apa Saja Manfaatnya Bagi Tubuh?

Banyak produk makanan yang diperkaya oleh kolin. Tapi, apa sebenarnya kolin itu, dan apa manfaatnya bagi kesehatan? Yuk, kupas tuntas semua yang perlu Anda ketahui tentang manfaat kolin di artikel ini.

Apa itu kolin?

Kolin merupakan senyawa kimia larut air yang fungsinya mirip dengan vitamin. Kolin masih satu keluarga berhubungan dengan folat dan vitamin B kompleks.

Tubuh manusia mampu memproduksi sendiri kolin di dalam hati, yang dibentuk dari asam amino. Namun begitu, porsi kolin alami yang diproduksi tubuh hanya sedikit sehingga Anda butuh asupan tambahan dari berbagai makanan untuk menunjang kesehatan tubuh.

Apa saja manfaat kolin di dalam tubuh?

Kolin memainkan peran penting dalam banyak proses di seluruh tubuh. Nutrisi ini membantu membangun struktur dan mengatur kerja sel-sel tubuh, mengangkut kolesterol dari hati, proses sintesis DNA, hingga detoks racun. Kolin juga bekerja menjaga fungsi sistem saraf yang terlibat dalam memori, gerakan otot, mengatur detak jantung, dan banyak fungsi dasar lainnya. Apa lagi manfaat kolin untuk tubuh?

1. Menjaga kesehatan otak

Asupan kolin ke otak membantu mempertajam ingatan dan mengatur mood. Hal ini diperkuat oleh sebuah hasil penelitian terbitan The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2011 yang melibatkan hampir lebih dari 1200 orang berusia 36-83 tahun tanpa pertanda demensia. Penelitian ini melaporkan bahwa asupan makanan tinggi kolin meningkatkan fungsi kognitif otak serta penyimpanan memori verbal dan visual.

2. Menjaga fungsi hati

Peran kolin penting untuk membuat zat yang dibutuhkan untuk mengangkut kolesterol dari hati. Kekurangan asupan kolin dapat menyebabkan lemak dan kolesterol terakumulasi di hati, yang memicu perkembangan perlemakan hati. Perlemakan hati adalah tanda-tanda awal dari kerusakan hati.

3. Menjaga kesehatan jantung

Kolin terlibat dalam pengendalian kadar homosistein di dalam darah. Kadar homosistein yang terlalu tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Peningkatan kadar homosistein juga memicu terjadinya aterosklerosis dan trombogenesis. Asupan makanan kaya akan kolin dipercaya dapat menurunkan risiko Anda dari penyakit-penyakit ini.

4. Menjaga kehamilan yang sehat

Manfaat kolin juga sangat penting bagi ibu hamil. Asupan nutrisi ini dapat membantu tumbuh kembang struktur organ penting bayi, termasuk tulang belakang dan otak janin. Sejumlah penelitian menunjukan bahwa asupan kolin dapat mencegah terjadinya bayi terlahir dengan cacat tabung saraf, yang meliputi spina bifida dan anencephaly.

Asupan makanan tinggi kolin selama kehamilan, terutama di sepanjang trimester dua, juga dilaporkan meningkatkan ketajaman memori visual anak ketika kelak berusia 7 tahun. Temuan ini didapat dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology setelah mengamati pola makan lebih dari 800 ibu hamil.

Dari mana saja kolin bisa didapatkan, dan sebanyak apa yang dibutuhkan?

Kolin banyak ditemukan di sumber makanan segar, seperti daging sapi, hati sapi, hati ayam, dada ayam, telur, kacang kedelai, minyak ikan, kacang merah, kembang kol, kentang, susu, yogurt, brokoli, biji bunga matahari, beras coklat, jamur, dan bayam. Anda juga bisa mendapatkan asupan tambahan kolin darisusu dan sereal yang diperkaya oleh kolin (fortifikasi), serta suplemen makanan.

Asupan kolin yang direkomendasikan per harinya adalah 550 mg untuk laki-laki dan 425 mg untuk perempuan dewasa. Kebutuhan kolin untuk wanita hamil akan lebih tinggi lagi untuk menjamin kehamilan yang sehat dan tumbuh kembang janin yang optimal. Wanita yang memasuki usia menopause juga rentan mengalami defisiensi kolin, sehingga asupan makanan tinggi kolin perlu lebih ditingkatkan selama masa ini.

Efek samping asupan kolin

Kekurangan kolin terkait dengan penurunan fungsi otak (mudah lupa, perubahan mood, dan kesulitan belajar), 3L (lemah, letih, lesu), dan nyeri otot. Namun perhatikan juga batas harian maksimal kolin Anda. Batas maksimun asupan kolin untuk orang dewasa adalah 3500 mg per hari.

Kebanyakan asupan kolin dapat menyebabkan bau badan, muntah, tensi darah rendah (hipotensi), dan keringat berlebihan. Meski begitu, kelebihan kolin merupakan kondisi yang jarang terjadi hanya dari asupan makanan harian saja.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Brehm Barbara A. 2015. Nutrition Science, Issues, and Applications. California: ABC-CLIO, LLC

Oregon State University. 2015. Choline. [Online] Tersedia pada: http://lpi.oregonstate.edu/mic/other-nutrients/choline#reference56 (Diakses 8/12/2017)

Poly C dkk. 2011. The Relation of Dietary Choline to Cognitive Performance and White-Matter Hyperintensity in the Framingham Offspring Cohort. The American Journal of Clinical Nutrition vol. 94 no. 6 : 1584-1591

Boeke CE, Gillman MW, Hughes MD, Rifas-Shiman SL, Villamor E, dan Oken E. 2013. Choline Intake During Pregnancy and Child Cognition at Age 7 Years. American Journal of Epidemiology 177(12): 1338-1347

Rajaie Somayeh,dan  Esmailzadef Ahmad. 2011. Dietary Choline and Betaine Intakes and Risk of Cardiovascular Diseases: Revies of Epidemiologiacal Evidance. Arya Atherocler 7(2): 78-86

Shaw GM, Carmichael SL, Yang Wei, Selvin S, Schaffer DM. 2004. Periconceptional Dietary Intake of Choline and Betaine and Neural Tube Defects in Offspring. American Journal of Epidemiology vol.160 (2): 102-109

What Is Choline? An Essential Nutrient With Many Benefits. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/what-is-choline#section6 (Diakses 8/12/2017)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 17/12/2017
x