Pentingnya Mindful Eating, Makan dengan Kesadaran Penuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Makan merupakan sebuah aktivitas yang pastinya Anda lakukan setiap hari, aktivitas yang selalu Anda tunggu-tunggu di pagi, siang, dan malam hari. Seringnya, Anda tidak menyadari apa saja dan berapa banyak makanan yang Anda makan hari ini, apalagi jika Anda makan sambil mengerjakan hal lain. Kebiasaan ini bahaya jika dilakukan terus-menerus karena bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak Anda sadari. Oleh karena itu, Anda perlu kesadaran saat makan, penerapan mindful eating mungkin diperlukan.

Apa itu mindful eating?

Perlu Anda ketahui bahwa makan merupakan suatu proses kompleks yang melibatkan pikiran dan organ pencernaan. Anda membutuhkan waktu sekitar 20 menit setelah makan untuk merasa kenyang. Jadi, jika Anda makan terlalu cepat, Anda lebih mungkin untuk melewatkan perasaan kenyang Anda, yang pada akhirnya Anda akan makan berlebihan sebelum Anda berhenti untuk makan. Untuk itu, Anda perlu menerapkan kesadaran penuh saat makan. Inilah yang dinamakan dengan mindful eating.

Mindful eating didasarkan pada kesadaran saat Anda makan, artinya Anda memperhatikan sepenuhnya apa saja yang Anda makan, berapa banyak, emosi Anda saat makan, isyarat fisik saat makan, dan sebagainya. Kesadaran membantu Anda untuk mengenali dan mengatasi emosi dan sensasi fisik, seperti lapar dan kenyang.

Apa yang yang jadi bagian dari mindful eating?

Mindful eating melibatkan:

  • Makan secara perlahan, artinya Anda tidak buru-buru saat mengunyah makanan
  • Makan tanpa gangguan, aktivitas yang Anda lakukan saat makan ya hanya makan saja, tidak sambil melakukan aktivitas lainnya
  • Makan hanya saat Anda merasa benar-benar lapar dan berhenti makan saat Anda merasa kenyang. Anda bisa mengetahui isyarat fisik yang diberikan oleh tubuh Anda.
  • Membedakan antara rasa lapar sebenarnya dengan rasa tidak lapar yang dapat memicu makan
  • Melibatkan indra Anda saat makan, Anda memerhatikan warna, aroma, suara, tekstur, dan rasa saat Anda makan
  • Belajar untuk mengatasi rasa bersalah dan kecemasan karena makanan
  • Tujuan makan adalah untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan
  • Memerhatikan dampak makanan terhadap perasaan Anda
  • Menghargai makanan yang Anda makan

Mindful eating dapat membantu Anda menurunkan berat badan

Banyak ahli yang sudah membuktikan bahwa mindful eating dapat membantu dalam menurunkan berat badan dan juga membantu pasien dalam menerapkan diet penyakit tertentu. Lilian Cheung, seorang ahli gizi dan dosen di Harvard School of Public Health telah membuktikan bahwa mindful eating dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu, Stephanie Meyers,  ahli gizi di Dana-Farber Cancer Institute, juga menggunakan mindful eating dalam diet pasien kanker dengan berbagai cara berbeda.

Penelitian juga menunjukkan bahwa makan lebih lambat dan penuh kesadaran saat makan dapat membantu Anda menangani masalah berat badan dan mungkin juga bisa membuat Anda menjauh dari makanan olahan dan makanan yang kurang sehat lainnya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Obesity menunjukkan bahwa mindful eating  dapat membantu penurunan berat badan pada orang obesitas. Hal ini dilakukan dengan cara mengubah perilaku makan dan mengurangi stres partisipan yang terlibat dalam penelitian ini.

Selain untuk mengatasi obesitas, mindful eating juga dapat diterapkan untuk mengatasi perilaku makan menyimpang, seperti binge eating. Banyak penelitian yang sependapat dengan hasil ini. Salah satunya adalah penelitian dalam jurnal Eating Behaviors yang menunjukkan bahwa mindful eating efektif dalam mengurangi binge eating dan emotional eating.

Perubahan cara pikir Anda terhadap makanan dapat mengubah kesadaran, meningkatkan kontrol diri, dan emosi positif pada saat Anda makan. Dengan cara ini, maka perilaku makan Anda bisa lebih terkontrol dan rencana Anda untuk menurunkan berat badan bisa lebih berhasil.

Bagaimana cara untuk mulai menerapkan mindful eating?

Jika Anda ingin coba menerapkannya, mulailah secara bertahap. Fokus dan melakukannya dengan kesadaran penuh pada saat makan adalah kunci dalam menerapkan mindful eating.

Berikut ini merupakan tips untuk mulai melakukan mindful eating:

  • Sebelum Anda mengambil makanan, sebaiknya tanyakan pada diri Anda sendiri apakah saat ini Anda benar-benar lapar? Apakah makanan tersebut sehat?
  • Makan dengan perlahan dan tidak terburu-buru
  • Kunyah makanan secara menyeluruh, sampai benar-benar lembut baru menelannya
  • Jauhkan gangguan pada saat makan, seperti tidak sambil menonton TV, kerja, atau memegang handphone Anda. Usahakan untuk selalu makan di meja makan untuk menghindari gangguan.
  • Diam saat makan, tidak sambil berbicara
  • Fokus pada bagaimana makanan membuat Anda kenyang
  • Berhenti makan saat Anda sudah merasa kenyang

Untuk memulainya, cobalah mulai terapkan tips tersebut satu kali sehari saat Anda makan. Jika Anda sudah berhasil melakukannya, Anda bisa tingkatkan ke lebih dari satu kali makan dalam sehari. Lama-kelamaan, kesadaran ini akan timbul lebih alami dan menjadi kebiasaan.

BACA JUGA

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

    Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

    Tahukah Anda jika cara makan sayuran dan penyajiannya tidak tepat, membuat sayur jadi sulit dicerna tubuh. Simak tips berikut untuk mengatasinya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Pencernaan, Konstipasi 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Penyebab dan Faktor Risiko Batu Ginjal Berdasarkan Jenisnya

    Batu ginjal sebenarnya bisa dihindari, salah satunya dengan menjaga makanan. Apa saja makanan yang berpotensi membentuk batu ginjal?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Urologi, Ginjal 31 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

    Fakta Seputar Gatal pada Kulit yang Perlu Anda Ketahui

    Kulit terasa gatal tiba-tiba, padahal tidak digigit serangga atau alergi? Cari tahu segala informasi seputar gatal pada kulit berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    sakit kepala setelah makan

    Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    pertolongan pertama keracunan makanan

    Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Ivena
    Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    makanan penyubur sperma

    10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
    zat aditif adalah msg

    Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit