5 Cara Tidak Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Untuk menurunkan berat badan diperlukan waktu dan usaha yang tidak sedikit. Mengatur pola makan atau “diet” adalah salah satu usaha yang diperlukan, namun tubuh juga memerlukan waktu untuk beradaptasi sehingga berat badan menurun secara perlahan. Mengurangi asupan secara ekstrem, bahkan tidak makan sama sekali, malah dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

Pentingnya mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan

Dengan melakukan diet, kita mengatur jumlah asupan dan jenis makanan apa saja yang kita konsumsi, terutama asupan jenis makanan dengan kadar kalori tinggi. Selain itu, dengan melakukan diet, kita juga menyesuaikan jumlah asupan makanan dengan tingkat metabolisme tubuh. Dengan semakin banyak beraktivitas, kita memerlukan banyak pengganti energi dalam bentuk makanan. Jika asupan berlebih, tubuh akan menyimpan energi dari makanan yang terlalu banyak dalam bentuk lemak.

Tubuh kita memerlukan berbagai macam nutrisi yang masing-masing mempunyai peran dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan berat badan, terutama kalori yang diperlukan sebagai sumber energi dan pengganti sel yang rusak. Pola makan yang salah untuk menurunkan berat badan adalah mengurangi asupan terlalu banyak sehingga nutrisi untuk tubuh tidak tercukupi.

Berbagai pola makan dan diet yang tidak sehat

Berikut adalah beberapa metode untuk mengatur pola makan yang tidak baik bagi kesehatan dan sebaiknya tidak Anda lakukan.

1. Makan hanya sedikit

Meskipun tujuan utamanya adalah mengurangi asupan kalori dengan mengurangi konsumsi makanan, tetapi metode ini sering kali disalahartikan dengan sama sekali tidak mengonsumsi kalori atau nutrisi lainnya yang dianggap dapat menaikan berat badan. Berat badan mungkin akan turun dengan cepat, namun orang tersebut akan berakhir dengan massa otot yang lebih rendah dan jaringan lemak tubuh yang lebih banyak. Bahkan saat usia dewasa atau usia lanjut akan lebih berisiko terkena diabetes mellitus.

2. Pola makan cleanse eating

Hal ini merupakan salah satu metode yang populer di beberapa negara. Cleanse yang dimaksud di sini adalah pembersihan tubuh dengan hanya mengonsumsi makanan tertentu saja. Pola makan ini tidak sehat karena seseorang hanya memakan satu jenis makanan atau minuman, salah satu contohnya adalah hanya meminum jus lemon.  Penurunan berat badan sudah pasti, namun tubuh akan kekurangan banyak nutrisi jika dilakukan dalam beberapa hari, bahkan minggu. Efek sampingnya adalah sembelit dan sakit kepala karena kurangnya asupan.

3. Purging

Inti dari metode ini adalah mengeluarkan kembali makanan dan/atau mempercepat sistem pencernaan  untuk mengeluarkan makanan dengan penyalahgunaan obat pencahar. Metode ini tidak jauh berbeda dengan cara penderita bulimia mengeluarkan kembali makanan, namun tidak diawali dengan keinginan makanan berlebih (binge eating). Metode ini dilakukan secara sadar untuk mengurangi asupan tanpa memikirkan dampak terhadap tubuh, salah satunya dehidrasi.

4. Konsumsi obat dan rokok

Dilakukan dengan penyalahgunaan obat tertentu (legal maupun ilegal) serta merokok untuk menekan keinginan makan sehingga jumlah makanan yang dimakan menjadi lebih sedikit. Penggunaan obat-obatan, misalnya kokain dan obat diabetes untuk menurunkan berat badan, dapat menimbulkan ketergantungan dan risiko kerusakan organ karena digunakan tanpa pengawasan dokter. Sedangkan nikotin pada rokok diketahui dapat menekan nafsu makan, tetapi masalah kesehatan dari merokok akan mengancam kesehatan, ditambah dengan efek samping dari ketagihan merokok yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan

5. Pola makan abnormal

Merupakan pola makan yang berbahaya dan dilarang, akan tetapi faktanya pola makan ini cenderung terkenal. Dikatakan abnormal karena metodenya berbahaya dan dampaknya adalah penurunan badan secara ekstrim hingga anoreksia. Berikut beberapa contoh diet abnormal:

  • Diet bola kapas – memakan kapas untuk menekan nafsu makan sehingga tubuh kesulitan mencerna kapas tersebut. Dampaknya adalah malnutrisi serta kerusakan lambung dan usus.
  • Diet cacing pita – intinya adalah sengaja menginfeksi tubuh dengan cacing pita sehingga pencernaan makanan menjadi kurang efektif. Malnutrisi, kerusakan organ dalam serta kematian dapat disebabkan karena diet ini.
  • Anorexic Boot Camp (ABC) Diet pola makan ini akan menurunkan berat badan dengan cara sengaja membuat seseorang anoreksia. Dilakukan dengan cara menanamkan sugesti bahwa menahan lapar saat sedang benar-benar kelaparan adalah cara yang baik untuk menurunkan berat badan. Perlu diingat bahwa anoreksia merupakan gangguan psikologis yang dapat menyebabkan kegagalan berbagai organ tubuh.

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur pola makan yang sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda akan mengurangi jumlah asupan makanan, pilihlah pola makan yang tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan tidak menyebabkan dampak terhadap kesehatan atau membuat Anda mengalami malnutrisi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Beberapa jenis makanan dan minuman ternyata bermanfaat untuk meringankan keluhan pada penderita sakit maag. Apa saja daftarnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Medical check up dapat membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan yang dimiliki. Tes pemeriksaan apa saja yang biasa dilakukan dalam medical check up?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Tes Kesehatan A-Z 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Alternatif Sehat Pengganti Kopi di Pagi Hari

Tahukah Anda bahwa minum kopi sebaiknya tidak dilakukan di pagi hari? Lalu apa yang bisa jadi alternatifnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Tips Makan Sehat, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
resep oatmeal sehat

7 Resep Oatmeal Sehat dan Mudah untuk di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit