home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Cara Jitu Menjalani Diet Puasa (Intermittent Fasting)

7 Cara Jitu Menjalani Diet Puasa (Intermittent Fasting)

Salah satu cara yang digadang-gadang bisa menurunkan berat badan dalam waktu cepat yaitu dengan diet puasa. Diet yang dikenal dengan sebutan intermittent fasting ini membuat Anda harus membatasi makan dalam sehari, terutama lemak dan karbohidrat.

Sayangnya, banyak yang melaukan diet ini asal-asalan dan tidak diskusi dulu dengan ahli diet (dietisien). Padahal, diet puasa termasuk pola diet yang cukup ekstrem untuk menurunkan berat badan.

Cara menjalani diet dengan puasa agar lebih mudah

kandungan air putih

Diet puasa cukup sulit dilakukan secara rutin. Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk menjalani cara ini, sebaiknya konsultasi dulu dengan ahli gizi dan dokter.

Jika sudah diberikan ‘lampu hijau’, lanjutkan dengan cara-cara yang bisa memudahkan Anda dalam menjalani diet puasa. Di bawah ini daftarnya.

1. Minum air putih yang banyak

Cukup minum air putih merupakan kunci utama intermittent fasting. Biasanya, Anda butuh minum air sekitar 8 gelas sehari. Akan tetapi, ketika puasa tentu tubuh memerlukan air lebih banyak karena tidak adanya makanan yang masuk ke tubuh.

Oleh karena itu, kebanyakan orang ketika sedang menjalani puasa meminum air sekitar 8 – 13 gelas sehari. Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda, tetap terhidrasi juga menekan rasa lapar yang terus muncul ketika puasa.

2. Mengurangi porsi perlahan

Saat akan memulai intermittent fasting, Anda harus melakukannya perlahan. Tidak makan sama sekali mungkin dapat Anda lakukan, tapi alangkah baiknya jika memulai dengan mengurangi porsi makan sedikit demi sedikit, terutama asupan kalori.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko dari ketidaksiapan Anda yang tiba-tiba tidak makan sama sekali. Tanda-tandanya mulai dari kehilangan fokus hingga pingsan.

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

3. Jangan sampai kalap saat ‘buka puasa’

Saat waktunya makan, Anda ingin menyantap segala rupa makanan dan memenuhi keinginan Anda. Namun, itu tidak dianjurkan karena dapat membuat Anda kembung dan cepat lelah.

Selain itu, makan yang berlebihan juga bisa memengaruhi berat badan dan menambah asupan kalori secara tidak terkontrol. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan pola makan yang biasa Anda lakukan.

4. Konsumsi protein yang cukup

Salah satu cara aman agar diet dengan puasa terasa mudah yakni tetap mengonsumsi cukup nutrisi protein. Apabila Anda justru mengurangi asupan nutrisi yang dibutuhkan, otot Anda akan berkurang sekaligus mengurangi nafsu makan.

Nah, Anda tidak ingin kan menjalani diet dengan puasa justru memperburuk kesehatan? Penuhi kebutuhan protein Anda walaupun sedang melakukan intermittent fasting.

5. Meminum teh hijau

Selain air putih, Anda juga dapat mengonsumsi teh hijau untuk menahan rasa lapar Anda.

Hal itu terjadi berkat adanya kandungan epigallocatechin gallate yang memiliki fungsi meningkatkan hormon cholecystokinin. Hormon tersebut berperan untuk memberitahu otak bahwa Anda sudah kenyang.

Selain itu, teh hijau juga dapat membantu pembakaran lemak lebih cepat, terutama lemak jahat yang ada pada perut. Oleh karena itu, cobalah minum teh hijau sebagai pendamping air untuk tetap terhidrasi dan menahan rasa lapar Anda.

6. Minum suplemen

Cara diet puasa ini dimaksudkan untuk mencegah kekurangan vitamin yang didapat ketika menahan lapar. Oleh karena itu, suplemen dapat menjadi alternatif yang cukup baik untuk tetap menjaga kebutuhan vitamin serta nutrisi lain tubuh Anda.

Salah satu suplemen yang membantu Anda menjalani intermittent fasting yakni suplemen serat. Suplemen serat bermanfaat untuk mengatasi keinginan dan nafsu makan serta menyeimbangkan gula darah Anda.

Cobalah untuk mencampurkan dua sendok teh suplemen serat dengan air. Sebuah penelitian dari European Journal Nutrition mengungkapkan bahwa serat yang larut air dapat menambah rasa kenyang dan mengurangi keinginan untuk makan.

Anda dapat menambahkan serat ini secara bertahap. Jika dosis yang Anda konsumsi berlebihan, Anda akan mengalami kram perut dan masalah pencernaan.

7. Mengonsumsi BCAA

BCAA (branched-chain amino acids) yaitu asam amino yang dapat Anda temukan di telur, daging, dan produk susu. Asam amino jenis ini dapat mengatur energi dan menekan nafsu makan sehingga memudahkan Anda dalam menjalani diet puasa.

Supaya Anda tidak sulit untuk mengonsumsinya, Anda bisa menemukan asam amino ini dalam bentuk bubuk atau suplemen kapsul.

Sebenarnya, kunci utama dari cara menjalani diet puasa (intermittent fasting) yaitu disiplin. Jika Anda disiplin dengan peraturan yang Anda buat, tentu saja Anda bisa melewati masa-masa awal yang sulit ketika menjalani program ini.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa apabila Anda tidak merasa kuat dengan metode ini, silakan berhenti dan cari program diet yang cocok dengan Anda.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Lyly, M., Liukkonen, K., Salmenkallio-Marttila, M., Karhunen, L., Poutanen, K. and Lähteenmäki, L. (2009). Fibre in beverages can enhance perceived satiety. European Journal of Nutrition, 48(4), pp.251-258.

Seven ways to do intermittent fasting https://www.medicalnewstoday.com/articles/322293.php accessed May 20, 2019.

How to fast safely: 10 helpful tips https://www.healthline.com/nutrition/how-to-fast accessed May 20, 2019.

5 simple ways to make intermittent fasting easier https://www.livestrong.com/article/13715732-5-simple-ways-to-make-intermittent-fasting-easier/ accessed May 20, 2019.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 28/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x