home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tubuh Gemuk Akibat Berat Air Tinggi, Apa Penyebabnya?

Tubuh Gemuk Akibat Berat Air Tinggi, Apa Penyebabnya?

Apakah Anda pernah mendengar gemuk air atau kegemukan yang terjadi akibat air di dalam tubuh yang berlebihan? Sebenarnya apakah benar air yang membuat Anda gemuk – dan bukan karena tumpukan lemak? Mungkin juga Anda pernah dengar sebelumnya tentang cara diet yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat dengan menghilangkan berat air di dalam tubuh.

Ya, memang di dalam tubuh ada yang disebut dengan berat air. Lalu apakah benar berat air mempengaruhi angka timbangan berat badan Anda? Apakah hal tersebut bisa membuat Anda mengalami gemuk air?

Apa itu gemuk air? Apakah terjadi karena minum banyak air?

Sebanyak apapun Anda minum air tidak akan membuat Anda gemuk. Walaupun memang volume cairan yang Anda minum akan secara tidak langsung mempengaruhi berat badan Anda. Tetapi, tentu saja tidak akan seburuk jika Anda kegemukan karena lemak yang menumpuk. Sesungguhnya sekitar 70% tubuh Anda terdiri dari air, sehingga orang yang kurus sekalipun mempunyai cairan yang sangat banyak di dalam tubuhnya, tetapi bukan berarti dia mengalami gemuk air.

Meskipun begitu, cairan tubuh mampu membuat perubahan berat badan Anda berubah dari ke hari, karena pergeseran cairan tubuh Anda. Bahkan termasuk hal yang sangat normal apabila Anda mengalami perubahan berat badan – entah itu naik atau turun – sebesar 1-2 kg dalam satu hari saja.

Tetapi hal ini tentu saja sangat mudah berubah, anggap saja berat air ini merupakan ‘bayang-bayang’ berat badan Anda, yang bisa berubah akibat berbagai hal, seperti aktivitas fisik – meskipun tidak dalam jumlah yang banyak. Tidak seperti kegemukan yang disebabkan oleh tumpukan lemak yang akan bertahan dalam waktu yang lama dan cukup sulit untuk melakukan perubahan berat badan jika diakibatkan oleh lemak – atau Anda bisa berusaha dengan keras berolahraga dan diet sehat.

Gemuk air justru disebabkan oleh terlalu banyak makan makanan asin

Percaya atau tidak, makan makanan asin bisa membuat tubuh Anda menyerap serta menyimpan lebih banyak air di dalam tubuh. Semua makanan asin dan makanan/minuman kemasan yang selalu Anda konsumsi tersebut, memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Jumlah natrium akan mempengaruhi pengaturan cairan di dalam tubuh.

Sederhananya, organ ginjal – yang berfungsi untuk mengatur cairan dalam tubuh – akan membutuhkan lebih banyak air, jika tubuh Anda ‘terlalu asin’ akibat makan makanan yang mengandung natrium. Tidak hanya itu, jumlah natrium yang tinggi juga bisa membuat kebutuhan cairan sel tubuh meningkat, sehingga tubuh akan menyerap air lebih banyak, bukannya mengeluarkannya melalui urin dan keringat.

Jadi, saat makan makanan yang asin, tubuh Anda akan seperti spons, yang sangat mudah menyerap air dan menahannya, sehingga tidak heran Anda menjadi gemuk air.

Makanan tinggi karbohidrat juga bisa jadi alasan mengapa gemuk air ini terjadi

Jika Anda makan makanan manis atau makanan yang tinggi karbohidrat, maka hati-hati, Anda akan mengalami peningkatan berat badan secara drastis, bisa karena gemuk air ataupun penumpukan kalori yang terlalu banyak. Saat makanan yang tinggi karbohidrat atau manis Anda konsumsi, maka secara alami tubuh mengeluarkan hormon insulin untuk mengatur kadar gula darah yang meningkat akibat makanan yang masuk. Peningkatan hormon insulin yang terjadi ini, dapat membuat tubuh Anda kembali menahan air lebih banyak, seperti halnya terlalu banyak makan makanan asin.

Lebih buruk lagi, setiap gram karbohidrat yang disimpan oleh otot dan hati Anda sebagai sumber energi, akan membuat tubuh menyimpan air sebanyak 3 gram. Sehingga, setelah makan nasi atau mie dalam porsi banyak, ini akan membuat Anda merasa sangat kembung dan berat badan Anda pun bertambah akibat karbohidrat yang Anda makan serta air yang terlalu banyak disimpan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Jill Corleone, L. and Jill Corleone, L. (2016). How to Tell if Weight Is Water Weight or Fat Weight. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/327067-how-to-tell-if-weight-is-water-weight-or-fat-weight/  [Accessed 2 Mar. 2017].

WebMD. (2017). The Skinny on Water Weight and Bloat. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/diet/features/whats-water-weight#1  [Accessed 2 Mar. 2017].

Women’s Health. (2016). What Is Water Weight, Anyway?. [online] Available at: http://www.womenshealthmag.com/weight-loss/what-is-water-weight  [Accessed 2 Mar. 2017].

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 15/12/2020
x