Avascular Necrosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu avascular necrosis?

Avascular necrosis adalah kondisi di mana jaringan tulang mati karena kekurangan darah, menghasilkan kerusakan tulang dan bahkan kehancuran tulang.

Avascular necrosis juga sering dikenal dengan nama osteonecrosis, aseptic necrosis, atau ischemic bone necrosis

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala avascular necrosis?

Pada tahap awal dari avascular necrosis, Anda mungkin tidak menyadari gejala yang jelas. Namun, seiring prosesnya, rasa sakit akan mulai muncul. Pada awalnya, rasa sakit hanya akan Anda rasakan ketika menaruh beban pada tulang yang bermasalah.

Rasa sakit akan menjadi konstan ketika tulang dan sekitarnya menyatu. Karena rasa sakit yang intens, Anda tidak dapat lagi menggunakan persendian Anda.

Sebagai contoh, jika avascular necrosis berkembang di pinggul Anda, Anda tidak akan bisa berjalan. Dapat memakan waktu mulai dari 1 bulan hingga 1 tahun sejak gejala pertama muncul hingga kehancuran tulang sepenuhnya.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Ketika Anda merasakan rasa sakit yang konsisten pada sendi Anda, Anda perlu mencari bantuan medis sesegera mungkin.

Penyebab

Apa penyebab avascular necrosis?

Avascular necrosis dapat disebabkan oleh trauma, seperti pergeseran sendi yang dapat menghancurkan pembuluh darah. Selain itu, tumpukan lemak yang ada pada pembuluh darah kecil dapat membatasi asupan aliran darah ke tulang.

Kondisi lainnya (anemia sel sabit atau penyakit Gaucher) dan beberapa pengobatan (radiasi dari pengobatan kanker) dapat bertanggung jawab atas kelemahan tulang dan kerusakan pembuluh darah. Jika tidak diobati maka avascular necrosis bukan hanya dapat menghancurkan tulang tetapi juga menimbulkan arthritis parah.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk avascular necrosis?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena avascular necrosis, seperti:

  • Kadar kolesterol
  • Konsumsi alkohol
  • Penggunaan steroid

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana avascular necrosis didiagnosis?

Avascular necrosis didiagnosis menggunakan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan melalui gambar seperti X-Rays, MRI, CT Scan, dan ronsen tulang.

Apa saja pengobatan untuk avascular necrosis?

Walaupun pengobatan tidak dapat mengembalikan kondisi tulang seperti sebelumnya, hal ini akan mencegah kerusakan tulang lebih lanjut. Tergantung pada kerusakan tulang Anda, dokter akan memberikan rencana pengobatan yang sesuai dengan Anda. Pilihan yang tersedia meliputi:

  • Pengobatan untuk meredakan rasa sakit dan memperlambat proses, seperti mengurangi hambatan di pembuluh darah
  • Terapi fisik untuk merawat keluwesan sendi
  • Operasi: transplantasi tulang, pembentukan tulang, penggantian sendi, dan lainnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi avascular necrosis?

Faktanya, Anda dapat mengurangi risiko terjangkit avascular necrosis dengan mengontrol kadar kolesterol sehingga lemak Anda tidak menghambat aliran darah. Anda juga dapat membatasi konsumsi alkohol karena peminum berat adalah salah satu faktor resiko utama, sama seperti menggunakan steroid, yang dapat merujuk pada kerusakan tulang karena dosis tinggi.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Terapi Fisik atau Fisioterapi yang Perlu Dilakukan Penderita Patah Tulang

Setelah mengalami patah tulang, Anda perlu menjalani terapi fisik atau fisioterapi, termasuk pasca operasi. Cari tahu tentang terapi tersebut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit

5 Jenis Makanan yang Penting Dikonsumsi Agar Patah Tulang Cepat Sembuh

Konsumsi jenis makanan tertentu dapat mempercepat penyembuhan patah tulang. Apa saja jenis makanan untuk penderita patah tulang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Hal yang Penting Diketahui tentang Patah Tulang Kaki dan Tungkai

Kenali tentang fraktur atau patah tulang kaki dan tungkai, baik di paha (femur), tungkai bawah (tibia dan fibula), pergelangan, telapak, dan jari, di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 11 menit

Proses Penyembuhan Patah Tulang, serta Obat dan Pengobatan yang Diberikan

Proses penyembuhan patah tulang bisa berlangsung lama. Bagaimana prosesnya? Apa obat dan pengobatan, termasuk pertolongan pertama, untuk patah tulang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 8 November 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kaki bagian atas

Punggung Kaki Tiba-tiba Nyeri? Ini 4 Hal yang Mungkin Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
patah tulang atau fraktur

Mengapa Patah Tulang pada Anak Lebih Cepat Sembuh Daripada Orang Dewasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencegah tulang keropos

3 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan Supaya Tulang Tetap Kuat Sampai Tua

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
patah tulang selangka

Patah Tulang Selangka

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit