home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Minuman yang Bisa Membantu Turunkan Berat Badan

8 Minuman yang Bisa Membantu Turunkan Berat Badan

Kebanyakan orang yang hendak menurunkan berat badan hanya memantau pilihan makanan, tanpa memperhatikan apa yang diminum. Faktanya, minuman pun berperan penting dalam mengontrol berat badan. Bahkan, beberapa jenis minuman dianggap sebagai penurun berat badan berkat manfaat yang dimilikinya.

Jenis minuman penurun berat badan

Tahukah Anda bahwa jenis minuman tertentu bisa meningkatkan laju metabolisme hingga membuat tubuh kenyang lebih lama.

Untuk mendapatkan kebaikan tersebut, berikut ini daftar minuman penurun berat badan yang membantu mengoptimalkan diet.

1. Air putih

Salah satu jenis minuman yang bisa membantu menurunkan berat badan yaitu air putih.

Minum air putih membantu mengurangi asupan minuman tinggi kalori, mengontrol nafsu makan, dan melancarkan pencernaan.

Berbagai manfaat dari air putih tersebut ternyata berkontribusi besar untuk Anda yang ingin menjalankan diet.

Rasa haus yang dipicu oleh dehidrasi ringan terkadang sering dianggap sebagai rasa lapar oleh otak. Dengan mencukupi kebutuhan cairan, Anda bisa mengurangi nafsu makan.

Terlebih lagi, air putih dapat meningkatkan perasaan kenyang karena melewati sistem dengan cepat. Alhasil, hal ini mengirim pesan ke otak yang menandakan perut sudah penuh.

2. Teh hijau

manfaat minum teh hijau

Minuman penurun berat badan lainnya yang bisa Anda coba di rumah yaitu teh hijau.

Kandungan katekin, yatu antioksidan, pada teh hijau, diklaim dapat meningkatkan pembakaran lemak sekaligus meningkatkan metabolisme.

Bila Anda menggemari jenis teh ini dan ingin menurunkan berat badan, cobalah teh hijau berbentuk bubuk, alias matcha.

Matcha disinyalir mengandung nutrisi dan antioksidan yang cukup tinggi di antara jenis teh hijau lainnya.

Selain dapat membantu program diet, teh hijau dikenal memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan obesitas.

3. Teh Hitam

Tidak jauh berbeda dengan teh hijau, teh hitam pun dikenal sebagai minuman penurun berat badan yang cukup populer.

Teh hitam merupakan jenis teh yang lebih banyak terpapar udara dibandingkan jenis teh lainnya. Hal ini yang membuat teh hitam memiliki rasa yang lebih kuat dan warna yang lebih gelap.

Kandungan polifenol dalam teh hitam ternyata dianggap dapat membantu menurunkan berat badan.

Polifenol merupakan jenis antioksidan yang kuat dan terbukti bisa membantu orang yang ingin berat badannya turun.

4. Teh jahe

Dikenal memberikan kehangatan ketika tubuh kedinginan, teh jahe ternyata dianggap sebagai salah satu minuman penurun berat badan.

Hal ini telah dilaporkan dalam penelitian yang dimuat di Metabolism: clinical and experimental.

Studi terhadap 10 pria yang kelebihan berat badan menemukan bahwa minum bubuk jahe yang dilarutkan dalam air panas saat air panas cukup bermanfaat. Para peserta mengalami peningkatan rasa kenyang dibandingkan tanpa teh jahe.

Para ahli bahkan menyebutkan bahwa teh jahe meningkatkan efek termal makanan (total penyerapan energi) sebesar 43 kalori.

Meski angkanya terbilang kecil, tidak ada salahnya untuk sesekali minum teh jahe dalam program diet Anda.

5. Minuman berprotein tinggi

Bagi para atlet yang ingin menurunkan berat badan mungkin sudah tidak asing lagi dengan minuman bubuk protein (protein powder).

Beberapa bubuk protein dilaporkan dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan perasaan kenyang.

Salah satu jenis bubuk protein yang cukup populer sebagai minuman penurun berat badan yaitu whey protein.

Protein powder ini memang dapat menambah asupan protein pada shake atau smoothies buah yang dibuat.

Penelitian dari Journal of the American College of Nutrition juga membuktikan bahwa mengganti sumber kalori lain dengan whey protein membantu menurunkan berat badan. Bahkan, kebaikan ini dibarengi dengan peningkatan massa otot.

6. Jus sayuran

Jus sayuran

Sudah bukan rahasia umum lagi bila sayuran menawarkan segudang manfaat bagi tubuh. Terlebih lagi, sayuran yang diolah menjadi jus diklaim sebagai minuman penurun berat badan.

Hanya saja, Anda perlu memilih jenis sayuran rendah sodium untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Minum jus sayuran dianggap dapat mengurangi jumlah konsumsi karbohidrat yang berkontribusi terhadap penurunan berat badan.

Anda juga bisa mengonsumsi sayuran utuh sebagai pilihan terbaik untuk menjaga berat badan.

Pasalnya, sayuran utuh mengandung serat tinggi yang baik untuk berat badan dan sering hilang pada proses pembuatan jus.

7. Kopi

Banyak orang yang merasa bahwa kopi juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan karena kandungan kafein di dalamnya.

Meski belum ditemukan studi yang melaporkan manfaat kopi terhadap penurunan berat badan, ada beberapa teori yang membuat kafein cukup berguna.

Pertama, kafein dapat mengurangi rasa lapar dan keinginan untuk makan.

Lalu, stimulan ini dapat meningkatkan energi dan merangsang termogenesis, yaitu cara tubuh menghasilkan panas dan energi dari proses pencernaan.

Walaupun demikian, jenis kopi yang paling efektif sebagai penurun berat badan yaitu kopi hitam.

Kopi yang ditambahkan sirup, whipped cream, atau pemanis buatan, justru akan mengandung kalori tinggi dan bisa memicu kenaikan berat badan.

8. Air kelapa

Terkenal sebagai minuman pemuas dahaga, terutama di musim kemarau, air kelapa ternyata bisa membantu menurunkan berat badan.

Pasalnya, air kelapa mengandung antioksidan yang bisa membantu mengambil spesies oksigen reaktif (ROS). Jenis oksigen reaktif ini merupakan dalang dari berbagai penyakit dan penuaan.

Sementara itu, penelitian dari Asian Pacific journal of tropical medicine memperlihatkan bahwa air kelapa dapat mengurangi kadar ROS.

Bila kadar ROS berkurang, tubuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini ternyata berpengaruh besar terhadap penurunan risiko diabetes atau kenaikan berat badan.

Minuman penurun berat badan memang bisa membantu memaksimalkan diet Anda. Namun, konsumsinya perlu dibarengi dengan pedoman gizi seimbang dan peningkatan aktivitas fisik.

Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi guna memahami solusi yang tepat.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Zeratsky, K. (2020). Does caffeine help with weight loss?. Mayo Clinic. Retrieved 6 September 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/expert-answers/caffeine/faq-20058459 

Yes, drinking more water may help you lose weight. (n.d). John Hopkins University. Retrieved 6 September 2021, from https://hub.jhu.edu/at-work/2020/01/15/focus-on-wellness-drinking-more-water/

Kraft, S. (2015). How to Drink Green Tea for Weight Loss. Healthy Women. Retrieved 6 September 2021, from https://www.healthywomen.org/content/article/how-drink-green-tea-weight-loss

Dietary fiber: Essential for a healthy diet. (2021). Mayo Clinic. Retrieved 6 September 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983  

Mansour, M. S., Ni, Y. M., Roberts, A. L., Kelleman, M., Roychoudhury, A., & St-Onge, M. P. (2012). Ginger consumption enhances the thermic effect of food and promotes feelings of satiety without affecting metabolic and hormonal parameters in overweight men: a pilot study. Metabolism: clinical and experimental, 61(10), 1347–1352. https://doi.org/10.1016/j.metabol.2012.03.016. Retrieved 6 September 2021. 

Pan, H., Gao, Y., & Tu, Y. (2016). Mechanisms of Body Weight Reduction by Black Tea Polyphenols. Molecules (Basel, Switzerland), 21(12), 1659. https://doi.org/10.3390/molecules21121659. Retrieved 6 September 2021. 

Bhagya, D., Prema, L., & Rajamohan, T. (2012). Therapeutic effects of tender coconut water on oxidative stress in fructose fed insulin resistant hypertensive rats. Asian Pacific journal of tropical medicine, 5(4), 270–276. https://doi.org/10.1016/S1995-7645(12)60038-8. Retrieved 6 September 2021. 

Miller, P. E., Alexander, D. D., & Perez, V. (2014). Effects of whey protein and resistance exercise on body composition: a meta-analysis of randomized controlled trials. Journal of the American College of Nutrition, 33(2), 163–175. https://doi.org/10.1080/07315724.2013.875365. Retrieved 6 September 2021.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui seminggu yang lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x