home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Orang yang Makan Terlalu Cepat Lebih Mudah Gemuk

Orang yang Makan Terlalu Cepat Lebih Mudah Gemuk

Obesitas atau kegemukan sangat erat kaitannya dengan apa dan bagaimana seseorang mengonsumsi makanan. Penelitian telah menunjukan bahwa perilaku makan terlalu cepat juga berkontribusi terhadap penumpukan lemak pada tubuh seseorang. Hal ini merupakan kebiasaan buruk yang terbentuk pada seseorang, sekaligus menjadi pertanda dari binge eating disorder.

Otak baru merasa kenyang, 20 menit setelah perut merasa kenyang

Rasa kenyang dan lapar sangat erat kaitannya dengan sekresi hormon pada lambung yang memberikan sinyal pada otak untuk berhenti makan. Namun saat kita makan terlalu cepat, otak tidak memiliki cukup waktu untuk menerima informasi untuk berhenti makan. Pada kenyataannya, otak memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk membuat sadar bahwa kita telah mengonsumsi makanan yang cukup.

Makan terlalu cepat juga memungkinkan tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan sempurna. Hal ini dikarenakan bahan makanan yang akan diserap oleh usus seharusnya memiliki bentuk yang lebih halus atau lebih kecil dengan melewati proses menguyah pada mulut. Pada umumnya, orang yang memakan makanan terlalu cepat tidak mengunyah makanan dengan sempurna sehingga makanan masuk kedalam tubuh dengan bentuk yang lebih besar untuk diserap usus.

BACA JUGA: 7 Penyebab Cepat Lapar Meski Baru Saja Makan

Kenapa makan terlalu cepat bisa bikin gemuk?

Perilaku makan terlalu cepat biasanya dipicu oleh rasa lapar atau kondisi sedang terburu-buru. Namun saat seseorang makan terlalu cepat, mereka cenderung makan hingga mereka merasa kenyang. Hal inilah yang kemungkinan menjadi pencetus kegemukan, sesuai dengan hasil penelitian di Jepang yang dipublikasi pada The British Medical Journal.

Penelitian tersebut menunjukan peluang mengalami kegemukan lebih banyak ditemukan tiga kali lipat pada orang memakan makanan terlalu cepat. Selain itu perilaku makan terlalu cepat secara signifikan berkaitan dengan indeks massa tubuh lebih dan konsumsi kalori yang lebih banyak.

Konsumsi kalori lebih banyak juga mungkin dialami saat seseorang tidak merasa puas akan makanan yang sedang dikonsumsi. Hal ini dapat disebabkan adanya distraksi saat sedang makan seperti memakan makanan sambil berbicara, menonton, atau membaca karena akan mengganggu sinyal rasa kenyang yang diterima oleh otak. Sehingga, tanpa disadari seseorang akan memakan makanan terlalu cepat dan tidak merasa kenyang, serta mengonsumsi kalori lebih banyak.

BACA JUGA: Membedakan Lapar Asli dan Lapar Palsu

Tips menghilangkan kebiasaan makan terlalu cepat

Menurunkan kecepatan makan agar lebih perlahan dapat sulit untuk dilakukan, karena kebiasaan makan makan terlalu cepat dapat muncul tanpa disadari. Meskipun demikian, hal ini tetap perlu dilakukan. Penelitian juga telah menunjukkan perilaku makan perlahan akan membuat rasa kenyang lebih cepat dan mengurangi asupan kalori.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan tersebut:

  • Hindari kondisi terlalu lapar – hal ini dikarenakan makan saat merasa lapar bisa menjadi pemicu makan terlalu cepat dan menginginkan kalori yang lebih banyak. Kondisi lapar juga bisa menjadi pemicu pemilihan makanan yang kurang sehat seperti makanan tinggi garam, gula dan lemak serta mengurangi keinginan konsumsi sayur dan buah.
  • Kurangi distraksi – hal ini dapat dilakukan dengan memakan makanan di ruang makan dan bukan tempat yang memiliki distraksi sepeti meja kerja atau di depan TV. Berfokus pada makanan yang Anda sedang makan juga membantu menikmati makanan dan membuat otak untuk lebih sensitif terhadap rasa kenyang.

BACA JUGA: 10 Makanan yang Membuat Kita Kenyang Lebih Lama

  • Kunyah makanan secara keseluruhan – mengunyah makanan hingga halus membantu proses pencernaan karena menyebabkan paparan saliva atau air liur terhadap makanan sebelum memasuki tenggorokan dan lambung. Pada umumnya, mengunyah perlu dilakukan sebanyak 20-30 kali.
  • Mengambil makanan sedikit demi sedikit – jika Anda sulit mengunyah hingga halus, cobalah mengambil makanan dalam jumlah yang lebih kecil sehingga makanan dapat dikunyah dengan kecepatan normal Anda namun tetap dalam bentuk yang lebih kecil.
  • Konsumsi serat – sayur dan buah memiliki serat yang mendorong Anda mengunyah hingga menjadi halus dan cenderung lebih aman saat dikonsumsi secara berlebih dalam sekali makan.
  • Konsumsi air minum – mengonsumsi air membantu mendorong makanan hingga memasuki lambung dan dapat membantu Anda makan secara perlahan.
  • Sesekali menaruh alat makan – tidak memegang sendok dan garpu saat mengunyah akan membuat Anda lebih menikmati makanan dan mencegah mengambil makanan terlalu cepat begitu Anda menelan makanan.
health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Palsdottir, H. 2016. The Faster You Eat, the More You Gain Weight. Online: https://authoritynutrition.com/eating-fast-causes-weight-gain/ (accessed November 30, 2016)

Collingwood, J. 2016. Eating Too Quickly May Encourage Weight Gain. Online: http://psychcentral.com/lib/eating-too-quickly-may-encourage-weight-gain/ (accessed November 30, 2016)

Maruyama, K. et al. 2002. The joint impact of self-reported behaviours of eating quickly and eating until full on overweight: results of a cross sectional survey. The British Medical Journal, 2008;337

Chan, A. 2011. The Faster You Eat, The More You Weigh? Online: http://www.huffingtonpost.com/2011/09/01/eat-fast-weigh-more_n_943999.html

Hope, J. 2008. Something to chew over: Eating fast makes you fat. Online: http://www.dailymail.co.uk/health/article-1079500/Something-chew-Eating-fast-makes-fat.html (accessed November 30, 2016)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Kemal Al Fajar Diperbarui 18/12/2020
Fakta medis diperiksa oleh Admin HHG
x