Tubuh Gemuk Akibat Berat Air Tinggi, Apa Penyebabnya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah mendengar gemuk air atau kegemukan yang terjadi akibat air di dalam tubuh yang berlebihan? Sebenarnya apakah benar air yang membuat Anda gemuk – dan bukan karena tumpukan lemak? Mungkin juga Anda pernah dengar sebelumnya tentang cara diet yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat dengan menghilangkan berat air di dalam tubuh.

Ya, memang di dalam tubuh ada yang disebut dengan berat air. Lalu apakah benar berat air mempengaruhi angka timbangan berat badan Anda? Apakah hal tersebut bisa membuat Anda mengalami gemuk air?

Apa itu gemuk air? Apakah terjadi karena minum banyak air?

Sebanyak apapun Anda minum air tidak akan membuat Anda gemuk. Walaupun memang volume cairan yang Anda minum akan secara tidak langsung mempengaruhi berat badan Anda. Tetapi, tentu saja tidak akan seburuk jika Anda kegemukan karena lemak yang menumpuk. Sesungguhnya sekitar 70% tubuh Anda terdiri dari air, sehingga orang yang kurus sekalipun mempunyai cairan yang sangat banyak di dalam tubuhnya, tetapi bukan berarti dia mengalami gemuk air.

Meskipun begitu, cairan tubuh mampu membuat perubahan berat badan Anda berubah dari ke hari, karena pergeseran cairan tubuh Anda. Bahkan termasuk hal yang sangat normal apabila Anda mengalami perubahan berat badan – entah itu naik atau turun – sebesar 1-2 kg dalam satu hari saja.

Tetapi hal ini tentu saja sangat mudah berubah, anggap saja berat air ini merupakan ‘bayang-bayang’ berat badan Anda, yang bisa berubah akibat berbagai hal, seperti aktivitas fisik – meskipun tidak dalam jumlah yang banyak. Tidak seperti kegemukan yang disebabkan oleh tumpukan lemak yang akan bertahan dalam waktu yang lama dan cukup sulit untuk melakukan perubahan berat badan jika diakibatkan oleh lemak – atau Anda bisa berusaha dengan keras berolahraga dan diet sehat.

Gemuk air justru disebabkan oleh terlalu banyak makan makanan asin

Percaya atau tidak, makan makanan asin bisa membuat tubuh Anda menyerap serta menyimpan lebih banyak air di dalam tubuh. Semua makanan asin dan makanan/minuman kemasan yang selalu Anda konsumsi tersebut, memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Jumlah natrium akan mempengaruhi pengaturan cairan di dalam tubuh.

Sederhananya, organ ginjal – yang berfungsi untuk mengatur cairan dalam tubuh – akan membutuhkan lebih banyak air, jika tubuh Anda ‘terlalu asin’ akibat makan makanan yang mengandung natrium. Tidak hanya itu, jumlah natrium yang tinggi juga bisa membuat kebutuhan cairan sel tubuh meningkat, sehingga tubuh akan menyerap air lebih banyak, bukannya mengeluarkannya melalui urin dan keringat.

Jadi, saat makan makanan yang asin, tubuh Anda akan seperti spons, yang sangat mudah menyerap air dan menahannya, sehingga tidak heran Anda menjadi gemuk air.

Makanan tinggi karbohidrat juga bisa jadi alasan mengapa gemuk air ini terjadi

Jika Anda makan makanan manis atau makanan yang tinggi karbohidrat, maka hati-hati, Anda akan mengalami peningkatan berat badan secara drastis, bisa karena gemuk air ataupun penumpukan kalori yang terlalu banyak. Saat makanan yang tinggi karbohidrat atau manis Anda konsumsi, maka secara alami tubuh mengeluarkan hormon insulin untuk mengatur kadar gula darah yang meningkat akibat makanan yang masuk. Peningkatan hormon insulin yang terjadi ini, dapat membuat tubuh Anda kembali menahan air lebih banyak, seperti halnya terlalu banyak makan makanan asin.

Lebih buruk lagi, setiap gram karbohidrat yang disimpan oleh otot dan hati Anda sebagai sumber energi, akan membuat tubuh menyimpan air sebanyak 3 gram. Sehingga, setelah makan nasi atau mie dalam porsi banyak, ini akan membuat Anda merasa sangat kembung dan berat badan Anda pun bertambah akibat karbohidrat yang Anda makan serta air yang terlalu banyak disimpan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit