Mallet Finger

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu mallet finger?

Mallet finger adalah cedera pada tendon tipis yang meluruskan ujung sendi jari tangan. Cedera ini biasanya terjadi saat sebuah benda keras membentur jari bagian atas hingga sendinya membengkok. Akibatnya, Anda jadi tidak bisa meluruskan ujung jari sendiri.

Seberapa umumkah mallet finger?

Mallet finger adalah kondisi yang umum terjadi pada banyak orang, berapapun usianya.

Gejala

Apa ciri-ciri dan gejala mallet finger?

Salah satu jari tangan biasanya terasa sakit, bengkak, dan memar. Ujung jari akan membengkok ke bawah dan tidak bisa Anda luruskan. Jari hanya bisa diluruskan apabila Anda mendorongnya dengan tangan yang satunya.

Kapan harus diperiksakan ke dokter?

Segera ke dokter apabila ada darah di bawah kuku, atau jika kuku lepas. Ini bisa menjadi pertanda ada luka di bantalan kuku, atau tulang jari patah dan lukanya menembus ke bawah. Cedera semacam ini membuat Anda berisiko terkena infeksi.

Penyebab

Apa penyebab mallet finger?

Mallet finger terjadi saat objek yang keras membentur ujung jari tangan hingga merobek tendon dan membuatnya membengkok.

Diagnosis

Bagaimana mallet finger didiagnosis?

Dokter akan memeriksa jari yang sakit dan mengecek apakah Anda bisa meluruskan sendiri ujung jari yang bengkok tersebut. Dokter juga bisa mengorder rontgen jari untuk memastikan apakah cedera yang Anda alami menyebabkan tulang retak/patah/bergeser.

Pengobatan

Informasi di bawah ini tidak dapat dijadikan pengganti konsultasi medis. SELALU konsultasikan pada dokter untuk mendapat informasi tentang pengobatan.

Bagaimana cara mengatasi mallet finger?

Cedera mallet finger membutuhkan penanganan medis supaya jari bisa berfungsi seperti sedia kala. Dokter menyarankan supaya kondisi ini ditangani dokter paling lambat seminggu setelah cedera terjadu. Namun, terkadang jari masih bisa disembuhkan bahkan jika penderita baru berobat sebulan setelah cedera. Sebagian besar mallet finger bisa disembuhkan tanpa operasi.

Jika tidak ditangani, mallet finger bisa menyebabkan kekakuan dan kecacatan para jari tersebut.

Pada anak-anak, cedera mallet finger bisa memengaruhi tulang rawan yang mengendalikan pertumbuhan tulang. Sehingga, dokter harus berhati-hati dalam memeriksa dan memperbaiki mallet finger pada anak-anak, supaya jari tersebut tidak jadi cacat atau terganggung pertumbuhannya.

Mengatasi mallet finger tanpa operasi

Sebagian besar mallet finger bisa diatasi dengan membebat dengan penyangga. Ujung jari Anda akan diluruskan dan dibebat dengan sebuah alat untuk menjaganya tetap tegak lurus.

Supaya jari bisa berfungsi seperti sedia kala, bebat ini harus dipakai terus selama 8 minggu. Tetap gunakan bebat saat mandi, dan ganti dengan bebat baru yang kering setelah mandi. Pastikan ujung jadi Anda tetap lurus sepanjang proses ini, karena jika dibiarkan membengkok meski hanya sebentar, proses penyembuhan akan terganggu dan Anda harus menggunakan bebat lebih lama.

3-4  minggu setelah dibebat, Anda mungkin diperbolehkan untuk menggunakan bebat/penyangga hanya di malam hari saja.

Pembebatan ini biasanya bisa memperbaiki fungsi dan penampakan jari, namun banyak juga pasien yang jarinya tetap tidak bisa lurus sepenuhnya.

Bagi beberapa pasien yang tidak mau melakukan terapi pembebatan, dokter bisa memasukkan pin ke sendi jari selama 8 minggu untuk meluruskannya.

Pengobatan mallet finger dengan operasi

Dokter mungkin menyarankan operasi apabila ada ada fragmen tulang yang retak, atau apabila sendi bergeser. Pada kasus ini, operasi dilakukan untuk memperbaiki retakan tulang menggunakan pin untuk menahan tulang selama proses penyembuhan jari. Mallet finger biasanya tidak memerlukan operasi jika tidak ada retakan tulang.

Jika ada tendon yang rusak biasanya akan dilakukan tendon graft (jaringan tendon ditambal dengan jaringan dari bagian tubuh lain) atau dengan menyatukan sendi-sendi.

Konsultasikan dengan dokter spesialis bedah tulang untuk memperbaiki kondisi mallet finger yang membutuhkan operasi.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Jahe untuk Mengurangi Nyeri Otot dan Sendi

Manfaat jahe tidak hanya bisa Anda nikmati sebagai minuman penghangat saat cuaca dingin. Tanaman herbal satu ini bisa untuk mengurangi nyeri otot dan sendi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 29 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pseudogout

Pseudogout adalah semacam arthritis yang ditandai dengan sakit tiba-tiba, pembengkakan pada sendi yang menimbulkan rasa sakit. Simak Info selengkapnya hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Babesiosis

Babesiosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kutu. Cari tahu obat diare, penyebab, gejala, cara mengatasi, dan makanan untuk babesiosis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Rubella (Campak Jerman)

Rubella atau campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan virus. Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fakta soal lutut manusia

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
toksoplasmosis atau toxoplasma

Toxoplasmosis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
terapi air kolam hangat

Cara Meredakan Nyeri Sendi dengan Terapi Air

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
fisioterapi

10 Gangguan Kesehatan yang Bisa Disembuhkan dengan Fisioterapi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit